Ewing’s sarcoma merupakan kanker tulang langka yang sering kali muncul tanpa gejala khas. Itu sebabnya, penyakit kanker yang lebih umum terjadi pada anak-anak dan remaja ini lebih sulit untuk terdeteksi sejak dini.
Ewing’s sarcoma merupakan kanker tulang langka yang sering kali muncul tanpa gejala khas. Itu sebabnya, penyakit kanker yang lebih umum terjadi pada anak-anak dan remaja ini lebih sulit untuk terdeteksi sejak dini.

Ewing’s sarcoma atau sarkoma Ewing adalah jenis kanker langka yang menyerang tulang atau jaringan lunak di sekitar tulang.
Sel kanker paling sering muncul pertama kali pada tulang-tulang panjang, seperti tulang paha, tulang kering, atau tulang panggul.
Meski demikian, penyakit kanker ini sebenarnya dapat terjadi pada bagian tulang mana pun pada tubuh Anda.
Dalam kasus yang lebih langka, sarkoma Ewing juga dapat berkembang pada jaringan lunak di sekitar tulang, seperti sekitar dada, perut, atau tungkai bawah.
Lokasi munculnya kanker tulang ini kerap kali memengaruhi gejala yang dirasakan pasien serta rencana pengobatan yang harus dilakukan.
Menurut lokasi kemunculan tumor, sarkoma Ewing dibedakan menjadi sebagai berikut.

Seseorang yang mengalami Ewing’s sarcoma dapat menunjukkan gejala kanker seperti berikut.
Jika Anda mengalami kondisi yang dicurigai sebagai gejala kanker tulang, segera periksakan diri ke dokter. Penanganan sedini mungkin dapat meningkatkan peluang kesembuhan dan kualitas hidup pasien.
Penyebab dari jenis kanker tulang ini tidak diketahui secara pasti. Namun, para ahli meyakini bahwa sarkoma Ewing berkaitan erat dengan perubahan atau mutasi DNA di dalam sel.
DNA berisikan serangkaian perintah pada sel untuk tumbuh, membelah, dan mati. Pada kasus sarkoma Ewing, biasanya terjadi mutasi pada gen EWSR1.
Mutasi ini mengganggu perintah DNA yang mengatur pertumbuhan dan pembelahan sel. Akibatnya, terjadi penumpukan sel yang membentuk tumor.
Sel tumor bisa menyebar dan merusak jaringan atau organ sehat di sekitarnya. Seiring waktu, sel kanker bisa pecah dan bermetastasis alias menyebar ke seluruh tubuh.
Siapa pun bisa mengalami sarkoma Ewing. Akan tetapi, ada beberapa kelompok yang berisiko lebih tinggi untuk terkena penyakit ini.
Kelompok tersebut yakni anak-anak dan remaja serta orang-orang yang memiliki keturunan orang Eropa.
Sementara itu, kanker ini jarang terjadi pada orang-orang dari keturunan Afrika dan Asia Timur.
Artikel terkait
Ewing’s sarcoma dan pengobatannya dapat menimbulkan beberapa komplikasi seperti berikut.
Sel kanker bisa menyebar dari tempat awal muncul ke area lain, seperti paru-paru dan sumsum tulang belakang. Kondisi ini membuat pengobatan dan pemulihan menjadi lebih sulit.
Kemoterapi atau radioterapi dapat menyebabkan efek samping, baik dalam jangka pendek maupun panjang. Oleh sebab itu, pasien kanker perlu mendapatkan perawatan tambahan.
Dokter awalnya akan mengajukan pertanyaan seputar gejala yang pasien alami. Selanjutnya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mempelajari riwayat kesehatan pasien.
Untuk menegakkan diagnosis Ewing’s sarcoma, pasien perlu melakukan serangkaian tes medis seperti berikut ini.

Berikut adalah beberapa metode pengobatan untuk sarkoma Ewing.
Kemoterapi melibatkan obat-obatan yang bekerja untuk membunuh sel kanker. Terapi ini dapat mengandalkan dua atau lebih obat yang diberikan dengan cara disuntik atau diminum.
Perawatan ini bertujuan untuk mengecilkan tumor sehingga akan lebih mudah bagi dokter bedah untuk mengangkatnya ketika operasi.
Jika kanker sudah mencapai stadium lanjut atau menyebar ke area lain, kemoterapi bisa berfungsi untuk memperlambat pertumbuhan kanker dan meredakan nyeri akibat penyakit ini.
Sel kanker di dalam tubuh Anda bisa berkembang dan menyebar. Oleh karena itu, dokter akan melakukan operasi untuk mengangkat dan menghilangkan sel kanker.
Perawatan ini bisa melibatkan pengangkatan sebagian kecil atau seluruh bagian tulang. Ini bergantung pada ukuran, lokasi kanker, dan kondisi penyusutan kanker setelah kemoterapi.
Terapi radiasi atau radioterapi menggunakan sinar berenergi tinggi, seperti sinar-X atau proton, untuk membunuh sel kanker.
Dokter biasanya menyarankan metode pengobatan ini untuk membunuh sel kanker yang tersisa setelah operasi.
Terapi ini juga menjadi opsi apabila operasi tidak cocok bagi pasien karena dapat mengganggu fungsi tubuhnya, seperti menghilangkan fungsi usus atau kandung kemih.
Selain melakukan pengobatan medis, pasien juga perlu menjalani perubahan gaya hidup untuk kanker seperti berikut ini.
Tidak ada cara yang pasti untuk mencegah kanker tulang. Namun, pemeriksaan genetik dapat memberikan gambaran mengenai risiko Anda terhadap penyakit ini.
Apabila berisiko tinggi, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter. Dokter mungkin akan meminta Anda untuk melakukan gaya hidup sehat dan skrining kanker secara rutin.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Ewing sarcoma. (2024). National Cancer Institute. Retrieved December 2, 2024, from https://www.cancer.gov/types/bone/patient/ewing-treatment-pdq
Ewing’s sarcoma. (2019). American Academy of Orthopaedic Surgeons. Retrieved December 2, 2024, from https://orthoinfo.aaos.org/en/diseases–conditions/ewings-sarcoma/
Ewing sarcoma. (2022). Macmillan Cancer Support. Retrieved December 2, 2024, from https://www.macmillan.org.uk/cancer-information-and-support/bone-cancer/ewing-sarcoma
Ewing sarcoma. (2022). Mayo Clinic. Retrieved December 2, 2024, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/ewing-sarcoma/symptoms-causes/syc-20351071
Ewing sarcoma. (2023). Cleveland Clinic. Retrieved December 2, 2024, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/21752-ewings-sarcoma
Living as a bone cancer survivor. (2018). American Cancer Society. Retrieved December 2, 2024, from https://www.cancer.org/cancer/types/bone-cancer/after-treatment/follow-up.html
Can bone cancer be prevented? (2021). American Cancer Society. Retrieved December 2, 2024, from https://www.cancer.org/cancer/types/bone-cancer/causes-risks-prevention/prevented.html
Khan, S., Abid, Z., Haider, G., Bukhari, N., Zehra, D., Hashmi, M., Abid, M., & Ibrahim, U. (2021). Incidence of Ewing’s sarcoma in different age groups, their associated features, and its correlation with primary care interval. Cureus. https://doi.org/10.7759/cureus.13986
Versi Terbaru
11/12/2024
Ditulis oleh Satria Aji Purwoko
Ditinjau secara medis oleh dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa
Diperbarui oleh: Diah Ayu Lestari
Ditinjau secara medis oleh
dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa
General Practitioner · Universitas La Tansa Mashiro