Berapa Kadar Asam Urat yang Tergolong Normal?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24 November 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Penyakit asam urat atau gout adalah peradangan yang menyebabkan persendian tiba-tiba terasa sakit, bengkak, dan kemerahan. Penyebab penyakit asam urat adalah kadar asam urat (uric acid) yang melonjak terlalu tinggi dalam tubuh. Lantas, berapa kisaran kadar asam urat yang disebut normal dan berapa yang termasuk kategori tinggi? 

Apa itu asam urat?

Asam urat (uric acid) adalah zat kimia yang dibuat saat tubuh memecah purin. Purin itu sendiri adalah senyawa kimia yang diproduksi secara alami oleh tubuh dan bisa Anda dapatkan dari sejumlah makanan.

Asam urat biasanya larut dalam darah dan akan disalurkan ke ginjal. Ginjal kemudian akan mengeluarkan kelebihannya secara rutin melalui urin dan feses agar kadar asam urat dalam darah tetap normal.

Namun, terkadang kadar asam urat bisa terlalu tinggi dalam tubuh. Hal ini bisa disebabkan oleh gangguan fungsi ginjal sehingga ginjal tidak bisa membuangnya dengan baik, tubuh Anda yang memproduksi terlalu banyak asam urat, atau keduanya.

Meski demikian, tingginya asam urat tidak selalu memicu gejala. Namun pada sebagian besar kasus, kondisi ini bisa menyebabkan masalah kesehatan. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengecek apakah kadar asam urat Anda termasuk dalam batas normal atau tidak, dan bagaimana menjaga angka tersebut agar tetap dalam nilai wajar.

Batas kadar asam urat normal di dalam tubuh

Kadar asam urat yang wajar pada setiap orang bisa berbeda. Hal ini bisa dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, pola makan, dan kondisi kesehatan fisik masing-masing.

Selain itu, metode cek asam urat yang digunakan masing-masing laboratorium atau rumah sakit pun bisa memengaruhi hasil kadar asam urat Anda. Oleh karena itu, setiap laboratorium atau rumah sakit mungkin saja memiliki angka kisaran normal yang sedikit berbeda. Jadi, selalu konsultasikan dengan dokter mengenai cek asam urat yang tepat dan bagaimana hasil tes tersebut.

Namun, berikut adalah angka kisaran kadar asam urat normal dalam darah, baik pada wanita dewasa, pria dewasa, maupun anak-anak. 

  • Wanita dewasa: 2,4–6,0 miligram per desiliter (mg/dL)
  • Pria dewasa: 3,1–7,0 mg/dL
  • Anak-anak: 2,0–5,5 mg/dL

Selain dari tes darah, mengecek kadar asam urat juga bisa lewat tes urine bila diperlukan. Namun, perlu dipahami bahwa hasil yang ditunjukkan dari tes urine mungkin berbeda.

Kadar asam urat yang normal dalam urine adalah 250-750 miligram atau 1,48-4,43 milimoles (mmol) per total sampel urine selama 24 jam.

Bagaimana jika kadar asam urat lebih tinggi dari normal?

gejala radang sendi

Kadar asam urat bisa menunjukkan hasil yang tidak normal atau melebih kadar normal. Bila melebihi angka 6,0 mg/dL pada wanita dan 7,0 mg/dL pada pria, Anda memiliki asam urat yang tinggi, yang juga disebut dengan hiperurisemia.

Kadar asam urat yang meningkat jauh lebih tinggi bisa disebabkan oleh mengonsumsi makanan tinggi purin, minum alkohol berlebihan, mengonsumsi obat diuretik, atau karena berbagai kondisi kesehatan, seperti:

  • Diabetes.
  • Kelebihan berat badan atau obesitas.
  • Leukemia.
  • Polisitemia vera. 
  • Hipoparatiroidisme. 
  • Hipotiroidisme.
  • Sedang menjalani perawatan kanker atau memiliki kanker yang menyebar.
  • Gangguan ginjal, seperti gagal ginjal. 

Kadar asam urat tinggi dapat menumpuk dan mengkristal di sendi sehingga menimbulkan berbagai gejala penyakit asam urat atau gout. Penumpukan asam urat ini juga dapat terjadi di ginjal, sehingga mengendap dan membentuk batu ginjal.

Selain itu, kadar asam urat juga bisa terlalu rendah dari batas normal. Kadar asam urat yang rendah bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti:

  • Infeksi HIV.
  • Penyakit hati.
  • Makanan rendah purin.
  • Konsumsi obat-obatan, seperti fenofibrate, dan losartan.
  • Sindrom Fanconi.

Cara menjaga kadar asam urat tetap normal

Menurut pedoman American College of Rheumatology (ACR), kadar serum asam urat harus diturunkan hingga mencapai minimal kurang dari 6,0 mg/dL untuk menghindari kekambuhan gejala penyakit asam urat dalam jangka panjang. Berikut cara menurunkan atau menjaga nilai asam urat tetap dalam batas normal:

1. Menerapkan pola makan rendah purin

Tubuh manusia memproduksi purin dalam jumlah sedikit. Purin tersebutlah yang kemudian dipecah menjadi asam urat. Bila purin bertambah dari asupan yang Anda konsumsi, makan kadar asam urat pun akan tinggi.

Oleh karena itu, sebaiknya Anda membatasi asupan purin tambahan dari makanan untuk menjaga kadar asam urat Anda tetap dalam batas normal. Makanan pemicu asam urat dengan kandungan purin tinggi yang perlu Anda batasi, seperti:

  • Daging merah.
  • Jeroan.
  • Makanan laut, seperti teri, kerang-kerangan, udang kepiting, sarden, tuna.
  • Minuman beralkohol.

Selain itu, Anda pun perlu membatasi konsumsi makanan dan minuman mengandung gula fruktosa yang tinggi untuk dapat membantu menjaga kadar asam urat tetap dalam batas normal.

Sebagai gantinya, beralihlah ke makanan dengan kadar purin rendah, seperti produk susu rendah lemak atau bebas lemak, buah mengandung vitamin C dan rendah fruktosa, ceri, dan makanan untuk asam urat lainnya. Selain itu, Anda pun perlu perbanyak minum air putih agar terhindar dari dehidrasi yang bisa menjadi salah satu penyebab naiknya kadar asam urat.

2. Menjaga berat badan tetap sehat

olahraga untuk kanker tulang

Obesitas merupakan salah satu faktor yang meningkatkan kadar asam urat, terutama risiko asam urat pada usia muda. Oleh karena itu, menjaga berat badan tetap sehat dan ideal dapat mengurangi risiko terjadinya peningkatan kadar asam urat pada diri Anda.

Anda dapat menjaga berat badan tetap sehat dan ideal dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, membatasi jumlah kalori pada asupan harian Anda, serta rutin olahraga.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Obat Asam Urat yang Efektif Meredakan Nyeri dan Mencegah Kambuh

Asam urat perlu dikontrol agar tidak kambuh. Berikut obat asam urat, baik di apotik atau resep dokter, dan cara mengobati asam urat lain untuk Anda coba.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Arthritis (Radang Sendi), Kesehatan Muskuloskeletal 9 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

5 Khasiat Mengejutkan Buah Mengkudu yang Wajib Anda Tahu

Meski berbau busuk tajam dan rasanya kurang menggugah selera, ada banyak manfaat buah mengkudu untuk kesehatan. Tertarik untuk mencobanya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Fakta Gizi, Nutrisi 7 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

7 Langkah Efektif Mencegah Terjadinya Asam Urat

Tindakan pencegahan asam urat sangat diperlukan, terutama bila Anda berisiko mengalami penyakit ini. Lalu, tindakan apa saja yang perlu dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Arthritis (Radang Sendi), Kesehatan Muskuloskeletal 6 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

9 Obat Asam Urat Alami (Herbal) yang Dapat Dicoba di Rumah

Selain obat resep dari dokter, ada beberapa pilihan obat asam urat alami yang bisa Anda konsumsi. Apakah saja daftarnya? Simak selengkapnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Arthritis (Radang Sendi), Kesehatan Muskuloskeletal 6 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pengobatan asam urat di rumah

9 Cara Ampuh Mengobati Asam Urat di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit
dampak buruk minum bubble tea

Masalah Kesehatan yang Mungkin Muncul Akibat Doyan Minum Bubble Tea

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
asam urat

Herbal untuk Mengatasi Penyakit Asam Urat atau Artritis Gout

Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 17 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
mendeteksi penyakit dari kaki

Bisakah Mendeteksi Penyakit dari Kondisi Kaki?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 4 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit