15 Cara yang Bisa Dicoba untuk Menghilangkan Sakit Kepala

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26 November 2020 . Waktu baca 9 menit
Bagikan sekarang

Sakit kepala bisa menyerang siapa pun, kapan pun, dan di mana pun. Gejala sakit kepala yang timbul juga bisa bermacam-macam pada setiap orang. Namun, jangan biarkan sakit kepala sampai mengganggu aktivitas yang biasa Anda lakukan. Ada berbagai cara untuk menghilangkan, mengatasi, atau meredakan sakit kepala yang bisa dicoba seperti di bawah ini.

Berbagai cara dan tips menghilangkan sakit kepala

Penyebab sakit kepala dan gejala yang dirasakan pada setiap orang bisa beragam. Terkadang, penyebabnya tidak diketahui, tetapi sakit kepala juga bisa menjadi tanda dari suatu kondisi medis atau penyakit tertentu. Mayo Clinic menyebut, mengetahui perbedaan penyebab dan gejala ini dapat membantu Anda dan dokter untuk menentukan jenis sakit kepala yang dialami.

Adapun setiap jenis sakit kepala membutuhkan penanganan yang berbeda. Misalnya, sakit kepala sekunder dapat mereda bila penyakit yang menyebabkannya terkontrol, atau sakit kepala tegang dapat berkurang bila stres atau otot di sekitar leher kepala yang menegang teratasi.

Namun, selain cara tersebut, ada beberapa tips yang bisa Anda coba untuk membantu meringankan, mengurangi, atau bahkan menyembuhkan sakit kepala yang Anda alami. Berikut adalah beberapa cara, tips, atau trik untuk membantu menghilangkan sakit kepala dengan cepat yang bisa Anda coba:

1. Perbanyak minum air

Manfaat minum air putih dengan cukup sangat beragam, termasuk bisa menjadi cara untuk mengatasi sakit kepala. Dengan minum banyak air putih, dehidrasi dapat teratasi. Adapun beberapa penelitian menyebut, dehidrasi adalah pemicu umum sakit kepala, termasuk migrain.

Selain mengurangi sakit kepala, perbanyak minum air putih juga dapat membantu mencegah sakit kepala muncul kembali pada masa mendatang. Untuk mewujudkan hal tersebut, Anda dapat membawa botol air minum ke mana pun Anda pergi dan minum terus sepanjang hari, terutama begitu mulai merasa haus. Selain itu, Anda pun bisa mengatasi dehidrasi dengan memperbanyak konsumsi makanan yang mengandung air.

2. Kompres area kepala dengan es

kompres mata
Sumber: Health Beauty Idea

Ketika kepala Anda sedang cenat-cenut karena sakit kepala sebelah atau migrain, cara paling cepat untuk mengatasi nyerinya adalah dengan mengompres dahi atau pelipis dengan lap dingin. Kompres dingin dapat menghambat pelepasan zat-zat perangsang peradangan yang bergerak menuju kepala sehingga bisa mengurangi nyeri.

Untuk melakukan hal ini, Anda bisa menggunakan waslap dingin dan basah atau isi kantong kecil dengan es dan bungkus dengan handuk atau kain lembut. Tempatkan kompres pada bagian kepala yang sakit selama 10-15 menit. Apabila mau melakukannya kembali, berikan jeda dulu selama 15 menit.

3. Gunakan heating pad atau kompres hangat

Berbeda jika Anda mengalami sakit kepala tipe ketegangan (tension headache). Pada sakit kepala jenis ini, Anda dapat menggunakan bantalan pemanas (heating pad) di leher atau bagian belakang kepala Anda sebagai cara untuk mengurangi nyeri dan meredakan tegang otot yang sudah berlangsung lama.

Jika tidak memiliki heating pad, Anda bisa membuat kompres hangat sendiri dengan handuk yang telah direndam dalam air hangat atau botol yang berisi air hangat. Selain itu, mandi atau berendam air hangat pun bisa menjadi salah satu cara untuk mengobati jenis sakit kepala ini.

4. Hindari tekanan pada area kepala

Saat sakit kepala menyerang, sebisa mungkin singkirkan tekanan berlebih yang ada di area kepala. Pasalnya, sakit kepala kadang dapat dipicu oleh ikat rambut yang terlalu kencang, topi yang kesempitan, memakai kacamata terlalu lama atau yang kekecilan, hingga memakai bandana (ikat kepala) saat berolahraga.

