Jika Anda merasa perut Anda penuh atau kembung setelah makan, kemungkinan Anda memiliki gangguan pencernaan. Ini adalah kondisi ketika Anda merasa sakit di perut bagian atas Anda, sering disertai dengan bersendawa atau rasa mual dan muntah setelah makan atau minum. Sering kali, perasaan ini akan hilang setelah beberapa jam. Tetapi jika bertahan lebih lama dan menyebabkan ketidaknyamanan, ada cara untuk mengobati gangguan pencernaan ini.

Berikut adalah 7 cara untuk mengurangi gejala gangguan pencernaan Anda hanya dengan membuat beberapa perubahan gaya hidup.

Menjaga berat badan agar tetap sehat

Gangguan pencernaan disebabkan oleh asam dalam perut Anda didorong kembali ke usus Anda. Usus Anda seperti tabung. Jika berat badan Anda berlebih, tekanan dari lemak ekstra akan menekan usus Anda, membuat makanan dan asam masuk kembali ke dalam usus Anda. Ada banyak metode untuk menurunkan berat badan secara efektif dan aman. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter Anda untuk cara penurunan berat badan yang sesuai. Kebanyakan ahli setuju bahwa cara terbaik untuk menurunkan berat badan adalah dengan olahraga teratur dan efektif, diet seimbang.

Berhenti merokok dengan segera

Merokok dapat menyebabkan masalah kesehatan yang tak terhitung jumlahnya dan gangguan pencernaan adalah salah satunya. Bahan kimia dalam rokok yang Anda hirup dapat melemahkan kerongkongan – katup otot yang mencegah makanan dan asam lambung untuk bergerak dari perut Anda ke tenggorokan Anda. Ketika otot ini melemah, refluks asam lambung dapat terjadi dengan mudah.

Kontrol diet Anda dan batasi minum alkohol

Gangguan pencernaan bisa sering dipicu oleh makanan tertentu. Anda harus mencatat setiap makanan  atau minuman tertentu yang tampaknya membuat pencernaan Anda lebih buruk, dan hindari jika mungkin. Beberapa makanan umum yang dapat membuat pencernaan lebih buruk adalah:

  • Makanan berlemak dan makanan pedas
  • Makanan atau minuman yang memiliki kafein seperti coke, kopi, atau teh
  • Alkohol, karena meningkatkan asam dalam perut

Jangan makan sebelum tidur

Bayangkanlah usus Anda seperti tabung. Ketika Anda berbaring dengan perut penuh, akan lebih mudah untuk isi dalam usus mengalir kembali, terutama jika kerongkongan melemah akibat merokok atau kondisi lain. Dokter menyarankan bahwa Anda tidak boleh makan 3-4 jam sebelum tidur untuk menghindari naiknya asam lambung saat tidur.

Menggunakan bantal yang mendukung leher Anda saat tidur tidak hanya akan membantu tulang belakang Anda, tetapi juga mengurangi risiko refluks asam. Menaikan sedikit posisi kepala dengan menempatkan bantal di bawah leher Anda dapat mencegah asam lambung dari bergerak naik ke kerongkongan Anda saat Anda sedang tidur.

Mengurangi stres atau kecemasan

Kita semua tahu bahwa usus dan otak terhubung. Perut Anda sangat sensitif terhadap stres psikologis. Jika Anda sering mengalami stres atau kecemasan, pencernaan Anda juga akan menunjukkan gejala akibat perasaan ini. Anda dapat menemukan cara untuk mengurangi stres dalam hidup Anda dengan tidak melakukan pekerjaan rumah, berlibur atau bergaul dengan orang yang Anda cintai.

Mengubah penggunaan obat saat ini

Kadang-kadang obat adalah penyebab gangguan pencernaan. Jika demikian, dokter mungkin menyarankan mengubah penggunaan obat, seperti berhenti menggunakan aspirin atau ibuprofen. Anda harus selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum berhenti menggunakan obat apa pun.

Meredakan gangguan pencernaan dengan segera

Katakanlah Anda akan memberikan pidato dan Anda mengalami gangguan perut. Untuk situasi ini, Anda dapat menggunakan obat bantuan pencernaan segera. Dokter mungkin menyarankan beberapa obat setelah mempertimbangkan perubahan gaya hidup Anda dan meninjau penggunaan obat Anda saat ini. Beberapa bantuan cepat untuk gangguan pencernaan adalah antasida dan alginat.

Antasida adalah obat umum untuk gangguan pencernaan. Beberapa antasid juga mengandung obat disebut alginat. Obat-obatan ini bekerja dengan menyeimbangkan asam dalam perut Anda sehingga tidak lagi mengganggu sistem pencernaan Anda. Antasida biasanya bereaksi selama beberapa jam pada suatu waktu, sehingga Anda mungkin perlu untuk menggunakan lebih dari satu dosis. Selalu ikuti petunjuk pada kemasan obat untuk memastikan Anda tidak menggunakan dosis terlalu banyak.

Hello Health Group tidak memberikan saran medis, diagnosis atau perawatan.

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca