home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Informasi Kandungan Nutrisi dan Beragam Manfaat Bawang Hitam

Informasi Kandungan Nutrisi dan Beragam Manfaat Bawang Hitam

Black garlic alias bawang hitam termasuk makanan hasil fermentasi dari bawang putih dalam suhu dan kelembapan tertentu. Proses fermentasi ini turut mengubah kandungan nutrisi bawang putih, sehingga bawang hitam memiliki manfaat yang berbeda dan lebih beragam. Lalu, apa saja deretan manfaat dan khasiat bawang hitam atau black garlic untuk kesehatan?

Apa itu bawang hitam?

Black garlic diproses dari bawang putih mentah segar (Allium sativum) yang biasa Anda miliki di rumah. Bawang ini kemudian melalui proses fermentasi, dan penyimpanan pada suhu 140 hingga 170 derajat fahrenheit (setara dengan 60-77 derajat celcius) selama 30-90 hari.

Selama proses fermentasi tersebut, bawang putih berubah warna menjadi hitam, dengan tekstur yang lebih lembut dan kenyal, serta rasa yang lebih manis. Bahkan, banyak orang menganggap rasanya sama dengan asam jawa atau permen karamel yang agak asam.

Sebab itulah, banyak orang yang sering mengonsumsi bawang ini secara mentah. Namun, ada pula yang menggunakannya sebagai bumbu masakan, seperti pasta, pizza, atau bahkan es krim.

Kandungan gizi dalam bawang hitam

bawang putih untuk obat batuk berdahak

Bagaimanapun cara mengonsumsinya, bawang putih hitam memiliki ragam kandungan gizi yang membawa manfaat kesehatan bagi penikmatnya. Berikut adalah kandungan nutrisi dalam 100 gram bawang hitam berdasarkan data Food Data Central dari US Department of Agriculture:

  • Energi: 143 kkal
  • Protein: 3,57 gram
  • Lemak: 7,14 gram
  • Karbohidrat: 14,29 gram
  • Serat: 3,6 gram
  • Kalsium: 71 mg
  • Zat besi: 1,29 mg
  • Natrium: 571 mg
  • Vitamin C: 4,3 mg

Dibandingkan dengan bawang putih, kandungan kalori pada black garlic memang lebih tinggi. Hal ini sejalan dengan kandungan gulanya yang juga lebih tinggi, yaitu sebesar 8 gram dalam 35 gram bawang hitam, yang membuat jenis bawang ini terasa lebih manis.

Selain itu, bawang hitam juga memiliki kandungan vitamin yang lebih rendah. Dilansir dari black-garlic.org, proses produksi bawang hitam menghancurkan beberapa jenis vitamin yang sebelumnya tersimpan di dalam bawang putih.

Meski demikian, kadar beberapa kandungan mineral justru mengalami peningkatan selama proses pembuatannya. Ini termasuk seng (zinc), kalium, magnesium, zat besi, mangan, fosfor, selenium, tembaga, natrium, kalsium, dan sulfur.

Tak hanya itu, bawang hitam juga mengandung senyawa bioaktif yang bersifat antioksidan lebih tinggi. Fungsi utama antioksidan ini adalah melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat paparan radikal bebas, sebagai penyebab berbagai penyakit. Para peneliti mengatakan, kandungan antioksidan dalam bawang hitam bisa mencapai dua kali lipat dibandingkan dengan bawang putih pada umumnya.

Adapun beberapa kandungan antioksidan yang ada di dalam bawang hitam diantaranya polifenol, flavonoid, alkaloid, dan S-Allylcysteine (SAC). Kandungan SAC dalam bawang hitam membantu tubuh mendapatkan manfaat allicin, yaitu senyawa antioksidan yang ada dalam bawang putih.

Kebutuhan Kalori

Ragam manfaat bawang hitam untuk kesehatan

Berdasarkan kandungan nutrisi dan karakteristik tersebut, berikut adalah ragam manfaat atau khasiat yang bisa Anda peroleh jika makan bawang putih hitam:

1. Mencegah penyakit kanker

Mengacu pada penelitian dalam jurnal Studies on Garlic, senyawa bioaktif dalam black garlic diketahui berpotensi mencegah dan membantu pengobatan kanker. Bawang ini dinilai memiliki manfaat bagi pasien kanker lambung, usus besar, paru-paru, hingga leukemia.

Senyawa bioaktif dalam black garlic bekerja melalui beberapa cara. Diantaranya dengan memicu kematian sel kanker, menghambat pertumbuhan dan penyebaran tumor, menghentikan siklus pertumbuhan sel, dan merangsang produksi protein khusus untuk membunuh sel kanker.

2. Menjaga kesehatan jantung

Efek antioksidan dan antiinflamasi dari senyawa bioaktif dalam bawang hitam juga memberi khasiat untuk menjaga kesehatan jantung. Senyawa ini terbukti melindungi sel-sel pada sistem kardiovaskular serta mampu mampu menghambat produksi enzim dan protein yang memicu peradangan.

Sama halnya dengan bawang putih, bawang hitam juga dapat menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida tinggi dalam darah. Adapun hal ini dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.

3. Menjaga kesehatan otak

Manfaat lain yang tak terduga dari black garlic adalah menjaga kesehatan otak. Antioksidan di dalam black garlic dapat membantu mengurangi peradangan, yang merupakan efek zat aditif makanan (terutama monosodium glutamat) serta zat lainnya yang bersifat merusak.

Adapun efek tersebut dinilai berpotensi meningkatkan fungsi kognitif, termasuk daya ingat, serta melindungi otak dari berbagai penyakit yang terkait, seperti demensia, penyakit Alzheimer, dan penyakit Parkinson.

4. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

tubuh sehat

Senyawa antioksidan dalam bawang hitam juga mampu membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Sifat antioksidan ini bekerja dengan melawan radikal bebas dan mencegah stres oksidatif yang menyebabkan kerusakan sel.

Kemampuannya dalam mengurangi peradangan juga bisa menjadikan tubuh Anda lebih sehat. Adapun tubuh yang lebih sehat dapat melawan infeksi, serta bakteri yang bisa menimbulkan penyakit.

5. Mengontrol kadar gula darah

Sama seperti khasiat bawang putih, senyawa antioksidan dalam bawang hasil fermentasi ini juga dapat membantu mengatur kadar gula darah. Pada jangka pendek, gula darah yang terkontrol bisa membantu mengurangi risiko diabetes.

Semantara pada jangka panjang, khasiat ini bisa mencegah gangguan fungsi ginjal, infeksi kulit, dan penyakit jantung. Tak hanya itu, kandungan antioksidan yang tinggi juga dapat membantu mencegah komplikasi pada penderita diabetes.

6. Melindungi organ hati

Hati berperan penting dalam menetralisir racun dan merombak sel darah merah. Namun, fungsi hati dapat terganggu oleh infeksi, paparan obat-obatan, zat kimia, alkohol, dan suplemen yang berlebihan.

Untuk melindungi hati dari gangguan tersebut, Anda dapat mengonsumsi black garlic. Pasalnya, efek antioksidan dari jenis bawang ini dapat membantu mencegah kematian dan penumpukan lemak pada sel-sel hati serta melindungi sel-sel hati dari peradangan.

Risiko makan bawang putih hitam terlalu banyak

bawang putih obat sakit gigi

Black garlic memang memiliki segudang manfaat yang terbukti bagi kesehatan. Anda dapat menyertakan black garlic dalam menu harian untuk memperoleh manfaatnya. Namun, pastikan untuk tidak mengonsumsi bawah putih hitam ini secara berlebihan.

Kendati tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya, konsumsi black garlic secara berlebihan mungkin dapat memicu gangguan pencernaan dan kenaikan asam lambung, sama seperti halnya bawang putih.

Bagi Anda yang mengonsumsi obat antikoagulan sebaiknya hindari mengonsumsi bawang hitam dalam jumlah tinggi, karena dapat menyebabkan risiko perdarahan. Selain itu, bila Anda memiliki alergi terhadap bawang putih, Anda pun akan memiliki reaksi yang sama jika mengonsumsi black garlic.

Adapun beberapa reaksi alergi terhadap bawang putih dan bawang hitam diantaranya sindrom iritasi usus besar (IBS), sariawan, radang tenggorokan, kesulitan bernapas, dan mual. Pada kasus yang jarang, Anda pun mungkin akan mengalami anafilaksis.

5 Trik Agar Tak Menangis Saat Memotong Bawang

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Black garlic: packed with health benefits – Antioxidants – Nutranews. Nutranews.org. (2021). Retrieved 19 February 2021, from https://www.nutranews.org/en–antioxidants–black-garlic-packed-health-benefits–1381.

BLACK GARLIC – FoodData Central. U.S. DEPARTMENT OF AGRICULTURE. (2021). Retrieved 19 February 2021, from https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/987711/nutrients.

What is Black Garlic? | Black-Garlic.org. Black Garlic. (2021). Retrieved 19 February 2021, from https://www.black-garlic.org/what-is-black-garlic/.

How is Black Garlic Different from Regular Garlic? | Black-Garlic.org. Black Garlic. (2021). Retrieved 19 February 2021, from https://www.black-garlic.org/how-is-black-garlic-different/.

Can Black Garlic Make You Sick? | Black-Garlic.org. Black Garlic. (2021). Retrieved 19 February 2021, from https://www.black-garlic.org/can-black-garlic-make-you-sick/.

Data Komposisi Pangan Indonesia – Beranda. Panganku.org. (2021). Retrieved 19 February 2021, from http://panganku.org/id-ID/view.

Tran, G., Pham, T. and Trinh, N. (2019). Black Garlic and Its Therapeutic Benefits. Studies on Garlic, pp.1-9. https://doi.org/10.5772/intechopen.85042

Aminuddin, M., Partadiredja, G. & Sari, D.C.R. (2015). The effects of black garlic (Allium sativum L.) ethanol extract on the estimated total number of Purkinje cells and motor coordination of male adolescent Wistar rats treated with monosodium glutamate. Anatomical Science International. 90: 75–81. https://doi.org/10.1007/s12565-014-0233-2

Kimura, S., Tung, Y. C., Pan, M. H., Su, N. W., Lai, Y. J., & Cheng, K. C. (2017). Black garlic: A critical review of its production, bioactivity, and application. Journal of food and drug analysis25(1), 62–70. https://doi.org/10.1016/j.jfda.2016.11.003

Shin, J. H., Lee, C. W., Oh, S. J., Yun, J., Kang, M. R., Han, S. B., Park, H., Jung, J. C., Chung, Y. H., & Kang, J. S. (2014). Hepatoprotective effect of aged black garlic extract in rodents. Toxicological research30(1), 49–54. https://doi.org/10.5487/TR.2014.30.1.049

Qiao, X., Sun-Waterhouse, D., Zhang, B., Zheng, Z., & Qiu, Z. (2020). Formation, nutritional value, and enhancement of characteristic components in black garlic: A review for maximizing the goodness to humans. Comprehensive Reviews in Food Science and Food Safety. 19(2): 801-834. https://doi.org/10.1111/1541-4337.12529

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Ihda Fadila Diperbarui 24/03/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x