10 Kiat Paling Ampuh untuk Mencegah Jerawat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . Waktu baca 9 menit
Bagikan sekarang

Jerawat adalah salah satu masalah kulit yang paling umum di dunia. Jika Anda termasuk yang suka “langganan” berjerawat, beberapa cara mudah ini dapat membantu mencegah jerawat datang kembali di masa depan. Yuk, disimak!

Cara mencegah jerawat agar tidak terus datang lagi

Jerawat umumnya disebabkan oleh pori-pori wajah yang tersumbat oleh minyak berlebih, sel kulit mati, dan kotoran yang kemudian dapat terinfeksi bakteri. Kemunculan jerawat juga sering dipicu oleh peradangan pada jaringan kulit atau karena ketidakseimbangan hormon.

Jerawat ada yang ringan, sedang, dan juga parah. Penyebab pastinya kenapa ada orang yang bisa berjerawat sangat parah dan ada yang tidak belum diketahui. Namun. faktor genetika dan faktor lingkungan dilaporkan berperan dalam hal ini.

Berikut ini adalah cara mencegah segala jenis jerawat muncul kembali di masa depan.

1. Cuci muka dua kali sehari, sampai bersih

Masih banyak orang beranggapan memakai makeup adalah penyebab jerawatan. Padahal, yang membuat jerawat langganan muncul terus bukan produk kosmetiknya tapi wajah yang tidak dibersihkan benar.

Umpamanya begini: wajah yang tidak dirias saja tetap harus rutin dibersihkan karena masih sangat mungkin untuk ditempeli kotoran dan debu dari luar. Nah, apalagi kulit wajah yang sudah dilapisi riasan?

Makeup yang tebal juga dapat menyumbat pori-pori kulit tersumbat dan akhirnya menyebabkan jerawat. Maka meski riasan sudah dihapus dengan makeup cleanser atau micellar water, Anda tetap harus mencuci muka. Jika tidak, sisa-sisa makeup yang tidak terangkat dapat semakin menyumbat pori bersama dengan campuran kotoran dan debu.

Biasakanlah double cleansing setiap hari apabila Anda suka mengenakan riasan. Pertama, bersihkan makeup dengan cleanser pilihan Anda, kemudian lanjut dengan mencuci muka dengan sabun wajah dan air bersih. Setelah itu, keringkan wajah dengan handuk bersih supaya sisa makeup yang sudah bercampur kotoran tidak mengendap di dalam pori.

Idealnya Anda harus rutin cuci muka dua kali sehari, sebelum tidur dan pagi harinya sebelum berangkat ke luar rumah. Gunakanlah sabun cuci muka yang mengandung asam salisilat atau benzoil peroksida.

2. Jangan suka memegang atau menyentuh wajah

Sebisa mungkin hindari menyentuh wajah, mengucek mata, menggaruk kulit wajah, menopang pipi atau dagu dengan tangan. Ini adalah cara mencegah jerawat yang sering disebarluaskan, tapi jarang ditaati.

Tangan kita dihinggapi oleh ratusan, mungkin ribuan atau jutaan, kuman. Tangan kita juga mungkin mengangkut kotoran atau debu yang tidak kasat mata setelah memegang benda-benda sekitar.

Maka ketika Anda menyentuh wajah dengan tangan, segala macam kuman dan kotoran yang ada di sana bisa berpindah ke permukaan wajah. Ketika sampai di kulit wajah, kuman dan kotoran ini akan menyumbat pori-pori.

Sama halnya dengan kebiasaan memencet jerawat. Selain menyebarkan bakteri, Anda juga dapat semakin mengiritasi kulit wajah yang sudah meradang. Akibatnya, jerawat makin mudah untuk muncul lagi dan lagi.

3. Membenahi pola makan

Hubungan antara makanan sebagai penyebab jerawat belum diketahui pasti. Namun, beberapa ahli berpendapat ada makanan tertentu yang dapat memengaruhi hormon dan memicu peningkatan produksi minyak (sebum) wajah.

Sebaiknya mulailah kurangi konsumsi makanan tinggi gula, makanan berlemak, dan makanan yang serba digoreng sebagai cara mencegah jerawat dari dalam.

Ubah pola makan Anda jadi lebih sehat dengan memperbanyak makan buah, sayuran, serta gandum utuh yang tinggi vitamin dan mineral baik untuk kulit. Jangan lupa juga cukup minum air putih setiap hari untuk menjaga kelembapan dan kesehatan kulit dari dalam.

