Definisi

Apa itu gastritis kronis?

Gastritis kronis adalah peradangan pada lambung. Gastritis kronis ditandai dengan rasa sakit perut di bagian atas (area lambung) yang tumpul dan tak kunjung hilang. Pada beberapa kasus, gastritis dapat tidak menimbulkan rasa sakit.

Kondisi ini juga dapat menyebabkan Anda merasa kenyang walau hanya baru makan sedikit. Gastritis kronis dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, mengonsumsi alkohol secara berlebihan, mengonsumsi obat-obatan tertentu, stres kronis, atau masalah sistem imun lainnya.

Jenis paling umum dari gastritis kronis disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylori.

Gastritis kronis yang terjadi dalam waktu lama dapat mengikis lapisan lambung, serta dapat menyebabkan metaplasia atau displasia. Kondisi ini merupakan pre-kanker pada sel yang dapat menyebabkan kanker apabila tidak ditangani.

Gastritis kronis biasanya membaik dengan perawatan, namun memerlukan pengawasan terus-menerus.

Seberapa umum kondisi ini terjadi?

Sekitar 50% populasi dunia terinfeksi dengan H. pylori, sehingga gastritis kronis sangatlah sering ditemui. Infeksi H. pylori sangat tinggi ditemukan di Asia dan negara berkembang.

Namun, kondisi dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-Tanda dan Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala gastritis kronis?

Ada banyak tanda-tanda dan gejala gastritis kronis. Namun, kondisi ini tidak selalu menimbulkan gejala. Orang-orang yang memiliki gejala sering kali mengalami:

  • Sakit perut atas
  • Sembelit
  • Kembung
  • Mual
  • Muntah
  • Bersendawa
  • Kehilangan nafsu makan
  • Penurunan berat badan

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Diagnosis dan perawatan dini dapat menghentikan kondisi ini memburuk dan mencegah kondisi medis darurat lainnya, maka itu bicaralah pada dokter Anda segera untuk mencegah kondisi serius ini.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab gastritis kronis?

Terdapat berbagai jenis gastritis kronis yang memiliki berbagai penyebab, yaitu:

Tipe A

Tipe ini disebabkan oleh sistem imun yang menghancurkan sel lambung sehat. Kondisi ini meningkatkan risiko defisiensi vitamin, anemia, dan kanker.

Tipe B

Tipe ini adalah tipe yang paling umum, disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylori dan dapat menyebabkan ulkus (luka) lambung, ulkus usus, dan kanker.

Tipe C

Tipe ini disebabkan oleh iritan kimiawi seperti obat pereda nyeri NSAID, alkohol, atau empedu. Kondisi ini juga dapat menyebabkan erosi dan perdarahan lapisan lambung.

Jenis gastritis lain meliputi giant hypertrophic gastritis, yang dapat terkait dengan defisiensi protein. Terdapat juga eosinophilic gastritis, yang dapat terjadi bersamaan dengan kondisi alergi seperti asma atau eksim.

Faktor Pemicu

Apa yang membuat saya berisiko terkena gastritis kronis?

Ada banyak faktor yang dapat memocu gastritis kronis, yaitu:

  • Penggunaan obat-obatan tertentu dalam jangka panjang, seperti aspirin dan ibuprofen
  • Konsumsi alkohol berlebih
  • Infeksi bakteri H. pylori
  • Penyakit tertentu, seperti diabetes atau gagal ginjal
  • Sistem imun yang melemah
  • Stres intens yang tidak kunjung hilang yang juga menyerang sistem imun
  • Empedu yang naik ke lambung
  • Pola makan tinggi lemak
  • Pola makan tinggi garam
  • Merokok
  • Gaya hidup yang stres atau pengalaman traumatis juga dapat menurunkan kemampuan lambung untuk melindungi diri

Diagnosis dan Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana gastritis kronis didiagnosis?

Apabila dokter menduga Anda memiliki kondisi ini, pemeriksaan fisik dan beberapa tes akan direkomendasikan, meliputi:

  • Tes untuk bakteri yang menyebabkan ulkus lambung
  • Tes feses untuk melihat perdarahan pada lambung
  • Penghitungan darah dan tes anemia
  • Endoskopi, yaitu memasukkan kamera yang terpasang pada tabung panjang ke dalam mulut menuju saluran pencernaan

Bagaimana kondisi ini ditangani?

Pengobatan

Dokter dapat memberikan obat untuk mengurangi asam lambung. Obat-obatan yang umum untuk mengurangi asam lambung adalah:

  • Antacid, meliputi kalsium karbonat
  • Antagonis H2, seperti ranitidin
  • Inhibitor pompa proton, seperti omeprazol
  • Mengurangi atau menghentikan aspirin dan obat serupa direkomendasikan untuk mengurangi iritasi lambung

Gejala gastritis kronis kadang akan menghilang dalam beberapa jam apabila obat atau alkohol yang menyebabkan lambung kambuh. Namun biasanya gastritis kronis memerlukan waktu lebih lama untuk menghilang. Tanpa perawatan, kondisi ini bisa saja terus muncul selama bertahun-tahun.

Diet

Dokter dapat merekomendasikan perubahan pola makan untuk mengurangi iritasi lambung. Hal yang perlu dihindari meliputi:

  • Pola makan kaya garam
  • Pola makan kaya lemak
  • Alkohol, termasuk bir dan anggur
  • Pola makan yang kaya daging merah dan daging yang diawetkan

Makanan yang direkomendasi meliputi:

  • Semua buah dan sayuran
  • Makanan yang tinggi probiotik, seperti yogurt dan kefir
  • Daging tanpa lemak, seperti ayam, kalkun dan ikan
  • Protein berbahan dasar sayuran seperti kacang-kacangan dan tahu
  • Pasta, nasi, dan roti dari gandum utuh

Pencegahan

Apa saja yang dapat saya lakukan di rumah untuk mencegah atau mengobati gastritis kronis?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi gastritis kronis:

  • Awasi tingkat stres dan pola makan Anda.
  • Batasi alkohol dan konsumsi NSAIDs, seperti ibuprofen, naproxen, dan aspirin juga dapat mencegah kondisi ini.
  • Berhenti merokok.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Direview tanggal: Desember 12, 2018 | Terakhir Diedit: Desember 12, 2018

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan