Stop Menggaruk Kulit yang Gatal Dengan 9 Siasat Jitu Ini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Jari jemari rasanya tidak bisa diam jika kondisi gatal menyerang. Tangan biasanya refleks mau menggaruk sesegera mungkin. Padahal, jika Anda sedang mengalami gatal-gatal, menggaruk justru membuat kulit bisa terluka dan terasa perih. Pernahkah Anda merasakan ini? Nah, kalau begitu sebaiknya berhenti menggaruk kulit Anda yang gatal agar kondisinya tidak semakin parah. Ini dia, ulasan seputar gatal dan cara meredam rasa gatal yang melanda.

Apa penyebabnya bisa timbul gatal-gatal?

Gatal atau pruritus adalah sensasi tidak nyaman dan menjengkelkan sehingga membuat tangan rasanya ingin menggaruk. Timbulnya gatal dapat disebabkan oleh berbagai macam masalah di kulit, seperti:

  • Kulit kering
  • Alergi
  • Eksim, dermtitis, dan psoriasis
  • Ketombe (di kulit kepala)
  • Infeksi jamur di kulit
  • Kondisi stres
  • Kulit terbakar matahari
  • Rasa gatal saat hamil dan setelah melahirkan
  • Pada beberapa kasus, rasa gatal tidak diketahui penyebab spesifiknya

Sebenarnya bolehkah menggaruk bagian yang gatal-gatal?

Menggaruk bagian tubuh yang gatal pastinya akan memberi kepuasan saat gatal menyerang. Namun, menggaruk terus-terusan akan menimbulkan masalah baru, yakni kulit bisa iritasi.

Menggaruk hanya menjadi penghilang sensasi gatal sementara dan tidak membantu proses penyembuhan sama sekali. Justru menggaruk akan membuat goresan-goresan baru di kulit.

Oleh karena itu, sebaiknya hindari menggaruk-garuk kulit. Goresan-goresan yang muncul saat Anda menggaruk bisa membuka celah untuk bakteri masuk, infeksi pun terjadi. Masuknya bakteri baru pada kulit ini menjadi cikal bakal komplikasi gatal yang bisa semakin parah.

Apa saja yang bisa dilakukan untuk berhenti menggaruk kulit yang gatal?

Kulit yang gatal-gatal biasanya diberikan obat tertentu untuk penyembuhannya. Namun, sembari penyembuhan ada kalanya rasa gatal itu menyerang dan menguji kesabaran Anda ingin menggaruknya. Nah, daripada digaruk, lebih baik redakan dengan cara-cara ini:

1. Tepuk-tepuk daerah yang gatal

Jika Anda sudah benar-benar tidak tahan dengan rasa gatal yang menyerang, coba menepuk-nepuk bagian yang gatal tersebut. Lebih baik tepuk-tepuk atau ketuk-ketuk kulit yang dirasa gatal. Cara ini dilakukan agar tidak timbul goresan-goresan pada kulit Anda dan mencegah infeksi bakteri terjadi.

2. Kompres dingin

Tempelkan es batu yang telah dibungkus dengan kain lap atau handuk pada kulit yang terasa gatal. Lakukan ini sekitar 10 menit atau hingga rasa gatalnya berkurang. Hindari paparan dari air panas sebisa mungkin. Air yang bersuhu tinggi bisa mengiritasi kulit.

3. Pakai pelembap

Gunakan pelembap yang bebas dari zat-zat yang mengandung parfum untuk meredam rasa gatal Anda. Selain itu Anda juga bisa mengoleskan pelembap yang sudah didinginkan di dalam lemari es. Pelembap yang dimasukan ke dalam lemari es akan memberikan sensasi dingin yang menyejukan bagi orang yang sedang gatal-gatal.

4. Gunakan oatmeal

Oatmeal bukan hanya dikonsumsi saat makan. Oatmeal bisa dijadikan campuran bahan untuk air mandi Anda jika kulit terasa gatal. Ambil oat secukupnya dan blender hingga butirannya halus. Taburi butiran-butiran itu dalam bak mandi Anda. Kemudian Anda bisa berendam di dalamnya paling sedikit 15 menit.

Pada awalnya, oat dikenal ampuh melembapkan kulit kering selama berabad-abad. Dilansir dalam WebMD, baru akhir-akhir ini peneliti menemukan bahwa oat juga bermanfaat untuk kulit yang gatal. Terdapat zat kimia aventhramides yang bisa membantu melawan peradangan dan kemerahan di kulit.

5. Gunakan gel lidah buaya

Gunakan produk gel lidah buaya untuk memberikan efek mendinginkan dan adanya sensasi menthol. Gel lidah buaya bisa digunakan kapan saja setiap kali gatal menyerang supaya Anda berhenti menggaruk kulit. Bahan produk ini juga mudah di temukan di apotek maupun di swalayan.

6. Gunakan air dingin

Air dingin bisa digunakan dengan mengalirkannya ke bagian yang gatal saat mandi. Atau Anda juga bisa gunakan air dingin dengan lap basah sebagai kompres di bagian yang gatal. Daripada Anda menggaruk, air dingin akan lebih cocok untuk meredam gatalnya tanpa menggores kulit.

7. Oleskan minyak kelapa

Minyak kelapa mengandung asam laurat dan turunannya yang berfungsi untuk membunuh bakteri. Pada orang yang sedang mengalami gata-gatal lebih baik oleskan minyak kelapa pada bagian yang gatal. Oleskan minyak ini dua kali sehari.

8. Minum obat antihistamin

Histamin adalah zat kimia dalam tubuh yang bisa menimbulkan gejala alergi, termasuk gatal. Obat antihistamin adalah pengobatan yang cocok untuk kondisi gatal-gatal Anda, terutama jika gatal Anda disebabkan oleh alergi.

9. Oleskan petroleum jelly

Jika kulit Anda terasa gatal-gatal terutama akibat kulit Anda yang kering. Petroleum jelly disarankan untuk Anda. Petroleum jelly bersifat sangat lembut di kulit. Anda bisa mengoleskannya sesering mungkin. American Academy of Dermatology mengatakan bahwa petroleum jelly asli tanpa bahan campuran aman digunakan di semua area tubuh.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Manfaat Daun Mimba (Intaran), Tanaman Obat yang Serba Guna

Pohon mimba ternyata memiliki sejuta mnfaat, bukan hanya daun mimba saja lho. Yuk simak apa saya manfaat daun mimba dan bagian lainnya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Herbal A-Z 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Makanan dan Minuman Sehat yang Mengandung Bakteri Asam Laktat

Tahukah Anda kalau makanan yang mengandung bakteri asam laktat menyehatkan? Makanan apa saja itu? Mari simak jawabannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Fakta Gizi, Nutrisi 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Penyebab Kumis dan Jenggot Tidak Tumbuh pada Sebagian Pria

Tak semua pria itu sama. Ada yang brewokan dan kumisan, tapi ada juga yang tidak tumbuh jenggot dan kumis di wajahnya. Apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Benarkah Obat Kumur Bisa Mengobati Sariawan?

Banyak orang menggunakan obat kumur sebagai pengganti obat sariawan. Apa saja kandungan dalam obat kumur? Benarkah bisa mengobati sariawan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

jenis tambal gigi

4 Jenis Tambalan Gigi dan Prosedur Pemasangannya di Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
Apa Fungsi Obat Methylprednisolone

Obat Penambah Tinggi Badan, Apakah Benar Bisa Membuat Tinggi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
luka gatal mau sembuh

Kenapa Biasanya Luka Terasa Gatal Kalau Mau Sembuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
luka di vagina

Cara Aman Mengobati Luka dan Lecet di Vagina

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit