Langkah-langkah Membersihkan Ponsel dari Bakteri dan Kuman

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Sudah tahu, kan, bahwa kebiasaan membawa handphone ke kamar mandi saat buang air kecil atau buang air besar berisiko penyebaran penyakit, seperti flu dan diare?

Dilansir dari The Huffington Post, sebuah handphone bisa mengandung hingga 33,200 CFU (colony-forming units/unit pembentuk koloni) bakteri. Sebagai perbandingan, pegangan pintu kamar mandi pada umumnya hanya memiliki 4 CFU.

Tidak hanya itu, sejumlah peneliti telah menemukan ada lebih banyak bakteri yang menempel di ponsel Anda daripada dudukan toilet. Pada beberapa uji laboratorium, handphone pada umumnya memiliki 10 kali lipat jumlah mikroorganisme penyebab sakit perut dan muntah-muntah daripada toilet umum.

Walaupun begitu, jumlah kuman dalam handphone bukanlah masalah utama. Yang jadi biang penyakit adalah perpindahan bakteri, baik dari satu benda ke ponsel Anda (dan sebaliknya) atau pinjam-meminjam ponsel. Tanpa berbagi, setiap telepon genggam hanya membawa satu set kuman, dan kecil kemungkinannya untuk menularkan penyakit pada pemilik ponsel. Namun, ponsel akan menjadi medium utama bagi kuman dan bakteri berpindah tangan dan bermutasi dengan jenis bakteri lainnya saat pinjam-meminjam handphone terjadi, atau meletakkan ponsel Anda di tempat-tempat kotor rawan kuman dan bakteri, misalnya di kamar mandi.

Selain itu, risiko terjangkit penyakit akibat bakteri ponsel juga akan meningkat saat Anda terus menerus memegang gandget kesayangan Anda, dan menghabiskan sebagian aktivitas dengan ponsel di dekat wajah dan mulut, menelepon, misalnya. Mahasiswa doktorat di Stanford Unversity, dikutip dari How Stuff Works, memperingatkan bahwa mikroba pada permukaan layar handphone — termasuk bakteri E. coli, Staph, dan flu musiman — memiliki peluang yang sangat besar untuk masuk ke dalam tubuh Anda lewat mata, hidung, dan telinga.

Cara membersihkan ponsel yang aman

Banyak orang yang ragu untuk membersihkan ponsel mereka dengan alasan takut merusak mesin dan sistem operasi di dalamnya. Tapi, ada banyak cara mudah dan aman membersihkan ponsel agar bebas kuman.

Yang Anda perlukan:

  • Kain lap bersih tanpa serat, seperti lap kaca mata — jangan gunakan tisu, karena serat tisu akan menggores layar ponsel Anda
  • Cotton bud
  • Air bersih siap minum — air keran mengandung bakteri dan residu bahan kimia, selain itu air keran akan meninggalkan lapisan (film) di permukaan layar ponsel Anda
  • Alkohol — untuk membersihkan tombol dan plastik keras, misal bagian badan belakang ponsel
  • Screen protector baru (jika ponsel Anda sebelumnya menggunakan screen protector)

Yang harus Anda lakukan:

  • Matikan handphone Anda dan lepas segala aksesoris pendukung, seperti casing tambahan.
  • Lepaskan screen protector yang menempel di layar Anda. Namun, berhati-hatilah saat melakukan hal ini. Jika layar ponsel Anda memiliki retak, mengangkat lapisan screen protector akan memicu keretakan semakin menjalar. Jika layar ponsel sudah retak, sebaiknya jangan utak-atik screen protector Anda
  • Mulai membersihkan keyboard dan tombol-tombol di ponsel Anda (jika ada) dengan menggunakan cotton bud yang sudah terlebih dahulu dibasahi dengan alkohol. Jangan menggosok terlalu keras dan hindari sisa alkohol masuk ke dalam sela-sela handphone.
  • Kemudian, bersihkan badan plastik ponsel Anda dengan alkohol. Ingat, jangan menggosok terlalu keras untuk menghindari lapisan cat ikut terkikis. Permukaan baterai ponsel aman untuk dibersihkan dengan alkohol.
  • Jika Anda memiliki fitur besi pada badan ponsel Anda, bersihkan dengan cotton bud yang dicelup air bersih.
  • Saat bagian luar ponsel sudah bersih, gunakan cotton bud bersih dan kering untuk mengelap bagian dalam tempat baterai ponsel Anda. Jika kotoran membandel, gunakan sedikit air untuk membantu mengangkatnya. Keringkan area tersebut secepatnya setelah Anda bersihkan.
  • Untuk membersihkan kamera belakang dan flash, gunakan cotton bud yang dicelup air bersih dan gosok dengan gerakan memutar. Begitu lensa kering, segera keringkan dengan sisi lain dari cotton bud Anda agar air tidak mengering dan membekas di lensa.
  • Basahi sedikit kain lap kacamata, namun tidak sampai basah menetes. Usapkan lap tersebut di sepanjang layar dengan gerakan satu arah dari atas ke bawah. Gerakan ini akan menghindari kuman menyebar ke sisi lain ponsel Anda. Jangan mengusap dengan gerakan memutar karena akan menggores layar ponsel Anda.
  • Bersihkan ponsel dengan hati-hati, terutama jika layar ponsel Anda retak. Menggosok terlalu keras akan memperparah keretakan. Selain itu, lebih baik gunakan lap kering saat mengelap layar ponsel Anda untuk menghindari partikel air masuk ke dalam ponsel lewat sela-sela keretakan.
  • Jika Anda melepas screen protector ponsel Anda, pasang kembali yang baru sesuai dengan petunjuk pemakaian yang tertera di label produk.
  • Diankan ponsel Anda selama beberapa menit sampai kering sepenuhnya, kemudian nyalakan kembali.
  • Untuk membersihkan aksesoris casing plastik, lap permukaan casing dengan alkohol yang dilarutkan dengan air (60:40) dan cotton bud. Keringkan casing sebelum dipasang kembali.

Untuk membatasi penyebaran penyakit dari ponsel, cobalah untuk tidak saling meminjam ponsel, atau sesekali gosok badan ponsel Anda dengan tisu basah antibakteri. Bahan kimia dalam larutan pembersih dan disinfektan rumah tangga lainnya terlalu keras untuk digunakan membersihkan ponsel, dan malah bisa membuat ponsel Anda rusak.

Pastikan Anda tidak membersihkan ponsel kesayangan Anda dengan pembersih jendela, semprotan aerosol, pelarut, ammonia, pemutih, atau produk abrasif. Pembersih jenis ini akan menodai ponsel Anda dan mengikis lapisan pelindungnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

9 Cara Jitu untuk Mengusir Semut Bandel di Rumah

Setiap rumah pasti ada semutnya. Apalagi rumah yang kotor. Jangan panik dulu, air lemon ternyata bisa jadi cara mengusir semut di rumah yang terjamin ampuh.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Kenapa Lidah Terasa Pahit saat Anda Sedang Sakit?

Saat Anda sakit, makan dan minum apapun jadi tak selera. Hal ini karena mulut dan lidah terasa pahit. Nah, ini dia alasan dan cara ampuh mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 25 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Jangan Sembarang Minum, Ini Daftar Pilihan Obat yang Aman untuk Ibu Menyusui

Ketika sakit saat menyusui, obat tentu jadi solusi cepat. Namun ternyata, Ibu tidak boleh minum sembarang obat. Apa saja obat yang aman untuk ibu menyusui?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Menyusui 25 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Ragam Makanan dengan Kandungan Bakteri yang Baik untuk Usus

Tubuh kita membutuhkan bakteri dalam usus untuk menjaga fungsinya. Cari tahu makanan yang baik untuk usus dalam artikel berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan Pencernaan 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ciri dan gejala infeksi parasit

Mengenal Jenis-Jenis Parasit dan Penyakit Infeksi yang Disebabkannya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit
tidak enak badan

6 Cara Mengurangi Rasa Tidak Enak Badan saat Demam

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
makan makanan yang sama

Sehatkah Kalau Makan Makanan yang Sama Terus Setiap Hari?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
tidak bisa kentut susah kentut

Tiba-Tiba Susah Kentut? Tak Perlu Pusing, Begini Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit