Definisi

Apa itu sarkoma kaposi?

Sarkoma Kaposi adalah kanker yang menyebabkan sebagian kecil jaringan abnormal tumbuh di bawah kulit, di sepanjang mulut, hidung, dan tenggorokan atau di dalam organ tubuh lainnya. Bagian tersebut biasanya berwarna merah atau ungu dan terbuat dari sel kanker dan sel darah. Jaringan merah dan ungu sering tidak menimbulkan gejala walaupun mungkin dapat menyakitkan. Jika kanker menyebar sampai saluran pencernaan atau paru‐paru, akan terjadi pendarahan. Tumor paru‐paru dapat membuat orang sulit bernapas.Terdapat empat jenis sarkoma kaposi: epidemik, terkait dengan imunosupresif, klasik, dan Afrika.

Seberapa umumkah sarkoma kaposi?

Sarkoma Kaposi (SK) klasik lebih umum terjadi pada pria Yahudi dan Mediterania.Kebanyakan bertahan hidup selama lebih dari 10 tahun dan meninggal karena beberapa kondisi lainnya. SK Afrika umumnya ditemukan di antara anak muda berkulit gelap di Afrika.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala sarkoma kaposi?

Gejala umum adalah ruam kecil berbintik merah ungu kemerahan, umumnya terlihat pada kaki bagian bawah. SK juga bisa ditemukan pada hidung dan bagian wajah lainnya. Ini dapat menyebar sampai kelenjar limfa (node), perut, dan paru‐paru. Bila berada di dalam perut, pendarahan atau sakit perut dapat muncul. Bila berada di dalam paru‐paru, dapat terjadi pernapasan yang pendek.Mungkin masih ada gejala lain yang tidak tercantum di atas. Jika ingin bertanya tentang tanda ini, konsultasikanlah kepada dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Hubungi dokter bila Anda menemukan luka yang berubah warna pada wajah, hidung, atau kaki, dan bila Anda merasa kesakitan, sulit bernapas, muntah darah, atau kelenjar limfa membengkak, dan luka pada kulit mulai terbuka.Setiap tubuh bertindak berbeda satu sama lain. Selalu diskusi dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik bagi kondisi yang Anda alami.

Penyebab

Apa penyebab sarkoma kaposi?

Penyebabnya mungkin adalah virus herpes (HHV‐8). Virus dapat menular melalui hubungan seks dan kontak non‐seksual seperti dari ibu ke bayi (umum di negara Afrika).Pada orang dengan AIDS, sarkoma Kaposi disebabkan oleh interaksi antara HIV, sistem imun yang melemah, dan virus herpes manusia (HHV‐8). Sarkoma Kaposi telah dihubungkan dengan penyebaran HIV dan HHV‐8 melalui aktivitas seks.Orang yang mengalami transplantasi ginjal atau organ lainnya juga berisiko terkena sarkoma Kaposi.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk sarkoma kaposi?

Ada banyak faktor risiko sarkoma kaposi, yaitu:

● Jenis kelamin: pria lebih berisiko daripada wanita.
● Terinfeksi virus herpes manusia‐8 (HHV‐8).
● Sistem imun yang lemah.
● Terkena AIDS.
● Seks yang tidak aman.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk sarkoma kaposi?

Pengobatan tergantung keparahan dan penyebaran penyakit. Pengawasan tanpa pengobatan, terapi pendukung, terapi radiasi, dan kemoterapi mungkin berguna.Keputusan untuk menjalani pengobatan harus dibuat dengan spesialis yang berpengalaman dengan SK. SK jenis klasik, Afrika, dan imunosupresif yang tidak aktif hanya memerlukan pengamatan dan kunjungan selanjutnya untuk mengawasi gejala atau operasi untuk menyembuhkan kulit yang bermasalah.Terapi radiasi biasanya efektif untuk luka tunggal yang menyebabkan gejala. Komplikasi terapi radiasi termasuk kulit kering, memerah, dan gatal‐gatal. Kemoterapi bisa diberikan langsung ke luka saat mengobati luka tunggal atau melalui cairan infus untuk beberapa luka, atau penyakit yang telah berkembang. Efek samping kemoterapi adalah mual, muntah, kerontokan rambut, mudah memar dan berdarah, dan infeksi.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk sarkoma kaposi?

Dokter mungkin mencurigai SK berdasarkan riwayat pengobatan dan pemeriksaan fisik, tapi cara yang pasti adalah hanya dengan diagnosis biopsi. Dalam biopsi, dokter mengambil sejumlah kecil jaringan untuk diperiksa dengan mikroskop. Tes darah mungkin dilakukan untuk mengesampingkan infeksi HIV.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi sarkoma kaposi?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin membantu mengatasi sarkoma

kaposi:

● Dengarkan pendapat dokter.
● Ingat bahwa ada beberapa jenis SK dan cara penyakit bertindak berubah pada setiap jenis.
● Lakukan seks yang aman.
● Jangan lupa bahwa di antara kaum homoseksual, SK mungkin menyebar melalui seks anal.

● Jangan gunakan obat‐obatan terlarang. Pengguna obat cairan lebih berisiko terkena SK.
Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016