Kendurkan ikatan pada area kepala Anda atau lepas dulu segala aksesoris yang menempel di kepala sampai sakitnya mereda sendiri.

5. Beristirahat di tempat temaram atau gelap

Cahaya terang dan berkedip, atau cahaya menyilaukan dari layar komputer juga dapat menyebabkan terjadinya sakit kepala dan migrain. Oleh karena itu, bila sakit kepala terasa semakin parah, beranjak dulu dari tempat duduk dan beristirahatlah di tempat yang minim cahaya.

Matikan lampu dan tutup jendela dengan merapatkan tirai. Buat suasana ruangan setenang mungkin, jauh dari keramaian. Apabila Anda sedang keluar rumah untuk beraktivitas, mengenakan kacamata hitam bisa menjadi cara untuk menghilangkan sakit kepala tanpa obat.

6. Berhenti mengunyah

permen karet tertelan

Jika sedang sakit kepala, hindari dulu mengunyah makanan yang keras-keras dan lengket, termasuk permen karet. Hal ini tidak hanya membuat rahang Anda pegal, tetapi juga bisa memperparah sakit kepala Anda.

Dari sebuah penelitian ditemukan, mengunyah permen karet dapat memicu serangan sakit kepala, terutama pada jenis sakit kepala tegang dan migrain. Oleh karena itu, sebaiknya Anda menghentikan kebiasaan ini bila Anda sedang sakit kepala untuk membantu mengobati gejala tersebut.

7. Tidur yang cukup

Terkadang, sakit kepala bisa diatasi hanya dengan memperbaiki pola tidur Anda. Bila kurang tidur bisa menjadi salah satu pemicunya, memiliki waktu tidur yang cukup dapat menjadi salah satu cara untuk menghilangkan sakit kepala tanpa obat. Tidak hanya itu, tidur yang cukup dengan rutinitas yang teratur juga bisa menurunkan frekuensi atau bahkan mencegah sakit kepala pada masa mendatang.

8. Melakukan peregangan

Salah satu penyebab terjadinya sakit kepala adalah otot yang tegang akibat stres atau kondisi lainnya. Maka dari itu, cara mengatasi sakit kepala lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan merelaksasi tubuh dan melakukan peregangan.

Selain melakukan gerakan peregangan, Anda juga bisa melakukan olahraga yang dapat membantu meringankan sakit kepala, seperti yoga, pilates, tai chi, juga rutin berjalan kaki.

9. Melakukan pijat kepala

Cara lain untuk menghilangkan sakit kepala adalah dengan memijat area kepala, leher, serta pelipis. Sama seperti melakukan peregangan, memijat beberapa area tersebut dapat merelaksasi tubuh serta membantu meredakan jenis sakit kepala tegang yang disebabkan oleh stres.

Pijat untuk sakit kepala dapat dilakukan dengan memijat area kepala yang sakit menggunakan jari telunjuk atau ibu jari. Berikan pijatan ringan selama beberapa detik dan ulangi kembali sampai rasa sakit mulai berkurang.

10. Memperbaiki postur tubuh

Postur tubuh yang baik dapat membantu otot Anda tidak menegang, sehingga sakit kepala dapat berkurang. Oleh karena itu, salah satu cara atau tips untuk mengatasi sakit kepala tanpa obat adalah dengan memperbaiki dan menjaga postur tubuh Anda.

Untuk menjaga postur tubuh ini, Anda dapat menegakkan bahu dan mengangkat kepala sambil menarik perut dan pantat Anda ketika sedang berdiri. Saat duduk, pastikan paha Anda sejajar dengan lantai dan kepala Anda tidak tertunduk ke depan.

11. Makanan penyembuh sakit kepala

manfaat magnesium fungsi magnesium

Mengonsumsi makanan tertentu diyakini dapat menjadi cara untuk meredakan sakit kepala. Adapun beberapa makanan pereda sakit kepala yang bisa Anda coba, yaitu sayuran, kacang-kacangan, coklat, atau jenis makanan lainnya yang mengandung magnesium. Selain makanan, suplemen magnesium pun bisa menjadi pilihan bagi Anda.

