5 Tips Hidup Sehat untuk Lansia yang Masih Aktif Bekerja

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Memiliki tubuh yang sehat merupakan dambaan semua orang dari segala usia. Terlebih lagi bagi lansia yang masih aktif bekerja, tentunya tetap ingin bugar meski punya banyak kesibukan. Kesehatan tubuh dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti pola makan, olahraga, dan kebiasaan hidup sehari-hari. Lalu bagaimana gaya hidup sehat untuk lansia agar tetap bisa aktif bekerja?

Tips hidup sehat untuk lansia yang masih produktif

1. Tidur yang cukup

Untuk tetap menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh lansia disela-sela pekerjaannya, Anda perlu mendapatkan istirahat malam yang cukup. Setidaknya waktu tidur malam yang cukup ialah 7 sampai 8 jam sehari.

Kalau Anda susah tidur, hindari minum kafein (misalnya dari kopi dan teh) di sore atau malam hari. Anda juga bisa coba mandi air hangat sebelum tidur agar tubuh lebih rileks. Bila cara-cara tersebut tidak mempan, konsultasikan dengan dokter.

2. Pola makan yang sehat

Pilihlah makanan yang bergizi untuk dapat memenuhi kebutuhan nutrisi dan terhindar dari penyakit. Tingkatkan asupan sayur dan buah-buahan, makanan sumber protein, vitamin B12, asam folat, zinc, dan kalsium. Ganti asupan lemak jenuh Anda dengan jenis lemak sehat, seperti lemak tak jenuh dari alpukat, minyak zaitun, minyak kanola, dan kacang-kacangan.

Kurangi juga kebiasaan makan yang buruk, seperti kurangi konsumsi makanan manis, makanan padat energi, dan minuman ringan. Makanan dan minuman tersebut hanya akan menambah asupan kalori Anda tanpa memberi banyak nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh. Kebiasaan buruk lainnya, seperti merokok dan minum minuman beralkohol juga harus Anda hindari.

3. Perbanyak minum air putih

Seiring bertambahnya usia, akan semakin mudah untuk tidak merasa haus, sehingga orang lanjut usia cenderung lebih berisiko untuk mengalami dehidrasi. Karena itu, sangat penting untuk memperbanyak konsumsi air untuk menjaga cairan tubuh agar tetap seimbang.

Minum air putih juga penting agar asupan oksigen dalam darah, yang kemudian dialirkan ke otak, tetap terjaga. Dengan begitu, konsentrasi dan fungsi kognitif otak Anda pun akan tetap terjaga selama Anda berkegiatan.

4. Olahraga

Jangan salah, olahraga adalah bagian yang penting dalam pola hidup sehat untuk lansia yang masih produktif. Olahraga dapat meningkat sistem kekebalan tubuh, proses metabolisme yang terjadi dalam tubuh semakin baik, serta mencegah terjadinya berbagai penyakit tidak menular seperti diabetes mellitus, penyakit jantung koroner, stroke, hipertensi, obesitas, dan berbagai kemungkinan penyakit lainnya yang umum dimiliki oleh lansia.

Olahraga yang dilakukan pada orang dengan lanjut usia juga dapat membantu untuk menjaga kebugaran, membuat otot, sendi, serta tendon kuat dan menurunkan risiko terkena cedera.

Olahraga yang cocok untuk lansia adalah yoga, jalan kaki di pagi hari, dan bersepeda. Jika Anda sudah lama tidak melakukan olahraga dan ingin memulai melakukannya kembali maka lakukan dengan pelan-pelan dan bertahap. Anda bisa secara bertahap membangun daya tahan otot, kekuatan otot, keseimbangan, lalu kelenturan tubuh.

Namun, bila Anda memang punya kondisi kesehatan tertentu seperti rematik atau osteoarthritis, sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda olahraga seperti apa yang dianjurkan dan aman.

5. Menjaga berat badan

Berat badan sangat dipengaruhi oleh pola makan dan aktivitas fisik, untuk itu Anda perlu memerhatikan kedua hal tersebut. Lansia tidak harus menurunkan berat badannya, namun sebaiknya lebih fokus untuk mencegah kenaikan berat badan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia sehingga bisa menjadi lansia sehat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyakit Katup Jantung

Penyakit katup jantung terjadi ketika katup pada jantung tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Ketahui lebih lanjut di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 1 Juli 2020 . Waktu baca 13 menit

3 Hal yang Harus Diperhatikan Lansia Saat Sahur dan Berbuka Puasa

Usia tidak menghambat sebagian lansia untuk puasa. Agar tetap lancar dan kuat berpuasa, lakukan persiapan untuk lansia saat sahur dan puasa ini!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
persiapan puasa untuk lansia
Hidup Sehat, Tips Sehat 5 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit

Tips Mengajak Orang Tua Pindah ke Tempat yang Baru

Orang tua sering kali enggan diajak untuk pindah karena tak mau meninggalkan segala kenangan di rumah lama. Bagaimana cara membujuknya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Hidup Sehat, Perawatan Lansia 25 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Perawat Lansia, Simak 5 Strategi Mengatasi Stres Berikut, Yuk!

Tekanan dalam pekerjaan yang dihadapi oleh para perawat lansia sering kali membuat stres. Berikut strategi untuk mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Hidup Sehat, Perawatan Lansia 24 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

urat menonjol pada orang muda

6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
gaya hidup sehat lansia

Menjalani Gaya Hidup Sehat, Kunci Lansia Bahagia di Hari Tua

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 10 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit
infeksi saluran kencing kemih

Infeksi Saluran Kemih

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 6 Agustus 2020 . Waktu baca 13 menit
mempersiapkan kematian

Mendampingi Orang Terkasih Agar Tetap Tegar Sebelum Menemui Ajalnya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit