home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Beragam Penyebab Pantat Terasa Gatal Berdasarkan Bentuk Ruamnya

Beragam Penyebab Pantat Terasa Gatal Berdasarkan Bentuk Ruamnya

Badan gatal-gatal tentu tidak nyaman, apalagi kalau gatalnya spesifik muncul hanya di bokong. Duduk pun tidak betah karena Anda terus ingin menggaruk pantat. Memang apa saja penyebab pantat gatal? Coba cek dulu seperti apa bentuk ruamnya…

Apa saja penyebab pantat gatal?

Penyebab pantat gatal bisa berbeda-beda, tergantung dari bentuk ruam yang muncul di area bokong Anda. Berikut ini berbagai kemungkinan penyebab pantat gatal berdasarkan bentuk ruamnya.

1. Infeksi jamur

obat penyakit kurap

Jika bentuk ruamnya berupa lingkaran merah dan dikelilingi oleh sisik-sisik putih seperti pada gambar, maka infeksi jamurlah yang menjadi penyebab pantat gatal Anda. Kondisi ini dapat terjadi karena efek pertumbuhan jamur di usus dan kulit bokong atau pelebaran infeksi kulit dari bagian tubuh lainnya.

2. Folikulitis

Folikulitis adalah peradangan folikel-folikel rambut di area bokong akibat infeksi atau timbunan keringat. Kondisi ini sering disebut dengan jerawat pantat, karena bentuknya berupa benjolan merah mirip jerawat – seperti pada gambar.

Meski bentuknya kecil-kecil dan banyak, kondisi ini justru bisa menjadi penyebab pantat Anda terasa sangat gatal. Untuk meringankan gejalanya, basuh area bokong yang gatal dengan menggunakan sabun antibakteri dan keringkan hingga benar-benar kering.

3. Herpes

apa itu herpes zoster? cacar air atau cacar ular nyeri

Tidak hanya pada alat kelamin atau mulut, herpes juga dapat terjadi di bagian bokong. Ciri-cirinya adalah timbul benjolan dan lepuhan merah yang menimbulkan rasa sakit dan sensasi terbakar – seperti pada gambar.

Joshua Zeichner, M.D, seorang pimpinan penelitian di bidang dermatologi dari Mount Sinai Hospital, mengungkap kepada Women’s Health bahwa orang yang gampang stres dan memiliki sistem imun yang rendah cenderung berisiko tinggi terkena herpes, termasuk di bagian bokong.

4. Psoriasis

Psoriasis memang lebih sering terjadi pada siku dan lutut. Akan tetapi, penyakit kulit ini juga bisa muncul di celah bokong dan menyebabkan pantat terasa gatal.

Gejala psoriasis di bokong biasanya berupa ruam merah dengan sisik putih. Segera konsultasikan ke dokter jika Anda mengalaminya.

5. Eksim

eksim kering dan eksim basah

Penyebab pantat gatal akibat eksim ditandai dengan munculnya ruam yang membuat kulit gatal, merah, dan kering, bahkan pecah-pecah dan kasar. Hal ini dapat disebabkan oleh iritasi akibat penggunaan tisu toilet yang kotor, zat kimia pada deterjen, atau bahan celana dalam yang Anda gunakan.

6. Wasir (ambeien)

cara mengatasi ambeien

Wasir adalah kondisi saat pembuluh darah bengkak dan melebar di sekitar anus. Hal ini dapat menimbulkan gatal, nyeri, dan sensasi tidak nyaman di bokong.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

6 Reasons Your Butt is So Red and Itchy Right Now. https://www.womenshealthmag.com/health/a19916734/butt-rashes/. Accessed 6/9/2018.

8 Reasons You Have an Itchy Butt. https://www.shape.com/lifestyle/mind-and-body/why-is-my-butt-itchy. Accessed 6/9/2018.

What Causes a Rash on the Butt? https://www.healthline.com/health/butt-rash. Accessed 6/9/2018.

Foto Penulis
Ditulis oleh Adelia Marista Safitri Diperbarui 17/02/2021
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x