10 Makanan Kaya Serat Bagi yang Mau Hidup Sehat Tapi Tak Suka Sayur

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 November 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Untuk mendukung hidup sehat, Anda perlu mencukupi berbagai nutrisi yang diperlukan tubuh. Tentu buah dan sayur akan menjadi makanan yang sangat direkomendasikan karena kandungan seratnya yang tinggi.

Namun, bagi Anda yang tidak suka sayur, ini menjadi sebuah tantangan. Jangan cemas, Anda masih bisa mengonsumsi makanan selain sayur yang juga kaya serat. Simak ulasan berikut megenai berbagai macam makanan kaya serat selain sayur yang bisa Anda konsumsi setiap hari.

Selain sayur, ada banyak makanan kaya serat lainnya yang bisa dikonsumsi

Sayur, buah, kacang-kacangan, atau biji-bijian, mengandung fitokimia dan serat yang tidak bisa digantikan dengan suplemen. Dilansir dari Healthy Eating SF Gate, serat yang terkandung pada makanan tersebut membantu fungsi sistem pencernaan, mengontrol kolesterol, mengatur kadar gula, dan lebih lama menekan rasa lapar sehingga membantu penyerapan nutrisi lebih baik.

Karena manfaatnya yang berlimpah, bila Anda tidak suka sayuran, Anda masih bisa mendapatkan serat dengan mengonsumsi buah, kacang-kacangan, atau biji-bijian sebagai alternatif.

Jenis makanan tersebut menghindari Anda dari berbagai penyakit, seperti gangguan pencernaan, diabetes, penyakit jantung, dan obesitas.

Jadi, hidup enak tapi sehat itu tidak susah-susah amat, kok. Terutama bagi Anda yang tidak suka sayur, seimbangkan asupan gizi Anda dengan beragam jenis makanan kaya serat selain sayur, seperti:

1. Kacang kedelai

Kacang kedelai merupakan sumber protein nabati yang lebih baik dibanding yang lainnya. Nutrisi yang terkandung pada kedelai, meliputi selenium, mangan, magnesium, kalsium, vitamin B6, folat, dan asam lemak omega 6. Semua nutrisi tersebut dibutuhkan oleh tubuh untuk tetap berfungsi dengan normal. Ada banyak makanan yang terbuat dari kacang kedelai, bahkan tersedia juga dalam bentuk susu dan snack crispy yang praktis dikonsumsi.

2. Alpukat

Serat yang terkandung pada buah alpukat bervariasi tergantung dari jenisnya. Selain itu, alpukat mengandung lemak sehat dan kaya dengan vitamin C, vitamin E, vitamin B6, vitamin K, dan kalium. Buah ini mudah dikombinasikan atau diolah, misalnya dijadikan jus atau ditambahkan pada sandwich atau roti bakar.

3. Pir

Buah yang terasa manis dan berair ini mengandung serat tinggi dengan vitamin C, vitamin K, asam lemak omega-6, dan kalium. Ini baik untuk perkembangan sel-sel dan fungsi otak serta fungsi saraf. Untuk mendapatkan serat yang maksimal, makan buah pir sekaligus dengan kulitnya.

4. Beri

Buah beri mengandung kaya serat dengan vitamin C, vitamin K, asam lemak omega-6, kalium, magnesium, dan mangan. Ini membantu meningkatkan kepadatan tulang, kesehatan kulit, dan mengatur kadar gula darah.

5. Kelapa

Kelapa kaya serat psyllium dan daging kelapa mengandung mangan, folat, dan asam lemak omega-6 serta memiliki indeks glikemik yang rendah. Anda bisa menggunakan tepung kepala atau kelapa parut ke dalam menu makanan atau camilan yang Anda buat.

6. Kacang lima

Kacang ini menawarkan zat besi, mangan, antioksidan, tembaga, folat, fosfor, protein, vitamin B2, dan vitamin B6. Anda bisa memasukkan kacang lima dalam menu diet Anda.

7. Kacang almond dan kacang kenari

Kacang ini kaya akan serat dan mengandung protein, vitamin E, magnesium, riboflavin, dan asam lemak omega-6. Sementara kacang kenari mengandug protein, mangan, asam lemak omega-3 dan omega-6, fosfor, dan zat tembaga. Kacang almond lebih rendah kalori dibanding kacang kenari. Keduanya baik untuk fungsi saraf dan otak dan bisa dimakan langsung atau dicampurkan dengan yogurt atau oatmeal.

8. Biji rami

Nutrisi penting yang terkandung pada biji ini adalah protein, tiamin, mangan, fosfor, magnesium, tembaga, dan asam lemak omega-3. Ini membantu menurunkan kadar kolestrol dan meringankan gejala menopause.

Anda bisa menambahkan biji rami ke dalam smoothies, salad, atau sup.

Penting bagi Anda untuk mengatur kandungan nutrisi dari makanan yang Anda konsumsi. Agar lebih yakin dengan menu makanan yang sesuai dengan kebutuhan gizi Anda, konsultasi ke dokter atau ahli gizi merupakan langkah terbaik. Jangan lupa untuk mengonsumsi cukup air putih supaya feses menjadi lebih lunak dan mudah dikeluarkan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Tips Mengakali Diri Sendiri Supaya Suka Makan Sayur

Kebanyakan orang dewasa tidak suka sayur karena rasanya hambar atau pahit. Tunggu dulu. Pakai 5 cara ini untuk mengakali diri sendiri agar suka makan sayur!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Hidup Sehat, Tips Sehat 29 November 2018 . Waktu baca 3 menit

Menu Sarapan untuk Ibu Hamil yang Enak, Sehat, dan Mudah Dibuat

Bosan sarapan dengan menu itu-itu saja? Agar bayi tumbuh sehat dan Anda tetap aktif sepanjang hari, berikut menu sarapan untuk ibu hamil yang bisa dicoba.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Tips Sehat 10 November 2018 . Waktu baca 6 menit

4 Manfaat Mie Shirataki, Mi Sehat yang Bisa Jadi Alternatif Mi Instan

Jika Anda sedang mencari mie yang sehat, tidak usah pusing. Coba mie shirataki, yuk. Manfaat mie shirataki bagi tubuh ternyata ada banyak, lho.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Nutrisi, Hidup Sehat 3 November 2018 . Waktu baca 4 menit

5 Cara Mudah Mengatasi Turun Peranakan Tanpa Obat

Setiap wanita bisa mengalami turun peranakan. Namun sebelum ke dokter, tak ada salahnya untuk coba mengatasi turun peranakan di rumah. Bagaimana caranya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Tips Sehat 21 Agustus 2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
sumber serat

5 Sumber Serat Selain Buah dan Sayur untuk Anak

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 29 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat biji selasih

Mengupas 5 Manfaat Biji Selasih yang Tak Boleh Dilewatkan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 9 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat jamur enoki tapi bisa bahaya jika tercemar bakteri

Selain Lezat, Jamur Enoki Ternyata Punya 5 Manfaat yang Baik untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 6 November 2019 . Waktu baca 5 menit
makanan berserat untuk anak

Penuhi Kebutuhan Serat Anak dengan 6 Makanan Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2019 . Waktu baca 5 menit