Daftar Gandum dan Biji-bijian Gluten Free untuk Penderita Penyakit Celiac

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17 Mei 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Gluten dalam makanan dapat memicu sistem kekebalan di dalam tubuh penderita penyakit celiac untuk merusak usus kecil. Sehingga, bagi Anda yang menderita penyakit celiac, Anda harus menghindari makanan tertentu yang mengandung gluten. Biji-bijian merupakan makanan yang biasanya mengandung gluten, tapi tidak semua biji-bijian. Biji-bijian apa saja yang gluten free dan masih bisa dikonsumsi penderita penyakit celiac?

Penderita penyakit celiac harus makan makanan gluten free

Penderita penyakit celiac mempunyai sistem kekebalan tubuh yang abnormal. Sistem kekebalan tubuhnya tidak dapat mengenali gluten sebagai zat makanan. Sehingga, sistem kekebalan tubuh pada penderita penyakit celiac akan bereaksi jika ada protein gluten masuk ke dalam tubuh.

Saat penderita penyakit celiac mengonsumsi makanan yang mengandung gluten, vili-vili (jaringan kecil) dalam usus bisa rusak dan menyebabkan peradangan pada lapisan usus. Hal ini membuat usus tidak dapat menyerap nutrisi dalam makanan dengan baik. Akibatnya, Anda bisa mengalami kekurangan nutrisi-nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh. Pada anak kecil, hal ini tentu dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangannya.

Biji-bijian yang harus dihindari penderita penyakit celiac

Gluten merupakan protein yang biasanya ditemukan dalam biji-bijian (tapi tidak semua), sehingga sulit bagi penderita penyakit celiac untuk memilih biji-bijian mana yang harus dihindarinya. Anda tidak bisa menghindari semua biji-bijian saat punya penyakit celiac. Karena biji-bijian termasuk sumber makanan yang penting bagi tubuh. Di dalamnya terkandung karbohidrat, berbagai vitamin dan mineral, serta serat.

Bagi Anda yang mempunyai penyakit celiac, Anda perlu mengetahui mana biji-bijian yang mengandung gluten dan mana yang tidak. Sehingga, Anda tidak perlu menghindari semua biji-bijian. Berikut ini merupakan jenis biji-bijian yang harus dihindari penderita penyakit celiac:

  • Gandum, termasuk dalam bentuk tepung gandum (tepung terigu, tepung durum, tepung, semolina, dan tepung farina), dedak gandum, biji gandum,
  • Barley
  • Rye (gandum hitam)

Mungkin mudah bagi Anda untuk bisa menghindari gluten dari biji-bijian tersebut. Namun, akan sulit bagi Anda untuk mengetahui adanya kandungan gluten pada makanan olahan. Anda mungkin perlu menanyakan makanan tersebut terbuat dari apa, dari tepung apa, memakai campuran apa saja, dan sebagainya saat ingin mengonsumsi makanan olahan, seperti biskuit, kue, kue basah, siomay, dan lainnya. Pastikan makanan olahan yang Anda makan bebas gluten atau biji-bijian yang mengandung gluten.

Bagaimana dengan oat?

Sebenarnya oat tidak mengandung gluten dan tidak membahayakan bagi banyak orang dengan penyakit celiac. Namun, biasanya proses produksi oat bersentuhan atau terkontaminasi dengan gandum, mulai dari masa panen sampai pengolahannya di pabrik (dari alat-alatnya yang sama). Jadi, bagi Anda penderita penyakit celiac dan ingin mengonsumsi oat, sebaiknya pilih produk oat dengan klaim “bebas gluten” atau “gluten-free”.

Jangan lupa untuk selalu membaca daftar “bahan-bahan” yang ada dalam kemasan produk. Pastikan produk oat atau apapun itu yang Anda beli tidak mengandung gluten.

Biji-bijian yang bisa dikonsumsi oleh penderita penyakit celiac

Beberapa jenis biji-bijian yang tidak mengandung gluten dan bisa dikonsumsi oleh Anda yang mempunyai penyakit celiac adalah:

  • Beras putih, merah, maupun hitam
  • Sorgum
  • Kedelai
  • Tapioka
  • Jagung
  • Singkong
  • Ararut atau garut
  • Soba
  • Jawawut
  • Quinoa

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Perut Begah Akibat Makan Kekenyangan? Ini Cara Cepat Mengatasinya

Setelah makan kekenyangan, Anda baru akan merasakan efeknya, yaitu perut begah. Rasanya sungguh tidak nyaman, kan? Segera redakan dengan tips-tips ini!

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 2 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Kekebalan Tubuh Berubah saat Hamil? Ini Penanganannya

Kekebalan tubuh saat hamil berubah karena berbagai macam penyebab. Simak penjelasannya dan cara menjaga sistem imun tetap sehat di tengah kehamilan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
ibu hamil memiliki risiko perburukan gejala saat terinfeksi covid-19
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 1 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Apa Peran Keseimbangan Mikrobiota Usus dalam Cegah Alergi Anak?

Sudah tahu peran keseimbangan mikrobiota usus dalam mencegah alergi anak? Cari tahu faktanya berdasarkan penelitian terbaru di sini!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
potret anak bahagia bebas dari alergi karena orangtua menjaga keseimbangan mikrobiota usus
Kesehatan Anak, Parenting 31 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

Bahan Kimia pada Alat Masak Antilengket Tingkatkan Risiko Penyakit Celiac

Penyebab penyakit celiac belum diketahui. Namun, menurut studi terbaru, bahan kimia pada alat masak antilengket bisa meningkatkan risiko penyakit celiac.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Gangguan Pencernaan, Health Centers 25 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan untuk penderita eksim

Mencegah Eksim dengan Menghindari Pantangan, Apa Saja?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 9 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
pantangan penderita psoriasis

Daftar Pantangan Makanan yang Patut Diperhatikan oleh Penderita Psoriasis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 6 menit
imunisasi yang harus diulang

Daftar Imunisasi Anak yang Harus Diulang

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 4 menit
probiotik meningkatkan daya tahan tubuh

Ingin Meningkatkan Daya Tahan Tubuh? Coba Konsumsi Makanan Probiotik

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 4 September 2020 . Waktu baca 4 menit