4. Bijak pilah-pilih produk skincare dan makeup

Tidak ada salahnya untuk merias wajah setiap hari agar tampil menawan. Kunci agar berbagai cara yang Anda lakukan untuk mencegah jerawat tidak sia-sia adalah pemilihan produknya.

Umumnya Anda disarankan untuk memilih produk kosmetik serta skincare yang tidak menyumbat pori (noncomedogenic) dan yang tidak berbahan dasar atau mengandung minyak (oil-free).

Jangan lupa juga untuk lebih mencermati label komposisi produknya. Jangan pilih produk kosmetik atau skincare yang mengandung pewarna, berpewangi (apalagi yang sangat menyengat), dan bahan pengawet lainnya.

Terakhir, selalu cek tanggal kedaluwarsa kosmetik dan pastikan Anda menyimpannya dengan baik supaya tidak mudah terkontaminasi bakteri.

Kuas, spons, dan sikat yang biasa digunakan untuk memulas wajah juga harus dibersihkan teratur dengan sabun dan air sebagai cara mencegah penumpukan bakteri, yang dapat menyebabkan munculnya jerawat.

Pastikan bahwa sikat benar-benar kering sebelum digunakan.

5. Banyak istirahat dan jangan stres sampai berlarut

Tidak banyak yang sadar bahwa efek dari stres dan kurang tidur yang berlarut-larut dapat memengaruhi kesehatan kulit.

Kedua kebiasaan buruk ini dapat meningkatkan kadar hormon stres kortisol dalam tubuh. Hormon kortisol yang berlebih dapat memicu peradangan dalam tubuh, yang salah satu efeknya adalah kerusakan struktur dan fungsi kulit.

Maka dari itu, mencukupi waktu tidur setiap malam dan menghilangkan stres menjadi cara mencegah jerawat yang tidak boleh disepelekan. Selain itu, Anda juga bisa melakukan hal-hal berikut ini untuk mengurangi stres Anda:

  • Meditasi
  • Relaksasi sebelum tidur dengan cara membaca atau mandi air hangat
  • Jalan-jalan
  • Lakukan hobi

6. Olahraga rutin

Olahraga bisa membantu mengurangi stres yang sering membuat jerawat bermunculan. Selain itu, aktivitas fisik dapat melancarkan sirkulasi darah. Kulit pun akan menerima lebih banyak oksigen dan nutrisi yang menjaganya tetap sehat dan terawat.

Selama berolahraga, Anda juga akan terus berkeringat yang membantu mendorong keluar kotoran menyumbat di dalam pori-pori. Dengan begitu, pori-pori akan kembali bersih dan segar.

Satu yang Anda harus ingat: segera keringkan badan dan mandi setelah berolahraga. Hal ini mencegah jerawat datang yang disebabkan oleh keringat dan pakaian kotor.

7. Jaga kebersihan handphone dan sarung bantal

Menjaga kebersihan layar ponsel, sarung bantal, hingga kebersihan rambut penting dilakukan sebagai cara mencegah jerawat.

Rutinlah membersihkan ponsel beberapa hari sekali, sementara untuk sarung bantal, guling, dan seprai rutinlah ganti setiap seminggu sekali. Cuci seprai dan sarung bantal guling yang kotor juga seminggu sekali. Jika cuaca sedang sangat panas, dan Anda baru saja sembuh dari sakit atau banyak berkeringat, dianjurkan untuk lebih sering lagi mencucinya.

Mungkin Anda sedang bertanya-tanya, apa hubungannya ponsel dengan jerawat? Tanpa disadari dua benda ini dapat menjadi sarana penyebaran kuman, dan terus-terusan berkontak dengan kulit wajah kita. Maka jika permukaan layar ponsel dan kain perlengkapan tidur Anda kotor, wajah Anda pun juga bisa ikut kotor.

8. Apa yang digunakan di rambut sebaiknya jangan terkena muka

Hindari menggunakan wewangian, minyak, pomade, atau gel pada rambut Anda. Sebab, jika hal-hal tersebut menyentuh wajah, dapat menutup pori-pori kulit dan mengiritasi kulit.

Tidak cuma itu. Setiap kali keramas atau pakai kondisioner, pastikan Anda benar-benar membilas rambut sampai bersih. Sisa-sisa sampo, kondisioner, dan produk rambut lainnya yang menempel di rambut bisa memicu timbulnya jerawat di kepala dan pinggiran muka.

9. Lindungi wajah dari sinar matahari

Salah satu cara paling penting untuk mencegah jerawat adalah rajin memakai suncreen atau tabir surya setiap kali akan keluar rumah.

Radiasi sinar matahari bisa menyebabkan dampak serius berupa peradangan dan kemerahan jika langsung menerpa kulit. Radiasi UV matahari bahkan bisa menembus awan dan jendela. Maka entah itu saat cuaca sedang panas, mendung, atau bahkan hujan, jangan sampai pernah terlupa untuk pakai tabir surya. 

Oleskan sunblock yang minimal ber-SPF 30 kira-kira 20 menit sebelum keluar rumah dan ulangi setiap 2 jam sekali sepanjang hari sebagai salah satu cara mencegah jerawat.

Selain itu, penting juga untuk membatasi waktu Anda beraktivitas di bawah sinar matahari. Jika situasi mengharuskan Anda berlama-lama di bawah jemuran matahari, kenakan pakaian lengan panjang, celana panjang, dan topi berpinggiran lebar sebagai cara pencegahan ekstra.

10. Konsultasi ke dokter

Jika berbagai cara di atas tidak juga mencegah jerawat balik lagi, ada baiknya Anda lanjut berkonsultasi ke dokter. Dokter kulit dapat menentukan dan membantu merencanakan perawatan kulit seperti apa yang tepat untuk Anda demi mencegah jerawat kambuhan.

Pada kebanyakan kasus, jerawat yang suka muncul terus meski sudah giat “diperangi” mungkin disebabkan oleh hormon tubuh yang tidak seimbang. Maka, dokter dapat meresepkan pil KB sebagai cara mengatur kembali hormon tubuh supaya mencegah jerawat muncul lagi.

Selain itu, Anda mungkin juga diresepkan obat-obatan seperti retinoid  dalam bentuk obat oles atau obat minum. Retinoid adalah turunan vitamin A yang berfungsi membantu mencegah pori-pori tersumbat, mengurangi produksi sebum, membunuh bakteri di kulit, dan meredakan peradangan, yang semuanya dapat menyebabkan jerawat.

Sebagai catatan, perawatan dengan obat-obatan membutuhkan resep dokter dan dapat menyebabkan efek samping yang serius.

Maka Anda harus bertanya lebih lanjut pada dokter terkait efek samping yang dapat timbul karena pengobatan. Anda sebaiknya juga mematuhi anjuran dokter selama pengobatan agar cara mencegah jerawat yang sudah dilakukan tidak mubazir. Jangan mengubah, memperbanyak dosis, atau menghentikan pemakaian obat resep tanpa sepengetahuan dokter.

Cara mencegah jerawat mana pun yang Anda pilih, kunci utamanya adalah sabar dan konsisten. Mayoritas perawatan jerawat membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk memperlihatkan hasil yang maksimal.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ini Alasannya Jerawat Muncul Meski di Rumah Saja

Saat Anda di rumah saja, mungkin Anda bingung mengapa Anda menjadi jerawatan. Hal ini memang bisa terjadi. Lalu mengapa jerawat muncul meski hanya di rumah?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Perawatan Kulit, Hidup Sehat, Kecantikan 29/04/2020 . Waktu baca 5 menit

Mitos atau Fakta: Jerawat Muncul Karena Faktor Keturunan

Faktor munculnya jerawat memang banyak, tetapi banyak orang yang mengira bahwa faktor keturunan menjadi salah satu penyebab utama. Benarkah demikian?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Penyakit Kulit, Jerawat, Health Centers 06/04/2020 . Waktu baca 5 menit

Penyebab Jerawat di Leher Plus Cara Ampuh Menghilangkannya

Jerawat bisa muncul di bagian tubuh mana pun termasuk di leher. Jika Anda bingung mengapa jerawat bisa muncul di leher, berikut informasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Jerawat, Health Centers 29/02/2020 . Waktu baca 4 menit

Penyebab Jerawat Muncul di Bibir, Plus Cara Mengatasi dan Mencegahnya

Jerawat bisa muncul di tempat yang tak biasa, seperti di bibir. Jangan asal pencet jika mau cepat sembuh! Begini cara mengatasi jerawat yang benar.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Jerawat, Health Centers 28/02/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gatal karena kulit kering

Kulit Kering Bikin Gatal? Begini Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020 . Waktu baca 5 menit
warna rambut

Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020 . Waktu baca 4 menit
jerawat gara-gara kacamata

Cara Mencegah Masalah Jerawat Gara-gara Pemakaian Kacamata

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 22/05/2020 . Waktu baca 4 menit
air garam untuk jerawat

Manfaat Air Garam untuk Atasi Masalah Jerawat

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 11/05/2020 . Waktu baca 4 menit