home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Mengulas Obat Antasida untuk Redakan Asam Lambung Naik

Mengulas Obat Antasida untuk Redakan Asam Lambung Naik

Pernah dengar obat antasida? Obat ini biasanya digunakan untuk meredakan naiknya asam lambung karena gejala maag dan penyakit GERD. Sadar atau tidak, Anda atau orang terdekat Anda mungkin pernah menggunakan obat yang satu ini.

Antasida memang tidak dijual dengan nama yang sama, melainkan dengan beberapa jenis merk dagang yang berbeda-beda. Ingin tahu lebih lanjut mengenai obat antasida untuk asam lambung naik? Simak dalam ulasan berikut ini, ya!

Antasida adalah obat asam lambung naik

penyebab maag

Normalnya, organ pada sistem pencernaan manusia sebenarnya punya mekanisme perlindungan sendiri terhadap cairan asam. Namun, produksi asam oleh lambung dapat melebihi kadar normal sehingga menyebabkan kerusakan pada organ pencernaan.

Tingkat asam tersebut bisa mencapai pH 2 – 3, yang mana semakin kecil angkanya semakin besar tingkat keasamannya. Padahal dalam tingkat yang normal, asam seharusnya berperan untuk membantu proses pencernaan protein.

Misalnya lapisan perut, usus, maupun kerongkongan. Akibatnya, akan timbul peradangan serta iritasi yang menandakan adanya masalah pada lambung seperti gastroesophageal reflux disease (GERD) dan maag.

Nah, salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mengatasi peningkatan asam lambung tersebut yakni dengan mengonsumsi obat antasida. Jadi, bisa disimpulkan bahwa antasida adalah obat yang berfungsi untuk menetralkan kadar asam lambung.

Apa saja jenisnya?

Antasida adalah salah satu obat over the counter (OTC). Artinya, Anda bisa dengan mudah mendapatkan obat ini di apotek tanpa harus menebus resep dokter terlebih dahulu.

Sebelum membelinya, sebaiknya perhatikan dulu bentuk sediaan antasida sesuai dengan kebutuhan Anda. Berbagai pilihan bentuk sediaan antasida adalah sebagai berikut:

Sementara contoh merk obat antasida yaitu Maalox, Rolaids, Tums, Alka-Seltzer, Mylanta, Gaviscon, Gelusil, Pepto-Bismol, dan Alternagel.

Apa manfaat obat antasida?

bahaya asam lambung

Manfaat utama dari antasida yaitu kemampuannya yang dapat membantu menetralkan kadar asam lambung. Obat ini bekerja secara efektif untuk mengobati berbagai gejala terkait peningkatan asam lambung yang dijabarkan sebagai beirkut.

  • Nyeri pada dada seperti terbakar (heartburn), yang juga bisa mengalir naik ke kerongkongan.
  • Rasa tidak nyaman pada tubuh, terutama saat berbaring.
  • Gangguan pada sistem pencernaan, yang menyebabkan perut terasa sakit atau tidak nyaman, terasa penuh dan kembung oleh gas, hingga sendawa yang berlebihan.

Manfaat tersebut diperoleh berkat kandungan bahan dalam antasida, seperti alumunium karbonat, kalsium karbonat, magnesium oksida, serta natrium bikarbonat, yang bersifat basa (alkali).

Bukan itu saja, beberapa jenis antasida juga memiliki kandungan simetikon dan alginat. Simetikon yaitu zat yang dapat membantu mengurangi kelebihan gas di dalam tubuh.

Sementara itu, alginat merupakan zat yang bekerja lebih untuk membantu meredakan gejala karena kenaikan asam lambung. Sejumlah kandungan bahan tersebut yang akan membantu menurunkan peningkatan produksi asam lambung.

Penting untuk digaris bawahi bahwa obat antasida hanya bekerja untuk mengendalikan atau menetralkan kembali jumlah asam pada lambung. Antasida tidak dapat membantu mencegah produksi asam lambung.

Semua jenis antasida yang tersedia di pasaran pada dasarnya mampu meringankan keluhan terkait asam lambung. Akan tetapi, perbedaan kandungan bahan masing-masinglah yang berpengaruh pada beberapa hal.

Hal-hal tersebut meliputi lama kerja obat tersebut dimulai, lama waktu obat terus bekerja, serta kemungkinan interaksi dan kecocokan dengan obat lainnya.

Bagaimana cara minum obat antasida?

Aturan minum antasida sama saja seperti jenis obat lainnya, yakni sesuai petunjuk pada kemasan obat. Patuhi juga anjuran minum yang disampaikan oleh dokter atau apoteker.

Jika antasida yang Anda minum berbentuk tablet kunyah, usahakan untuk mengunyahnya sampai halus lalu lanjutkan dengan minum air putih. Apabila obat berbentuk cair, sebaiknya kocok botol obat sebelum menuangkannya ke sendok takar obat.

Antasida bisa diminum 1 jam sebelum makan atau 1 jam setelah makan. Obat ini aman untuk diminum dalam kondisi perut kosong maupun terisi makanan.

Apa efek samping yang mungkin timbul?

cara mengatasi diare

Efek samping obat antasida sebenarnya jarang sekali terjadi jika Anda meminumnya sesuai aturan. Biasanya, efek samping baru akan muncul ketika dikonsumsi dalam dosis yang berlebihan atau dalam waktu lama lebih dari yang disarankan.

Beberapa kemungkinan efek samping dari antasida yaitu:

Konsumsi obat antasida dalam dosis terlalu tinggi, bahkan pada jangka waktu yang lama, juga dapat mengakibatkan peningkatan kadar asam. Kondisi ini biasanya terjadi ketika produksi asam meningkat setelah makan dan minum.

Perhatikan hal ini sebelum minum obat antasida

Antasida pada dasarnya aman diminum siapa saja. Namun dengan catatan, jika Anda memiliki kondisi medis tertentu, jangan ragu untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Misalnya bagi penderita gagal jantung, biasanya dianjurkan untuk membatasi asupan natrium guna mencegah penumpukan cairan.

Berbeda lagi bagi orang yang memiliki gagal ginjal yang berisiko mengalami penumpukan kadar mineral aluminium dan masalah dengan peningkatan kadar elektrolit setelah minum obat antasida.

Beberapa contoh kondisi medis tersebut sebaiknya disampaikan kepada dokter atau apoteker. Jadi, Anda akan diberikan jenis obat antasida atau alternatif obat lain yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Jangan lupa juga sampaikan kepada dokter dan apoteker jika Anda sedang rutin minum jenis obat-obatan tertentu. Sebab, antasida berisiko menimbulkan interaksi dengan berbagai jenis obat, baik obat bebas maupun obat resep.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Antacids. https://www.healthline.com/health/antacids Diakses pada 11 Juli 2019.

What Are Examples of Antacids? https://www.webmd.com/heartburn-gerd/qa/what-are-examples-of-antacids Diakses pada 11 Juli 2019.

Antacids. https://www.drugs.com/drug-class/antacids.html Diakses pada 11 Juli 2019.

Antacids. https://www.rxlist.com/antacids/drugs-condition.htm Diakses pada 11 Juli 2019.

Antacid. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-76860-769/antacid-oral/aluminum-magnesium-antacid-simethicone-oral/details Diakses pada 11 Juli 2019.

Which OTC Meds Treat Heartburn? https://www.webmd.com/heartburn-gerd/guide/treating-heartburn-over-counter-medicine Diakses pada 11 Juli 2019.

Foto Penulis
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri pada 06/05/2021
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
x