Sakit kepala merupakan keluhan yang dapat dialami oleh setiap orang. Sakit kepala ini bisa dirasakan di beberapa bagian kepala, seperti di atas mata, di atas telinga, di kepala bagian belakang, di kepala bagian atas, atau di belakang leher bagian atas. Salah satu sakit kepala yang sering dialami oleh tiap orang adalah sakit kepala bagian belakang. Sakit kepala ini bisa disebabkan karena penyakit lain atau juga tidak berhubungan dengan penyakit lain, dan juga bisa disebabkan oleh lingkungan

Apa saja penyebab sakit kepala bagian belakang?

Sakit kepala bagian belakang bisa Anda alami sementara waktu dan bisa sembuh dengan hanya melakukan pengobatan di rumah. Namun, jika sakit kepala tak kunjung hilang atau sakit kepala ini sering Anda alami, Anda harus segera memeriksakannya ke dokter Anda.

Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan sakit kepala sebelah adalah:

1. Sakit kepala tegang

Sakit kepala tegang merupakan sakit kepala yang paling umum dirasakan oleh setiap orang dan biasanya terjadi pada tingkat yang ringan sampai sedang. Sakit kepala ini bisa disebabkan oleh kelelahan, stres, atau masalah pada otot-otot di leher atau rahang, seperti ketegangan otot. Sakit kepala ini biasanya berlangsung selama 20 menit sampai 2 jam.

Penelitian menunjukkan bahwa sakit kepala tegang tampaknya dapat meningkatkan kerentanan seseorang terhadap nyeri. Hal ini mengakibatkan nyeri otot di leher bisa menyebabkan sakit kepala bagian belakang.

2. Neuralgia oksipital

Sakit kepala bagian belakang juga dapat disebabkan oleh neuralgia oksipital. Neuralgia oksipital adalah kondisi di mana saraf oksipital (saraf yang ada pada sumsum tulang belakang sampai kepala) meradang atau mengalami cedera. Sehingga, Anda merasakan sakit pada bagian belakang kepala Anda atau pada bagian bawah kepala Anda. Namun, sakit kepala ini juga dapat menyebar ke bagian atas kepala.

3. Migrain

Migrain biasanya memang tidak menyerang bagian belakang kepala, tetapi belum tentu migrain tidak dapat menyerang bagian ini. Buktinya, hampir 40% penderita migrain melaporkan bahwa mereka juga merasakan sakit di bagian belakang kepala. Para ahli saraf meyakini bahwa migrain disebabkan oleh perubahan pada aliran darah di otak dan aktivitas sel saraf. Keturunan juga bisa menyebabkan migrain. Migrain juga bisa dipicu oleh kurang tidur atau kebanyakan tidur, kelelahan, stres, cahaya terang, bau yang menyengat, suara yang terlalu keras, dan juga bisa dari faktor makanan.

4. Sakit kepala cluster

Sakit kepala ini datang dan pergi pada waktu tertentu, dan juga dinamakan sakit kepala clusster. Sakit kepala ini biasanya terjadi di satu sisi kepala dan juga bisa sampai parah. Anda bisa mengalami hidung tersumbat, mata merah dan berair. Lebih dari seperempat penderita sakit kepala cluster melaporkan bahwa mereka juga mengalami sakit kepala di bagian belakang. Sakit kepala cluster biasanya diderita oleh pria setengah baya yang mempunyai riwayat merokok. Penyebab sakit kepala ini belum diketahui, namun mungkin faktor genetik bisa menjadi salah satu penyebabnya.

5. Sakit kepala cervicogenic

Ini merupakan salah satu penyebab yang paling umum dari sakit kepala bagian belakang. Sakit kepala ini bisa dimulai dari satu sisi kepala dan kemudian bisa menyebar ke sisi lainnya dan juga ke dahi. Sakit kepala cervicogenic bisa dipicu oleh postur, cedera leher, dan cedera ringan lainnya. Sakit kepala bagian belakang yang disebabkan oleh sakit kepala cervicogenic ini seringnya dialami oleh orang yang lebih tua.

6. Penyebab lain

Salah satu hal yang dapat memicu sakit kepala bagian belakang adalah batuk, tanpa diketahui alasan yang sebenarnya. Selain itu, sakit kepala bagian belakang juga dapat disebabkan oleh cedera otot leher, ini merupakan salah satu penyebab yang paling umum. Cedera pada leher menyebabkan rasa sakit di leher atau bahu, kemudian bisa menyebar ke bagian belakang kepala.

Bisakah sakit kepala menjadi hal yang serius?

Sakit kepala bukan merupakan tanda dari masalah yang lebih serius, pada sebagian kasus. Namun, dalam kasus yang jarang, sakit kepala bisa menjadi tanda penyakit yang lebih serius, seperti stroke, meningitis, atau tumor otak.

Jika Anda mengalami hal-hal seperti di bawah ini, sebaiknya segera periksakan diri Anda ke dokter.

  • Anda mengalami sakit kepala tiba-tiba dan sangat parah, tidak seperti sakit kepala yang biasanya Anda rasakan
  • Sakit kepala Anda tak kunjung menghilang dan semakin memburuk dari waktu ke waktu
  • Sakit kepala tersebut dipicu oleh perubahan postur, aktivitas fisik, batuk, tertawa, atau bersin, yang datang tiba-tiba
  • Sakit kepala yang Anda rasakan merupakan akibat dari cedera kepala berat
  • Sakit kepala yang Anda rasakan diiringi dengan gejala lain, seperti demam, leher kaku, ruam, sakit pada rahang saat mengunyah, masalah penglihatan, kulit kepala terasa nyeri, atau salah satu atau kedua mata Anda terasa sakit dan kemerahan
  • Anda memiliki gejala lain yang menunjukkan adanya masalah pada otak atau sistem saraf, seperti tubuh melemah, gangguan bicara, ketidakseimbangan tubuh, dan gangguan pada ingatan

 

BACA JUGA

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca