Infeksi Cacing Kremi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Pengertian cacing kremi

Cacing kremi atau Enterobius vermicularis adalah parasit kecil yang dapat hidup di usus besar dan rektum manusia.

Manusia dapat terinfeksi cacing kremi setelah memakan telur cacing. Telur tersebut kemudian akan menetas di dalam usus besar, sehingga menyebabkan gejala infeksi cacing kremi. Penyakit yang disebabkan oleh infeksi cacing jenis ini disebut dengan enterobiasis.

Saat tidur, cacing betina akan meninggalkan usus dan menuju anus untuk meletakkan telurnya di kulit sekitar anus. Saat Anda ke toilet dan tidak mencuci tangan Anda dengan bersih, telur dapat menempel di tangan dan menyebar ke orang lain. Telur dapat bertahan hidup di permukaan benda-benda dalam waktu harian hingan 2 minggu.

Infeksi cacing kremi paling sering terjadi pada anak usia sekolah karena telur yang sangat kecil itu mudah menyebar di antara anak-anak. Pengobatan untuk kondisi ini adalah obat-obatan oral yang dapat membunuh cacing dan menjaga kebersihan. Seluruh anggota keluarga yang terkena juga harus dirawat agar hasil perawatan sesuai harapan. 

Seberapa umumkah kondisi ini?

Penyakit infeksi cacing kremi merupakan penyakit yang sangat sering terjadi. Dapat terjadi pada laki-laki maupun wanita dan biasanya terjadi pada usia 5-14 tahun.

Hal ini dapat diatur dengan mengurangi faktor risiko Anda. Diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Gejala infeksi cacing kremi

Gejala infeksi Enterobius vermicularis yang paling sering yaitu rasa gatal di sekitar anus (khususnya malam hari). Gejala lainnya yaitu:

  • Iritasi kulit sekitar anus
  • Sulit tidur
  • Menggertakkan gigi saat tidur
  • Gatal di daerah vagina
  • Sakit perut dan mual

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Hubungi dokter jika Anda atau anak Anda mengalami kulit di area dubur atau vagina yang gatal dan ingin selalu menggaruknya.

Tanyakan kepada dokter apakah anak Anda sulit tidur dan mengompol karena masalah ini karena cacing kremi dapat mengiritasi saluran kencing dan menyebabkan mengompol.

Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab infeksi cacing kremi

Infeksi cacing kremi disebabkan oleh parasit yang disebut Enterobius vermicularis berukuran sepanjang staples. Enterobius vermicularis dapat menular jika Anda menyentuh anus lalu menyentuh makanan atau benda-benda di rumah.

Enterobius vermicularis tidak bisa menyebar melalui hewan. Manusia adalah satu-satunya inang bagi cacing ini.

Cara penyebaran dan penularan infeksi cacing kremi

Dikutip dari Mayo Clinic, menelan atau menghirup telur Enterobius vermicularis tanpa sengaja dapat menjadi penyebab infeksi cacing.

Telur yang sangat kecil dapat tertelan lewat makanan terkontaminasi, minuman, atau tangan Anda. Setelah tertelan, telur menetas di usus, matang, dan menjadi cacing dewasa dalam beberapa minggu. 

Enterobius vermicularis betina bergerak ke daerah anus untuk bertelur, sehingga menyebabkan Anda mengalami gatal pada anus. Saat Anda menggaruk ke daerah yang gatal, telur kecil itu akan menempel di jari-jari Anda dan berada di bawah kuku Anda. 

Telur-telur itu kemudian akan berpindah ke permukaan lain, seperti mainan, seprai, atau kursi. Telur yang sangat kecil juga dapat berpindah tempat dari jari terkontaminasi ke makanan, cairan, pakaian, atau orang lain.

Bisakah penularan terjadi di kolam renang?

Menurut situs pusat pengendalian dan pencegahan penyakit di Amerika Serikat, CDC, infeksi cacing kremi jarang menyebar di kolam renang. Infeksi ini terjadi ketika seseorang menelan telur cacing yang diambil dari permukaan terkontaminasi. 

Meskipun kadar klorin yang ditemukan di kolam tidak cukup tinggi untuk membunuh telur cacing, kemungkinan Anda terkena infeksi dari aktivitas di kolam renang tetap kecil. Ini karena perbandingan jumlah telur dengan air yang terdapat pada kolam terlampau sangat jauh.

Faktor risiko

Semua orang bisa terkena infeksi cacing jenis ini. Namun, ada banyak faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang untuk terkena infeksi cacing Enterobius vermicularis, yaitu:

  • Usia
    Cacing kremi sering terjadi pada anak-anak usia 5-14 tahun. Telur cacing mudah menyebar ke anggota keluarga, atau anak-anak lain di sekolah atau pusat penitipan anak. Namun, kondisi ini jarang terjadi pada anak-anak di bawah usia 2 tahun.
  • Tinggal di tempat yang padat
    Pemukiman yang padat cenderung memiliki sistem sanitasi yang buruk, sehingga orang mudah terinfeksi berbagai penyakit, termasuk cacingan.
  • Tinggal di daerah beriklim tropis Kasus kejadian infeksi cacing banyak ditemukan di negara-negara beriklim hangat, seperti negara-negara di Asia Tenggara.

Komplikasi infeksi cacing kremi

Biasanya, infeksi cacing kremi tidak akan menyebabkan masalah serius apa pun. Namun pada kondisi langka, kondisi ini dapat menyebabkan infeksi pada alat kelamin wanita. 

Parasit dapat melakukan perjalanan dari daerah anus ke vagina, kemudian ke rahim, saluran tuba falopi, dan di sekitar organ panggul. Ini dapat menyebabkan masalah, seperti radang vagina (vaginitis) dan radang lapisan dalam rahim (endometritis). 

Meskipun jarang, komplikasi lain dari kondisi ini juga termasuk:

  • Infeksi saluran kemih
  • Penurunan berat badan

Diagnosis dan pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Cacing sering menjalar ke anus dan meletakkan telurnya di malam hari. Itu sebabnya, pemeriksaan terbaik dilakukan beberapa jam sebelum pergi tidur atau saat anak bangun di pagi hari. Orangtua dapat menggunakan senter untuk melihat lebih jelas.

Dokter Anda dapat membantu diagnosis cacing kremi dengan menempelkan selotip pada kulit anus dan kemudian dilepaskan. Cacing dapat menempel pada selotip dan dapat dilihat dengan menggunakan kaca pembesar atau mikroskop. Pemeriksaan ini juga harus dilakukan di pagi hari sebelum mandi atau ke toilet.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk infeksi cacing kremi?

Dokter Anda akan meminta Anda dan anggota keluarga Anda meminum obat cacing untuk menghindari penularan. Krim atau pelembap dapat diberikan untuk mengurangi gatal dan rasa tidak nyaman.

Enterobius vermicularis akan mati dalam beberapa hari setelah meminum obat cacing dan gatal akan hilang setelah 1 minggu.

Obat anti-parasit untuk mengatasi infeksi Enterobius vermicularis yang umumnya diresepkan dokter adalah:

Anda mungkin akan mengalami efek samping obat cacing yang berhubungan dengan masalah perut ringan selama pengobatan. Anda perlu minum dua dosis untuk menyingkirkan cacing kremi sepenuhnya.

Pengobatan infeksi cacing kremi di rumah

Selama masa perawatan, Anda sebaiknya tidak mandi bersama anak-anak Anda dan berbagi handuk bersama. Ganti handuk, pakaian dalam, hingga selimut secara teratur dapat membantu proses pengobatan. 

Anggota keluarga harus mencuci tangannya dan membersihkan kuku secara teratur. Anda harus mandi setiap hari dan bersihkan area anus dengan baik. Jangan memasukan tangan atau benda lain ke mulut karena telur cacing dapat ditularkan melalui cara ini.

Gunakan air panas untuk mencuci piring, peralatan makan, pakaian, sprei dan handuk. Mainan anak harus dibersihkan menggunakan desinfektan.

Tidak ada penelitian ilmiah terbaru yang mendukung pengobatan rumahan dapat melawan infeksi cacing kremi. Namun, beberapa orang mungkin merasa lega dengan penggunaan bawang putih mentah, minyak kelapa, atau wortel.

Pencegahan infeksi cacing kremi

Telur cacing kremi dapat menempel pada permukaan, termasuk mainan, keran, tempat tidur, dan kursi toilet, selama dua minggu.

Jadi, selain membersihkan permukaan secara teratur, cara-cara di bawah ini dapat Anda lakukan untuk membantu mencegah penyebaran telur cacing kremi. 

  • Mencuci dubur di pagi hari. Cuci daerah dubur Anda di pagi hari karena cacing kremi bertelur di malam hari. Mandi dapat membantu menghindari kemungkinan kontaminasi di dalam air mandi. 
  • Ganti pakaian dalam dan seprai secara rutin. Langkah ini bisa menyingkirkan telur-telur cacing. 
  • Mencuci dengan air panas. Cuci seprai, pakaian dalam, waslap, dan handuk dengan air panas untuk membantu membunuh telur cacing.
  • Jangan menggaruk. Hindari menggaruk area anus. Potong kuku Anda dan anak Anda, sehingga tidak menyisakan ruang untuk telur cacing. Hindari pula menggigit kuku. 
  • Cuci tangan Anda. Untuk mengurangi risiko terkena atau menyebarkan infeksi, cuci tangan Anda setelah buang air besar, mengganti popok, dan sebelum makan.

Cara terbaik untuk mencegah infeksi cacing kremi adalah dengan menjaga kebersihan pada rumah tangga. Anda juga perlu mengingatkan anak-anak Anda untuk melakukan hal yang sama.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Muntah

Muntah adalah suatu refleks yang tidak dapat dikontrol untuk mengeluarkan isi lambung melalui mulut. Simak penyebab hingga pengobatannya di sini!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kesehatan Pencernaan 1 Maret 2021 . Waktu baca 9 menit

8 Ciri dan Tanda Bayi Diare yang Harus Orangtua Waspadai

Diare pada bayi bisa menjadi lebih parah dan mungkin berbahaya. Memangnya apa saja tanda dan ciri bayi diare? Simak jawabannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Gangguan Pencernaan pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 24 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

BAB Sering Berdarah? Hati-hati, Bisa Jadi Tanda Kanker pada Saluran Cerna

Penyebab BAB berdarah bukan cuma ambeien alias wasir saja. Darah pada feses bisa jadi pertanda adanya kanker pada salah satu organ saluran cerna Anda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Kanker, Kanker Lambung 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Awas, Ini Serangkaian Gejala Cacingan yang Bisa Dialami Orang Dewasa

Cacingan ternyata bukan hanya terjadi pada anak-anak. Orang dewasa juga bisa mengalaminya. Apa saja gejala cacingan pada orang dewasa? Simak di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Infeksi Melalui Makanan 18 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara mengatasi diare

7 Cara Aman Mengatasi Diare di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
penyebab septikemia

Waspada Septikemia, Keracunan pada Darah Akibat Bakteri

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
keracunan makanan

Keracunan Makanan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 11 menit
Infeksi Bakteri E Coli

Infeksi Bakteri E. coli

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit