home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

7 Manfaat Kulit Melinjo untuk Kesehatan

7 Manfaat Kulit Melinjo untuk Kesehatan

Para penggemar sayur asem atau emping mungkin tidak asing lagi dengan melinjo. Meski sering dikaitkan dengan tekanan darah tinggi, ada segudang manfaat yang ditawarkan oleh kulit melinjo berkat kandungan gizinya. Simak selengkapnya berikut ini.

Kandungan kulit melinjo

manfaat kulit melinjo

Melinjo adalah buah dari pohon melinjo yang sering digunakan sebagai bahan makanan seperti sayur asam. Buah bernama latin Gnetum gnemon ini berasal dari Asia Tenggara, sehingga tidak heran bila banyak orang Indonesia yang gemar mengonsumsinya.

Baik biji dan kulit melinjo memiliki kandungan gizi yang dibutuhkan tubuh. Oleh sebab itu, banyak khasiat yang bisa didapatkan dari melinjo. Di bawah ini merupakan berbagai kandungan nutrisi dalam 100 gram kulit melinjo.

  • Energi: 111 kal
  • Protein: 4,5 g
  • Lemak: 1,1 g
  • Karbohidrat: 20,7 g
  • Serat: 5 g
  • Kalsium: 117 mg
  • Fosfor: 179 mg
  • Besi: 2,6 mg
  • Karoten total: 1,267 mcg
  • Thiamin (vitamin B1): 0,07 mg
  • Vitamin C: 7 mg

Manfaat kulit melinjo

manfaat pull up dan cara melakukannya

Kandungan gizi dalam kulit melinjo tersebut yang membuatnya berkhasiat bagi kesehatan. Berikut ini beberapa manfaat kulit melinjo yang sayang Anda lewatkan.

1. Memelihara kesehatan otak

Salah satu khasiat kulit melinjo yang tak disangka-sangka adalah membantu menjaga kesehatan otak. Berkat kandungan mangan di dalamnya, kulit melinjo dapat membantu mencegah dan mengatasi radikal bebas yang menyerang tubuh.

Hal ini dikarenakan mangan mengandung superoksida dismutase yang menghilangkan radikal bebas, termasuk pada sistem saraf. Bila radikal bebas berhasil masuk ke tubuh, fungsi otak dan saraf pun akan terganggu.

Itu sebabnya, mangan dalam kulit melinjo sangat mungkin mengikat neurotransmitter. Kemudian, senyawa mineral ini menghasilkan sinyal antar-sel saraf menjadi lebih efisien. Alhasil, fungsi otak dan saraf pun berjalan dengan baik.

2. Mengurangi risiko stroke

Selain baik untuk kesehatan otak, manfaat kulit melinjo lainnya yaitu mengurangi risiko penyakit stroke. Pasalnya, kulit melinjo punya kalium yang cukup untuk melindungi kesehatan otak.

Dilansir dari Harvard Health, penelitian yang dimuat dalam jurnal Stroke mencoba membuktikan hal tersebut. Para peneliti mencoba menganalisis sekitar 90.000 wanita pasca-menopause berusia antara 50 – 70 tahun selama rata-rata 11 tahun.

Hasilnya, konsumsi lebih banyak kalium memperlihatkan penurunan risiko stroke iskemik sebanyak 27 persen. Sementara itu, wanita yang mengonsumsi lebih sedikit kalium lebih berisiko.

Hal ini dikarenakan peserta yang mengonsumsi banyak kalium memiliki tekanan darah normal. Ada kemungkinan kalium berfungsi sebagai vasodilator dan melemaskan pembuluh darah di tubuh, sehingga lebih melancarkan aliran darah.

3. Manfaat kulit melinjo untuk tulang

Tahukah Anda bahwa kulit melinjo adalah salah satu sumber kalsium yang baik bagi kesehatan tulang? Mineral kalsium dibutuhkan tubuh untuk membangun dan memelihara kekuatan tulang dan gigi.

Mineral yang satu ini tidak dihasilkan oleh tubuh, sehingga Anda harus mengonsumsi makanan yang kaya akan kalsium. Agar tubuh lebih efektif menyerap kalsium, Anda juga perlu mendapat asupan vitamin D.

Kekurangan kalsium dapat melemahkan kekuatan tulang. Hal ini dikarenakan tubuh yang tidak mendapatkan asupan kalsium akan mengambil mineral ini dari tulang. Akibatnya, Anda berisiko mengalami osteoporosis.

Oleh sebab itu, konsumsi olahan kulit melinjo menawarkan manfaat yang baik bagi tulang agar tidak mudah rapuh.

4. Merawat fungsi ginjal

Kandungan mineral lain pada kulit melinjo yaitu fosfor ternyata juga berkhasiat bagi fungsi ginjal. Fosfor termasuk jenis mineral yang membantu menjaga keseimbangan cairan dan tubuh.

Mineral yang juga dapat ditemukan pada daging ayam ini pun membantu mengatur kadar garam dan lemak. Hal tersebut yang membuat fosfor cukup bermanfaat karena membantu organ ginjal mengeluarkan racun-racun dari tubuh.

Meski begitu, terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung fosfor justru bisa menjadi bumerang bagi ginjal. Pasalnya, kadar fosfor dan kalsium yang tinggi memicu penumpukan kalsium pada pembuluh darah, paru-paru, dan jantung.

Bila dibiarkan, kondisi ini dapat meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, hingga kematian, terutama pada pasien penyakit ginjal. Oleh karena itu, selalu perhatikan berapa banyak mineral yang dibutuhkan tubuh agar Anda tidak melewati batas.

5. Membantu melindungi otot

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, melinjo merupakan sumber protein yang dibutuhkan oleh tubuh. Protein dalam kulit melinjo ini menawarkan khasiat berupa melindungi kesehatan otot. Bagaimana bisa?

Protein merupakan zat gizi yang penting dalam koordinasi dan kontraksi otot. Bentuk protein berupa mikrofilamen dapat dijumpai pada jaringan otot yang memberikan struktur pada otot.

Tidak hanya itu, pertumbuhan otot juga tergantung pada jumlah protein dalam tubuh. Menjaga asupan protein juga membantu mencegah kehilangan massa otot ketika Anda menjalani program menurunkan berat badan.

6. Membantu regenerasi sel dan jaringan

Selain melindungi kesehatan otot, protein dalam kulit melinjo juga membantu meregenerasi sel dan jaringan tubuh. Itu sebabnya, khasiat kulit melinjo ini dapat menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Normalnya, tubuh yang sehat adalah hasil dari pemulihan dan pembaruan sel serta jaringan dalam tubuh. Tubuh memerlukan asupan asam amino untuk membentuk protein yang membantu menghasilkan jaringan dan sel baru, seperti rambut dan kulit.

Sel yang ditemukan pada kulit, sistem pencernaan, dan darah akan bertahan selama beberapa minggu sebelum mati. Selama proses tersebut, sel baru akan mulai memproduksi dan mengisi tempat sel yang mati.

Kehadiran protein membantu proses pemulihan jaringan dan sel baru, sehingga kesehatan tubuh pun terjaga dengan baik.

7. Menjaga kesehatan kulit dan rambut

Bagi Anda yang ingin menjaga kesehatan kulit dan rambut, manfaat melinjo ini tidak dapat dilewatkan. Kandungan seng (zinc) dalam kulit melinjo membantu meningkatkan sel darah putih.

Kadar sel darah putih yang meningkat dapat mencegah peradangan dan mempercepat penyembuhan luka. Hal ini ternyata bisa diterapkan pada kulit berjerawat. Itu karena melinjo dan kulitnya baik untuk mengatasi jerawat.

Sementara itu, protein dalam kulit melinjo membantu menjaga kesehatan rambut dan mencegah kerusakan. Hal tersebut dibuktikan melalui penelitian dari Dermatology Practical & Conceptual.

Penelitian tersebut memperlihatkan bahwa mendapatkan asupan protein yang cukup baik untuk rambut. Hal ini dikarenakan sebagian besar folikel rambut terbuat dari protein. Kekurangan protein justru dapat membuat masalah seperti rambut rontok.

Ragam Jenis Vitamin untuk Kulit Sehat, Cerah, dan Awet Muda

Tips mengolah kulit melinjo

Selain dijadikan emping, biji dan kulit melinjo juga bisa diolah menjadi berbagai makanan guna mendapatkan khasiat di dalamnya, seperti:

  • bahan tambahan dalam masakan laut, seperti udang dan ikan dalam santan,
  • bahan untuk sayur asem, serta
  • daun melinjo dimasak dengan santan.

Pada dasarnya, ada banyak manfaat dari kulit melinjo yang bisa Anda dapatkan. Hanya saja, Anda tetap perlu berhati-hati karena mengonsumsi atau menggunakan kulit melinjo secara berlebihan tentu dapat menimbulkan efek samping.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Guo, E. L., & Katta, R. (2017). Diet and hair loss: effects of nutrient deficiency and supplement use. Dermatology practical & conceptual, 7(1), 1–10. https://doi.org/10.5826/dpc.0701a01. Retrieved 4 March 2021. 

Green, E. M., & Lee, R. T. (2013). Proteins and small molecules for cellular regenerative medicine. Physiological reviews, 93(1), 311–325. https://doi.org/10.1152/physrev.00005.2012. Retrieved 4 March 2021. 

Calcium, Nutrition, and Bone Health. (n.d). Orthoinfo. Retrieved 4 March 2021, from https://orthoinfo.aaos.org/en/staying-healthy/calcium-nutrition-and-bone-health/ 

Potassium-rich foods linked to lower stroke risk. (2014). Harvard Health. Retrieved 4 March 2021, from https://www.health.harvard.edu/heart-health/potassium-rich-foods-linked-to-lower-stroke-risk- 

Horning, K. J., Caito, S. W., Tipps, K. G., Bowman, A. B., & Aschner, M. (2015). Manganese Is Essential for Neuronal Health. Annual review of nutrition, 35, 71–108. https://doi.org/10.1146/annurev-nutr-071714-034419. Retrieved 4 March 2021. 

Melinjo-Gnetum gnemon. (n.d). Health Benefit Times. Retrieved 4 March 2021, from https://www.healthbenefitstimes.com/melinjo/  

Phosphorus and Your Diet. (2019). National Kidney Foundation. Retrieved 4 March 2021, form https://www.kidney.org/atoz/content/phosphorus 

Kulit melinjo (spanish joint fir, peel, fresh ). (n.d). Data Komposisi Pangan Indonesia. Retrieved 4 March 2021, from https://www.panganku.org/id-ID/view

Helms, E. R., Zinn, C., Rowlands, D. S., & Brown, S. R. (2014). A systematic review of dietary protein during caloric restriction in resistance trained lean athletes: a case for higher intakes. International journal of sport nutrition and exercise metabolism, 24(2), 127–138. https://doi.org/10.1123/ijsnem.2013-0054. Retrieved 4 March 2021.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Nimas Mita Etika M Diperbarui 06/04/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x