home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Asam Jawa, Bumbu Dapur dengan Segudang Manfaat

Asam Jawa, Bumbu Dapur dengan Segudang Manfaat

Sebagai salah satu rempah pilihan yang sering digunakan dalam bumbu masakan, asam jawa ternyata menawarkan segudang manfaat untuk kesehatan Anda. Penasaran apa saja manfaat asam jawa? Simak ulasannya di bawah ini.

Kandungan gizi asam jawa

manfaat asam jawa kesehatan

Asam jawa atau tamarin adalah tumbuhan khas daerah tropis yang sangat mudah ditemukan di sekitar kita. Sebagai bumbu dapur, ternyata asam jawa mengandung banyak nutrisi.

Menurut Data Komposisi Gizi Pangan, dalam 100 gram asam jawa terdapat zat-zat berikut:

Air: 31.4 g

Energi: 267 Kal

Protein: 2.8 g

Lemak: 0.6 g

Karbohidrat: 62.5 g

Serat pangan: 1.2 g

Kalsium: 74 mg

Fosfor: 113 mg

Zat besi: 0.6 mg

Natrium: 9 mg

Kalium: 139.5 mg

Tembaga: 0.09 mg

Zink: 0.1 mg

Beta-Karoten: 9 mcg

Karoten Total: 30 mcg

Thiamin (Vitamin B1): 0.34 mg

Riboflavin (Vitamin B2): 0.04 mg

Vitamin C (Vit. C) : 2 mg

Manfaat asam jawa bagi kesehatan

Buah yang mempunyai kombinasi rasa asam dan manis ini sering digunakan sebagai alternatif pengobatan di berbagai belahan dunia.

Berikut ini adalah sejumlah manfaat asam jawa bagi kesehatan.

1. Membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan

sistem pencernaan yang sehat

Asam jawa yang juga dikenal dengan sebutan tamarin dipercaya dapat menjadi obat pencahar alami karena kandungan serat yang ada di dalamnya.

Asam jawa mengandung 6 gram serat tidak larut sehingga membuat feses Anda jadi lebih mudah untuk melewati usus.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Shri Ram Institute of Technology-Pharmacy tentang manfaat asam jawa bagi kesehatan manusia, memperlihatkan adanya efek pencahar pada tumbuhan tersebut.

Selain itu, ditemukan pula bahwa anak-anak di Afrika menggunakan asam jawa sebagai bagian dari sarapan untuk mengatasi sembelit. Biasanya, mereka mencampur buah masam yang belum matang dengan jus jeruk nipis atau madu.

Oleh karena itu, minum minuman yang mengandung asam jawa diyakini bisa membantu mengatasi gangguan pencernaan, seperti diare dan sembelit.

2. Menjaga kesehatan jantung

mencegah penyakit jantung keturunan

Manfaat asam jawa selanjutnya adalah membantu menurunkan kolesterol sehingga kesehatan jantung dapat terjaga.Hal ini karena dalam asam jawa terdapat flavonoid.

Efektivitas asam jawa dalam menurunkan kolesterol dibuktikan melalui sebuah penelitian yang dilakukan di University of Malaya yang melibatkan binatang percobaan.

Uji coba tersebut menunjukkan adanya penurunan kadar kolesterol jahat (LDL), kolesterol total, dan trigliserida. Ekstrak asam jawa yang diberikan kepada hewan tersebut menyerap dan membantu membersihkan LDL dari jaringan saraf.

Berdasarkan penelitian tersebut, disimpulkan bahwa antioksidan yang ada pada buah ini dinilai dapat membantu menurunkan bahaya oksidatif pada kolesterol jahat yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

3. Membantu mengontrol gula darah

Gejala pradiabetes

Manfaat asam jawa berikutnya adalah untuk mengendalikan kadar gula darah bagi penderita diabetes.

Dalam uji coba yang dilakukan pada hewan, ekstrak asam jawa yang sudah dicairkan dapat berperan sebagai antidiabetes yang cukup kuat.

Masih dari penelitian yang sama, pemberian ekstrak asam jawa mampu menurunkan risiko hiperglikemia karena kandungan magnesium yang relatif tinggi.

Magnesium yang terkandung di dalam asam jawa memiliki peran yang penting atas 600 fungsi organ tubuh manusia, termasuk sebagai antidiabetes.

4. Membantu menurunkan berat badan

berat badan naik karena obat

Selain dapat mengurangi risiko penyakit diabetes, ternyata mengonsumsi asam jawa juga bisa membantu menurunkan berat badan.

Dilansir dari Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine, asam jawa termasuk dalam kategori buah-buahan tropis yang dapat menurunkan risiko obesitas.

Obesitas merupakan kondisi ketika kadar lemak tubuh seseorang meningkat secara berlebihan, terutama di dalam jaringan lemak.

Uji coba yang dilakukan pada tikus gemuk menunjukkan bahwa pemberian ekstrak asam jawa terbukti menurunkan berat badan.

Hal tersebut terjadi karena zat asam hidroksi tikit atau HCA membantu menghambat penyimpanan lemak di dalam tubuh. Akan tetapi, masih diperlukan penelitian lebih lanjut tentang hal ini.

5. Membantu melindungi organ hati

cara menjaga kesehatan hati

Di Bangladesh, asam jawa dimakan dalam bentuk buah untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang terkandung di dalamnya. Obat ini dikenal dapat melindungi organ hati mereka.

Pada sebuah studi eksperimen terhadap hamster, terlihat bahwa ekstrak hidroalkohol dari asam tamarin membantu meningkatkan sistem anti peradangan untuk organ hati.

Alkohol dan zat perusak organ liver lainnya dapat meningkatkan risiko penyakit hati dan menjadi salah satu penyebab apoptosis yaitu proses matinya sel-sel yang tidak diperlukan tubuh.

Oleh karena itu, asam jawa dipercaya oleh kebanyakan orang dapat membantu mengurangi kerusakan liver. Walaupun demikian, belum ada penelitian yang membuktikan efek tersebut terhadap organ hati manusia.

Manfaat asam jawa atau tamarin untuk kesehatan sebenarnya sudah sering digunakan oleh masyarakat Indonesia. Mereka percaya bahwa minum jamu atau makan makanan yang mengandung asam jawa dapat meningkatkan kesehatan mereka.

Akan tetapi, perlu diingat bahwa masih dibutuhkan penelitian yang lebih lanjut untuk memastikan kebenaran tersebut. Jika Anda ragu, cobalah berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya.

6. Menjaga kesehatan gigi

kesehatan gigi dan mulut

Manfaat asam jawa untuk tubuh selanjutnya adalah sebagai antibakteri yang efektif untuk menjaga kebersihan gigi.

Sebuah penelitian dilakukan oleh para ahli kimia dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember. Tujuannya untuk menguji efek antibakteri pada air hasil rendaman daun asam jawa.

Dari penelitian tersebut disimpulkan bahwa berkumur dengan menggunakan air tersebut efektif untuk mencegah gigi berlubang dan mengatasi plak pada gigi.

Hal ini karena daun asam jawa mengandung etanol dan klorin. Dua zat ini dapat membunuh berbagai jenis bakteri, termasuk Streptococcus dan Lactobacillus yang dapat menyebabkan lubang pada gigi.

7. Mencegah infeksi jamur

infeksi jamur vagina

Asam jawa seringkali diolah menjadi jamu. Secara turun temurun, asam jawa dipercaya memiliki khasiat untuk menjaga kesehatan area kewanitaan.

Ternyata manfaat ini diperoleh karena kandungan antijamur yang terdapat pada tumbuhan tersebut, yaitu etanol dan klorin. Selain membunuh bakteri, dua zat ini juga dapat digunakan untuk mengatasi infeksi jamur.

Untuk itu, para wanita dianjurkan untuk rutin meminum jamu asam jawa untuk mencegah infeksi jamur di area kewanitaan. Infeksi jamur dapat menyebabkan keputihan dan bau badan tak sedap.

8. Meredakan mual

pusing dan mual

Manfaat asam jawa berikutnya adalah meredakan mual. Mual biasanya dialami oleh seseorang saat mengalami mabuk kendaraan atau saat hamil muda.

Menghisap permen asam jawa diyakini mampu meredakan rasa mual tersebut. Ternyata efek anti mual diperoleh dari kandungan kalium yang tinggi pada tumbuhan yang satu ini.

Berdasarkan sejumlah penelitian, kalium dapat membantu meredakan mual dan muntah.

Meskipun demikian, jika perut Anda sensitif terhadap asam sebaiknya tidak mengonsumsi permen asam jawa karena akan membuat perut Anda terasa perih.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Beranda. (n.d.). Data Komposisi Pangan Indonesia – Beranda – Tamarindus Indica. https://panganku.org/id-ID/beranda 

Faradiba, A. (2016). Daya Antibakteri Infusa Daun Asam Jawa (Tamarindus indica Linn) terhadap Streptococcus mutans (Antibacterial Activity of Asam Jawa Leaf Infuse (Tamarindus indica Linn) against Streptococcus mutans. e-Jurnal Pustaka Kesehatan, 4(1). Accessed on March 04, 2021

Kuru, P. (2014, September). Tamarindus indica and its health related effects. ScienceDirect.com | Science, health and medical journals, full text articles and books. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2221169115300885 Accessed on March 04, 2021

Bhadoriya, Santosh Singh et al. “Tamarindus indica: Extent of explored potential.” Pharmacognosy reviews vol. 5,9 (2011): 73-81. doi:10.4103/0973-7847.79102 accessed Aug 20 2019

Lim, Chor Yin et al. “In Vivo Biochemical And Gene Expression Analyses Of The Antioxidant Activities And Hypocholesterolaemic Properties Of Tamarindus Indica Fruit Pulp Extract”. Plos ONE, vol 8, no. 7, 2013, p. e70058. Public Library Of Science (Plos), doi:10.1371/journal.pone.0070058. Accessed on March 04, 2021

Kuru Bektasoglu, Pinar. (2014). Tamarindus indica and its health related effects. Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine. 4. 10.12980/APJTB.4.2014APJTB Accessed on March 04, 2021

What is tamarind? A tropical fruit with health benefits https://www.healthline.com/nutrition/tamarind Accessed on March 04, 2021

7 Amazing benefits of Tamarind https://www.organicfacts.net/health-benefits/herbs-and-spices/tamarind.html Accessed on March 04, 2021

Bhadoriya, S. S. (2011, January). Tamarindus indica: Extent of explored potential. PubMed Central (PMC). https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3210002/ Accessed on March 04, 2021

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Indah Fitrah Yani Diperbarui 04/03/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x