Magnesium disebut dapat membantu tubuh melemaskan pembuluh darah sehingga melancarkan aliran darah dan oksigen menuju otak. Asupan makanan ini diyakini dapat mengurangi frekuensi migrain, termasuk migrain atau sakit kepala saat menstruasi.

12. Minum teh atau kopi hangat

Bagi penyuka teh dan kopi, cara ini tentu tidak boleh dilewatkan untuk menghilangkan sakit kepala. Teh atau kopi yang mempunyai kandungan kafein diklaim mampu meredakan sakit kepala.

Saat sakit kepala menyerang, tubuh melepaskan adenosin yang menyebabkan pembuluh darah kepala melebar sehingga menyebabkan rasa sakit. Asupan kafein membantu mempersempit pembuluh darah yang membesar tersebut. Namun, perhatikan pula kadar kafein yang Anda konsumsi karena kafein yang berlebihan juga dapat memicu terjadinya sakit kepala.

13. Melakukan akupunktur

Akupunktur merupakan salah satu jenis pengobatan tradisional yang berasal dari Tiongkok. Cara kerja akupunktur adalah dengan memasukkan jarum yang tipis ke dalam titik tertentu pada area tubuh.

Sebuah studi menunjukkan akupunktur dapat menjadi cara yang baik untuk menghilangkan sakit kepala kronis dan migrain. Jarum yang menekan area tertentu tersebut dapat merangsang saraf sehingga melepaskan hormon endorfin.

14. Melakukan terapi fisik

Sedikit berbeda dengan jenis sakit kepala lainnya. Jenis sakit kepala cervicogenic mungkin hanya bisa disembuhkan dengan terapi fisik. Sakit kepala cervicogenic termasuk jenis sakit kepala sekunder yang dimulai dari area leher, tetapi hanya terasa di bagian kepala.

Latihan terapi fisik yang biasanya akan dilakukan adalah menggerakkan bagian kepala serta leher, mobilitas sendi, kekuatan dan daya tahan otot pada leher bagian dalam.

15. Mengonsumsi obat pereda sakit kepala

Apabila cara di atas masih belum mampu meredakan sakit kepala Anda, hal yang bisa dilakukan adalah beristirahat dan minum obat sakit kepala, seperti aspirin, ibuprofen, paracetamol, dan lain-lain. Obat sakit kepala tersebut tersedia di apotek dan dapat Anda beli bebas tanpa resep dokter.

Namun, jika sakit kepala begitu mengganggu atau disertai dengan gejala lainnya, sebaiknya Anda segera ke dokter untuk mendapat obat resep yang lebih tepat atau pengobatan lainnya yang sesuai dengan kondisi Anda.

Selain cara-cara di atas, Anda pun dapat mencoba berbagai obat alami untuk sakit kepala yang bisa Anda temui dengan mudah di rumah. Beberapa obat alami tersebut seperti jahe yang diseduh dengan air atau menggunakan minyak essensial. Selain itu, hindari pula berbagai gaya hidup buruk yang dapat memicu sakit kepala pada Anda, seperti mengonsumsi alkohol, merokok, stres, atau melewatkan makan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sakit Kepala Belakang

Sakit kepala bagian belakang adalah keluhan yang dapat dialami setiap orang. Penyebabnya bisa jadi hal yang ringan, bisa juga penyakit serius.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 14 Januari 2021 . Waktu baca 16 menit

Gegar Otak

Gegar otak adalah kondisi yang bisa menyebabkan seseorang hilang ingatan. Penasaran dengan kondisi ini? Yuk, baca selengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Otak dan Saraf 3 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Benarkah Makanan Pedas Bisa Mengatasi Sakit Kepala Migrain?

Makanan pedas sering kali diandalkan untuk mengatasi rasa sakit kepala atau migrain. Tapi benarkah makanan itu dapat menyembuhkan sakit kepala Anda?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi 1 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Nyeri Kronis

Nyeri kronis adalah jenis penyakit yang menyebabkan kerusakan jaringan yang dapat berlangsung selama berbulan-bulan hingga menahun. Simak Info Selengkapnya Hanya di Hello Sehat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 29 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

sakit kepala depan

Penyebab Sakit Kepala Bagian Depan, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 28 Januari 2021 . Waktu baca 13 menit
sakit kepala setelah makan

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mengobati sakit kepala

5 Jenis Minyak Esensial untuk Meringankan Sakit Kepala dan Migrain

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
sakit kepala setelah keramas

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit