Mengenal Jenis-jenis Karbohidrat: Mana yang Paling Sehat?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Banyak orang yang mengurangi bahkan menghindari karbohidrat. Sebagian besar menganggap bahwa karbohidrat ‘jahat’, karena menyebabkan berat badan naik dan kadar gula darah melonjak.

Tapi, tahukah Anda bahwa sebenarnya tubuh Anda masih tetap butuh karbohidrat sebagai sumber utama energi? Ya, Anda tidak bisa menghindari karbohidrat sama sekali. Hal yang harus Anda lakukan adalah memilih jenis karbohidrat yang sehat. Lalu, apa saja jenis karbohidrat? Mana yang paling sehat untuk tubuh?

Berbagai jenis karbohidrat yang harus Anda ketahui

Karbohidrat adalah jenis zat gizi yang mempunyai fungsi utama sebagai sumber energi untuk tubuh. bahkan, karbohidrat – khususnya gula – adalah makanan utama untuk otak. Jadi, Anda tidak bisa menghindari karbohidrat sama sekali hanya demi membuat berat badan turun. Bila Anda melakukannya, maka banyak masalah kesehatan yang akan timbul setelahnya.

Pada dasarnya, karbohidrat itu ada dua jenis, yaitu karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks. Kedua karbohidrat ini diolah dan dicerna dengan cara yang sedikit berbeda oleh tubuh. Keduanya, memang akan memengaruhi kadar gula darah, tetapi kecepatannya untuk menjadi gula darah berbeda.

Karbohidrat sederhana

Karbohidrat sederhana ini terkandung di dalam makanan manis, gula, madu, dan gula merah. Di antara jenis karbohidrat lain, karbohidrat sederhana ini yang paling cepat diserap dan diolah tubuh menjadi gula darah. hal ini terjadi karena bentuknya yang sederhana, sehingga mudah untuk dicerna.

Maka dari itu, penggunaan gula, madu, atau gula merah pada orang dengan diabetes tidak diperbolehkan. Makanan tersebut hanya akan membuat kada gula darahnya melesat naik dan kemudian penyakit diabetesnya tidak terkendali.

Namun, jangan cemas, bila Anda memiliki penyakit diabetes, Anda masih bisa kok merasakan manisnya minuman atau makanan Anda dengan cara mengganti gula dengan pemanis pengganti. Saat ini sebenarnya sudah banyak jenis pemanis pengganti – alami maupun buatan – yang tidak akan memengaruhi kadar gula darah.

Salah satunya adalah stevia, yaitu pemanis alami yang berasal dari daun stevia yang memiliki nol kalori dan karbohidrat sederhana yang sangat rendah, sehingga baik untuk orang dengan diabetes.

Karbohidrat kompleks

Jenis karbohidrat kompleks sendiri, terdiri dari beberapa macam lagi. Tapi, sebagian besar karbohidrat kompleks bisa Anda temukan di makanan pokok yang setiap hari Anda konsumsi, seperti nasi, kentang, mie, bihun, singkong, dan sejenisnya.

karbohidrat untuk diet

Pati

Semua makanan pokok tersebut mengandung jenis karbohidrat yang mengandung pati. Pati ini dicerna lebih lama oleh tubuh, karena memiliki bentuk yang lebih rumit ketimbang karbohidrat sederhana. Jadi, jika Anda makan nasi, roti, atau karbohidrat kompleks lainnya, kadar gula darah Anda akan meningkat dalam waktu beberapa saat.

Tetapi, jenis karbohidrat ini tetap saja akan membuat kadar gula darah Anda naik – meski tidak secepat gula. Maka dari itu, bila mengonsumsi makanan pokok terlalu banyak, tetap saja gula darah Anda bisa tak terkendali dan berisiko mengalami hiperglikemia.

Serat

Serat adalah termasuk karbohidrat kompleks. Jadi semua sayur dan buah yang Anda konsumsi, sebenarnya mengandung karbohidrat. Jenis karbohidrat ini juga bisa ditemukan dalam makanan pokok yang tinggi serat seperti nasi merah, roti gandum, dan makanan whole grain lainnya.

Nah, bedanya dengan jenis karbohidrat lain, serat tidak akan berdampak buruk pada gula darah. justru sebaliknya, dalam beberapa penelitian disebutkan jika serat mampu membantu mengendalikan kadar gula darah.

Ketika serat masuk ke dalam tubuh, jenis karbohidrat ini tidak akan dipecah sebagai karbohidrat, jadi tidak akan ada karbohidrat atau jumlah kalori yang diserap. Hal ini membuat serat tidak akan bikin berat badan Anda naik dan kadar gula darah akan tetap normal.

Manakah jenis karbohidrat yang paling sehat?

Sebenarnya, pada orang yang sehat dan normal – tidak mengalami penyakit apapun – semua jenis karbohidrat tersebut diperlukan oleh tubuh. Dari gula hingga serat, Anda harus mengonsumsinya. Tetapi, hal yang harus diperhatikan adalah porsi dari masing-masing karbohidrat yang akan dimakan.

Tentunya, jumlah karbohidrat sederhana haruslah paling sedikit di antara yang lainnya. Dalam satu hari, konsumsi gula orang dewasa hanya boleh sebanyak 50 gram atau 4 sendok makan. Tapi, kalau Anda memiliki diabetes, maka gula sudah tidak boleh ada di menu Anda. Anda bisa menggantinya dengan pemanis buatan yang khusus untuk diabetes.

Sementara, pati harus dikonsumsi sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan. Jadi Anda harus mengonsumsi nasi, pasta, roti, atau jenis pati lainnya dalam porsi yang cukup sesuai kebutuhan. Justru, Anda harus perbanyak konsumsi serat karena tak hanya baik untuk gula darah tetapi bisa mencegah berbagai penyakit kronis muncul.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Meski sedang hamil, ibu tetap direpotkan untuk melakukan pekerjaan rumah. Namun, apakah semua pekerjaan rumah tangga saat hamil aman untuk dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

6 Cara Praktis Membuat Kopi Anda Lebih Sehat dan Nikmat

Kenikmatan kopi sudah tidak diragukan. Namun, tahukan Anda ada beberapa cara membuat kopi yang dapat menjadikan manfaatnya lebih baik untuk kesehatan.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Kenapa Ada Orang yang Mengalami Alergi Bawang Putih dan Bisakah Diobati?

Selain alergi susu dan kacang, ada juga alergi bawang putih. Apa penyebabnya dan adakah cara mengatasinya? Simak penjelasan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Alergi, Alergi Makanan 20 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Anda suka nekat makan daging ayam belum matang? Awas, akibatnya bisa fatal. Ini dia berbagai bahaya dan ciri-ciri daging ayam yang belum dimasak sempurna.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

KDRT konflik rumah tangga

Alasan Psikologis Mengapa Korban KDRT Susah Lepas dari Jeratan Pasangan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
tips menghindari perceraian

7 Rahasia Menghindari Perceraian dalam Rumah Tangga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
apakah diabetesi boleh makan mi instan

Efek Makan Mi untuk Penderita Diabetes dan Tips Aman Mengonsumsinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
masalah seks pada pria

5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit