backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

5

Tanya Dokter
Simpan
Konten

Ruam Kulit

Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro · General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)


Ditulis oleh Fajarina Nurin · Tanggal diperbarui 06/11/2023

Ruam Kulit

Ruam kulit kerap muncul sebagai gejala dari penyakit yang mendasarinya. Bentuk ruam dapat berupa kering, lembab, berbintik, halus, atau pecah-pecah.

Apa itu ruam kulit?

Ruam kulit adalah sebuah kondisi di mana kulit mengalami iritasi yang menimbulkan rona merah disertai rasa gatal dan nyeri akibat radang kulit (dermatitis). 

Kondisi ini menimbulkan perubahan dalam penampilan kulit yang dapat mencakup kemerahan, bengkak, benjolan, bintik, sisik, gatal, atau perubahan warna pada area kulit tertentu. 

Ruam merupakan kondisi yang dapat disebabkan oleh berbagai kondisi dan penyakit kulit. Oleh karena itu, pengobatannya pun dilakukan berdasarkan penyebabnya.

Jenis-jenis ruam merah pada kulit termasuk:

Ruam kulit bisa bersifat lokal dan terdapat hanya pada satu bagian kecil tubuh, atau dapat menutupi area yang luas. Kondisi ini juga muncul dalam berbagai bentuk, baik kering, lembap, bergelombang, maupun halus.

Seberapa umumkah ruam kulit?

Kondisi ini tergolong umum dan telah dialami jutaan orang di dunia. Ruam pada kulit dapat terjadi pada usia berapa pun. Namun, wanita lebih rentan terhadap kondisi kulit ini.

Pada kebanyakan kasus, ruam mungkin tak butuh pengobatan dan dapat hilang sendiri. Walaupun masalah ini kerap dapat diatasi di rumah, ada ruam lain yang merupakan tanda masalah kesehatan serius sehingga harus segera ditangani dokter.

Anda bisa mengatasi masalah ini dengan mengurangi faktor-faktor risikonya.

Tanda dan gejala ruam kulit

penyebab ruam kulit kemerahan

Gejala ruam kulit biasanya dapat langsung terlihat ketika dilihat dengan mata telanjang. Kondisi ini dapat terjadi di berbagai area tubuh, seperti pada tangan, siku, belakang lutut, wajah, belakang leher, dan kulit kepala. 

Gejala umum kondisi ini adalah:

  • gatal,
  • kulit memerah,
  • kulit tebal dan kasar karena menggaruk area kulit yang kering, bersisik, atau mengeras,
  • luka melepuh bernanah, serta
  • infeksi area kulit yang rusak.

Kapan harus pergi ke dokter karena ruam kulit?

Menurut American Academy of Dermatology, segera hubungi dokter jika ruam menimbulkan tanda berikut ini.

  • Muncul di seluruh tubuh, kondisi ini bisa menandakan adanya infeksi atau reaksi alergi.
  • Ruam disertai dengan demam di atas 38° C.
  • Muncul secara tiba-tiba dan menyebar dengan cepat.
  • Ruam mulai melepuh atau berubah menjadi luka terbuka.
  • Terasa menyakitkan dan mengganggu aktivitas Anda.
  • Ruam berubah jadi berkerak, mengeluarkan cairan berwarna kuning atau hijau, atau bengkak. Bisa jadi kondisi ini menandakan infeksi.
  • Mengganggu jam tidur Anda.
  • Merasakan nyeri sendi.

Gejala yang muncul pada setiap orang mungkin berbeda-beda. Bila khawatir akan gejala tertentu yang Anda alami, atau bila Anda juga merasakan gejala yang tidak dicantumkan di atas, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan solusi yang tepat.

Penyebab ruam kulit

Ada beberapa kemungkinan penyebab ruam, termasuk reaksi alergi, penyakit, dan pengobatan. Kondisi ini juga mungkin disebabkan oleh bakteri, jamur, atau infeksi parasit. Berikut merupakan beberapa penyebabnya.

  • Dermatitis kontak.
  • Keringat.
  • Obat-obatan.
  • Infeksi.
  • Kondisi autoimun.
  • Gigitan serangga.
  • Eksim (dermatitis atopik).
  • Psoriasis.
  • Dermatitis seboroik.
  • Rosacea.
  • Kurap.
  • Ruam popok.
  • Kudis.
  • Selulitis.
  • Cacar air.
  • Campak.
  • Demam scarlet.
  • Penyakit kelima (fifth disease).
  • Penyakit Kawasaki.
  • Impetigo.

Faktor risiko ruam kulit

Riwayat alergi atau asma dalam keluarga meningkatkan risiko ruam kulit. Sering melakukan aktivitas tertentu seperti berkebun atau menghabiskan waktu di luar rumah pun dapat meningkatkan peluang mengalami kondisi ini.

Diagnosis ruam kulit

Ruam kulit mudah diidentifikasi dengan mendiagnosis lapisan kulit luar. Pertama, dokter akan melihat bentuk dan seberapa luas rona kemerahan yang ada pada kulit. Sembari itu, dokter menanyakan gejala apa saja yang Anda rasakan.

Kemudian, dokter menentukan jenis ruam kulit berdasarkan kepadatan, warna, ukuran, kelunakan, dan tekstur kulit. Penyebaran kondisi ini juga menjadi indikator penting dalam melakukan diagnosis.

Untuk memastikan hasilnya, terkadang Anda juga harus menjalani prosedur lain. Prosedur dapat meliputi pengambilan sampel kulit yang nantinya akan diperiksa di laboratorium.

Tes kulit alergi dengan patch pun menjadi salah satu pilihan. Caranya yaitu dengan mengoleskan zat alergen pada kulit untuk melihat adanya kemungkinan alergi.

Pengobatan ruam kulit

obat salep krim gatal saat hamil

Kebanyakan ruam bukanlah penyakit serius dan dapat menghilang dengan sendirinya. Perawatan yang dilakukan pun hanya bertujuan untuk meringankan intensitas gejala dan mempercepat penyembuhan.

Namun, jika gejalanya mulai mengganggu, berikut pilihan pengobatan yang bisa Anda lakukan

1. Pengobatan medis

Ada beberapa pengobatan secara medis yang bisa diberikan ketika ruam tergantung penyebabnya. Beberapa pilihan obat medis yaitu sebagai berikut.

  • Losion calamine.
  • Antihistamin jika ruam disebabkan oleh alergi.
  • Krim hidrokortison.
  • Imunosupresan bila disebabkan oleh respon kekebalan tubuh.
  • Obat steroid, seperti prednison untuk meredakan peradangan.

Sebelum membeli obat-obatan tersebut, ada baiknya untuk mendiskusikan hal ini pada dokter.

2. Pengobatan alami

Selain pengobatan medis, pengobatan alami dapat Anda lakukan untuk mempercepat penyembuhan dan mengurangi keparahannya. Pengobatan alami untuk ruam yaitu sebagai berikut.

  • Mandi dengan oatmeal.
  • Kompres dengan air dingin.
  • Oleskan gel lidah buaya.
  • Oleskan minyak kelapa.
  • Rendam dengan larutan air cuka apel.
  • Bila ruam juga disertai dengan gejala lain, pastikan dahulu penyakitnya dengan melakukan pemeriksaan pada dokter.

    Begitupun jika bercak kemerahan muncul dan menyebar dengan cepat pada area kulit yang luas, pengobatan profesional akan sangat dibutuhkan.

    Anda perlu tahu

    Menggunakan baju berbahan halus serta ukurannya longgar dapat mengurangi rasa tidak nyaman serta mempercepat penyembuhan ruam.

    Perawatan rumahan ruam kulit

    Kondisi kulit yang satu ini muncul dalam berbagai bentuk. Penyebabnya pun bisa bermacam-macam.

    Namun, ada beberapa cara sederhana untuk mengatasi kondisi ini yang bisa Anda lakukan di rumah. Simak daftarnya berikut ini.

    • Gunakan sabun mandi lembut, yang tidak mengandung parfum. Pilih sabun yang dibuat untuk kulit sensitif atau kulit bayi. Jangan menggunakan sabun secara berlebihan.
    • Hindari mandi dengan air panas.
    • Biarkan kulit bernapas, jangan melapisinya dengan plester.
    • Jangan menggosok dan menggaruk ruam, kebiasaan ini dapat memperburuk kondisi dan meningkatkan risiko infeksi.
    • Jika kulit yang mengalami kelainan warna dan tekstur itu terasa kering, gunakan pelembap tanpa pewangi. 
    • Jangan gunakan kosmetik atau losion yang berpotensi memunculkan kondisi ini.
    • Cuci rambut dan kulit kepala Anda secara rutin dengan sampo antiketombe, jika Anda menemukan ketombe diiringi ruam kulit. Anda bisa membelinya secara bebas atau minta resep dokter.

    Jika muncul ruam yang mengganggu dan tidak juga hilang, Anda perlu memeriksakan kondisi ini kepada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

    Catatan

    Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.



    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Patricia Lukas Goentoro

    General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)


    Ditulis oleh Fajarina Nurin · Tanggal diperbarui 06/11/2023

    ad iconIklan

    Apakah artikel ini membantu?

    ad iconIklan
    ad iconIklan