Mencegah Bayi Lahir Prematur, Apa Saja yang Harus Dilakukan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 November 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Kelahiran prematur merupakan hal yang kerap terjadi. Namun, kondisi ini tentunya tidak diharapkan apalagi diinginkan oleh semua calon ibu. Terlebih kadang, penyebabnya tidak bisa dideteksi sejak dini. Kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja tetapi masih mungkin untuk dicegah. Berikut beberapa cara mencegah bayi lahir secara prematur yang perlu diketahui!

Cara yang bisa dilakukan untuk mencegah bayi lahir prematur

Jangan putus asa dulu jika Anda pernah memiliki riwayat kelahiran prematur. Walaupun kelahiran prematur yang sebelumnya adalah faktor risiko yang tertinggi namun bukan tidak mungkin Anda memiliki bayi yang sehat dan normal di kehamilan berikutnya.

Berikut berbagai hal yang perlu dilakukan untuk mencegah kelahiran prematur:

1. Jarak hamil harus diperhatikan

Dikutip dari University of Utah Health, salah satu cara mencegah bayi lahir prematur adalah dengan mengatur jarak kehamilan pertama dan kedua.

Akan jauh lebih baik jika Anda memiliki jarak 18 bulan setelah kelahiran prematur yang terjadi sebelumnya.

Semakin dekat jarak kehamilan kedua setelah kelahiran prematur, hal ini hanya akan meningkatkan risiko untuk Anda memiliki bayi prematur lagi. Salah satu cara menghindarinya adalah dengan menggunakan kontrasepsi terlebih dahulu.

2. Hindari kebiasaan merokok.

Merokok membuat risiko lahir prematur lebih tinggi. Oleh karenanya, berhentilah merokok untuk ibu hamil jika ingin bayi Anda kelak lahir dengan normal.

Cara pencegahan bayi lahir prematur yang satu ini sebaiknya diperhatikan dengan saksama karena jika dilakukan dapat membahayakan perkembangan janin.

3. Hati-hati dengan infeksi yang mungkin terjadi

Infeksi dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur. Apabila Anda mengalami infeksi baik virus maupun bakteri saat masa kehamilan, segera periksakan diri ke dokter sebagai cara untuk mencegah bayi lahir secara prematur.

4. Konsumsi multivitamin

Mengonsumsi multivitamin juga menjadi salah satu cara mencegah bayi lahir secara prematur. Para ahli merekomendasikan setiap wanita sebaiknya mengonsumsi asam folat bahkan apabila tidak ada rencana untuk hamil dalam waktu dekat.

Manfaat yang bisa dirasakan dalam jangka panjang adalah membantu mencegah cacat lahir serta menurunkan peluang kelahiran bayi prematur.

5. Hindari diet yo-yo

Diet yo-yo adalah diet yang tidak sehat sebab diet ini bukannya menurunkan berat badan, malah membuat timbangan berat badan naik hingga beberapa kali lipat.

Apabila diet yang Anda lakukan tidak sehat, hal ini hanya akan membuat tubuh semakin lapar.

Diketahui bahwa berat badan yang terlalu berlebihan atau kurang ternyata menambah peluang Anda untuk melahirkan bayi prematur.

Untuk itu, menjaga berat badan tetap ideal dengan diet yang sehat dan direkomendasikan dokter adalah cara efektif mencegah bayi lahir prematur.

6. Mengendalikan masalah kesehatan yang dimiliki

Penyakit kronis seperti diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan penyakit ginjal juga dapat menyebabkan bayi Anda lahir prematur.

Jika memang Anda merencanakan untuk hamil dan memiliki riwayat penyakit tersebut, sebaiknya diskusikanlah hal ini pada dokter.

Cara mencegah bayi lahir prematur yang bisa dilakukan adalah memastikan bahwa kondisi Anda terkendali dengan mengikuti perawatan yang disarankan dokter.

7. Perhatikan apabila melakukan perawatan kesuburan

Perlu diketahui apabila perawatan yang satu ini bisa menamnah peluang Anda untuk hamil bayi kembar. Sayangnya, kehamilan kembar atau lebih dari dua juga mempunyai risiko seperti kelahiran bayi prematur.

Maka, cara mencegah bayi lahir secara prematur yang bisa dilakukan adalah berkonsultasi dengan dokter. Berkonsultasilah untuk mengurangi peluang Anda mempunyai bayi kembar.

8. Tetap aktif secara fisik

Saat hamil, tidak ada salahnya Anda tetap aktif atau menambah kegiatan. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko kondisi penyakit lainnya seperti diabetes dan pre-eklampsia yang dapat menjadi penyebab bayi prematur.

Tidak perlu melakukan olahraga yang terlalu berat, Anda bisa mencoba seperti berjalan santai atau berenang. Namun, apabila tidak bisa melakukan cara mencegah bayi lahir prematur seperti ini, konsultasikan kembali dengan dokter.

9. Menjaga kesehatatan gigi dan gusi.

Apa hubungannya kesehatan gigi dan gusi dengan bayi prematur? Walaupun terdengar aneh, Anda juga bisa mencegah bayi lahir secara prematur dengan menjaga kebersihan mulut.

Para peneliti telah menemukan hubungan antara kerusakan gigi, penyakit gusi, dan kelahiran prematur.

Penelitian menunjukkan bahwa peradangan dan infeksi pada gusi bisa memengaruhi kelahiran. Maka, ada baiknya ketika mempunyai masalah gigi saat hamil, segera konsultasikan dengan dokter.

10. Hindari keracunan makanan

Sudah dijelaskan sedikit di atas apabila infeksi tidak hanya membahayakan sistem kekebalan tubuh tetapi juga bisa dikaitkan dengan kondisi kelahiran bayi prematur.

Salah satu cara mencegah bayi akan lahir secara prematur adalah dengan menghindari hal-hal yang membuat tubuh terinfeksi seperti berhati-hati dalam memilih makanan.

Makanan tertentu bisa saja mempunyai kandungan bakteri jahat untuk tubuh juga bayi. Selain itu, perhatikan kebersihan makanan dan area tubuh yang higienis.

11. Rutin bertemu dokter

Cara mencegah bayi lahir secara prematur yang satu ini sebaiknya dilakukan secara teratur. Bagaimana pun, dokter lah yang mengetahui bagaimana kondisi Anda dan juga bayi di dalam kandungan.

Jangan ragu untuk memberitahu gejala yang menambah kekhawatiran Anda. Termasuk apabila mempunyai riwayat persalinan prematur.

Apakah risiko melahirkan bayi prematur lebih besar jika sudah pernah mengalaminya?

Kelahiran bayi prematur adalah faktor risiko terbesar yang dapat menyebabkan seorang ibu memiliki bayi prematur di kehamilan yang selanjutnya.

Risiko ini akan terus meningkat ketika seorang ibu pernah mengalami lebih dari satu kelahiran prematur.

Dalam sebuah penelitian dilaporkan bahwa risiko melahirkan prematur meningkat 15% jika ibu memiliki satu bayi prematur.

Lalu, risiko kembali meningkat hingga 40% apabila sang ibu mempunyai dua bayi prematur.

Sementara itu, bila ada tiga bayi prematur yang dimiliki, risiko melahirkan bayi prematur di persalinan berikutnya meningkat sampai 70%.

Namun, semua risiko tersebut hanya terjadi pada ibu yang pernah mempunyai riwayat persalinan prematur secara spontan. Bukan akibat diinduksi atau disengaja untuk melahirkan bayi prematur.

Simpulan

Perlu diketahui apabila bayi yang lahir secara prematur tidak bisa selalu dicegah. Namun, ibu yang sedang menikmati masa kehamilan bisa membantu menurunkan peluang dengan cara pencegahan yang sudah dijelaskan di atas.

Apabila Anda sedang hamil atau mempunyai rencana untuk hamil, berkonsultasilah dengan dokter. Perempuan yang rutin mendapatkan perawatan secara teratur cenderung mempunyai kehamilan serta bayi yang lebih sehat.

Tidak hanya itu saja, apabila Anda mengalami kelahiran prematur, jangan lupa untuk merawat bayi prematur dengan teliti.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Gerakan Janin Berkurang Menjelang Persalinan?

Memasuki minggu ke-16, janin akan semakin aktif bergerak. Namun, menjelang persalinan, gerakan bayi akan berkurang. Apa sebabnya, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Trimester 3, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 1 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Pengalaman 4 Kali Gagal Program Bayi Tabung, Kini Kami Dianugerahi 4 Bayi Kembar

Program kehamilan normal tak bisa kami jalani sebagaimana pasangan lainnya. Kami terpaksa mengikuti program bayi tabung.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Menanti Momongan 1 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit

Berapa Kali Berhubungan Intim agar Anda Bisa Cepat Hamil?

Banyak pasangan yang mencoba berbagai cara agar bisa berhubungan seks setiap hari agar cepat. Tapi, apakah benar sering seks bisa hamil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Memahami Fungsi Hormon FSH dan LH pada Sistem Reproduksi

Fungsi hormon FSH dan LH berperan penting pada sistem reproduksi pria dan wanita. Ketahui apa saja fungsi kedua hormon tersebut lebih lanjut.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

demam tanda hamil

Apakah Demam Dapat Berarti Salah Satu Tanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Jessica Yulianti
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
cara membaca hasil usg

Agar Lebih Akurat, Begini Cara Membaca Hasil USG Kehamilan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 9 menit
minyak kelapa untuk bayi

Manfaat Minyak Kelapa untuk Bayi, Mulai dari Mengatasi Eksim Sampai Melebatkan Rambut

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
perkembangan jantung janin

Mengenal 4 Tahap Perkembangan Jantung Janin di Tiap Trimester

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit