backup og meta

10 Manfaat Kurma Ajwa, Kurma Spesial Berasal dari Madinah

10 Manfaat Kurma Ajwa, Kurma Spesial Berasal dari Madinah

Kurma Ajwa atau disebut juga dengan kurma nabi umumnya dijual dengan harga yang mahal dibandingkan jenis kurma lainnya.

Hal ini karena jenis kurma ini dipercaya mengandung berbagai manfaat untuk kesehatan. Ketahui apa itu kurma Ajwa dan manfaatnya berikut ini.

Kandungan gizi kurma Ajwa

Kurma Ajwa (Phoenix dactylifera) adalah kurma yang awalnya tumbuh di perkebunan Ajwa, di Madinah, Arab Saudi. Namun, sekarang varietas kurma ini banyak tumbuh di negara-negara Timur Tengah, Pakistan, dan India.

Kurma ini berbentuk bulat dengan tekstur kulit yang halus. Rasanya agak manis mirip kismis dan tekstur daging buahnya cukup lembut. 

Jenis kurma ini mengandung berbagai zat gizi yang bermanfaat untuk kesehatan. Tak heran jika harganya cukup mahal di pasaran. Berikut ini kandungan gizi di dalam 100 gram kurma Ajwa.

  • Kalori: 275 kkal.
  • Karbohidrat: 65 gram (g).
  • Protein: 2,5 g.
  • Lemak: 1 g.
  • Gula: 52,5 g.
  • Serat: 7,5 g.
  • Kalium: 750 milligram (mg).
  • Kalsium: 25 mg.
  • Natrium:0,012 g.

Selain itu, jenis kurma ini mengandung berbagai senyawa antioksidan seperti polifenol dan antosianin yang bermanfaat untuk kesehatan. 

Manfaat kurma Ajwa untuk kesehatan

Berikut ini berbagai manfaat yang bisa Anda dapatkan dari mengonsumsi kurma ajwa untuk kesehatan. 

1. Mengatasi sembelit

bowel training atau latihan BAB untuk atasi sembelit

Konsumsi buah kurma Ajwa secara rutin dapat membantu mengatasi konstipasi.

Sembelit merupakan gangguan pencernaan yang ditandai dengan kesulitan buang air besar. Salah satu penyebabnya adalah karena kurangnya konsumsi serat.

Nah, kurma Ajwa termasuk buah kaya akan serat yang dapat membantu melancarkan pencernaan dan mengatasi konstipasi. 

Hal ini karena kandungan serat di dalam buah kurma dapat membantu menambah volume dan melunakkan feses sehingga feses lebih mudah dikeluarkan melalui anus.

2. Mencegah anemia

Anemia adalah penyakit yang ditandai dengan kurangnya hemoglobin atau sel darah merah dalam tubuh.

Hemoglobin adalah protein kaya zat besi dalam sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh. 

Jika tubuh kekurangan hemoglobin, suplai oksigen ke seluruh jaringan dan organ tubuh menjadi terhambat dan membuat organ serta sel tubuh tidak dapat berfungsi optimal.

Untungnya, buah kurma Ajwa mengandung zat besi tinggi yang dapat membantu meningkatkan produksi hemoglobin. Dengan begitu, konsumsi kurma ini bisa mencegah penyakit anemia.

3. Membuat tubuh lebih berenergi

Mengonsumsi kurma Ajwa juga dapat membuat tubuh lebih berenergi. Pasalnya, jenis kurma ini mengandung karbohidrat yang dapat menambah energi tubuh selama beraktivitas.

Saat dikonsumsi, karbohidrat pada buah kurma ini akan dipecah menjadi glukosa yang bisa langsung digunakan sebagai bahan bakar energi.

Selanjutnya, sisa glukosa akan diproses menjadi glikogen. Glikogen akan disimpan di dalam sel otot dan hati untuk kemudian digunakan sebagai sumber energi saat beraktivitas.

Tidak mengherankan jika jenis kurma ini banyak dikonsumsi saat bulan Ramadhan untuk membuat tubuh lebih berenergi selama berpuasa. 

4. Menurunkan risiko diabetes

Meski memiliki rasa yang cukup manis, kurma ini ternyata memiliki indeks glikemik yang cukup rendah sehingga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes. 

Makanan dengan indeks glikemik rendah adalah jenis makanan yang tidak akan langsung menyebabkan gula darah melonjak drastis. 

Selain itu, kurma Ajwa mengandung polifenol yang dapat menurunkan risiko terkena penyakit diabetes tipe 2.

Meski begitu, Anda tetap harus membatasi konsumsinya. Pasalnya, buah ini mengandung gula yang tinggi dan justru bisa meningkatkan kadar gula darah jika dikonsumsi berlebihan.

Perbedaan kurma Ajwa dan kurma lain

Perbedaan antara kurma Ajwa dengan jenis kurma lainnya bisa dilihat dari tampilannya. Biasanya, kurma Ajwa memiliki warna yang lebih gelap dan pekat dibandingkan dengan jenis kurma lainnya. 

5.  Menurunkan kolesterol

Kadar kolesterol tinggi dalam darah dapat menyebabkan pembuluh darah arteri menyempit. Akibatnya, aliran darah ke jantung menjadi terhambat dan bisa meningkatkan risiko penyakit jantung.

Studi dalam Journal of Food Biochemistry menunjukkan bahwa kurma Ajwa bisa membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dan trigliserida dalam darah.

Hal ini karena jenis kurma mengandung berbagai senyawa antioksidan seperti polifenol dan flavonoid yang dapat menurunkan kadar kolesterol. 

Meski begitu, penelitian ini baru diuji coba pada hewan, sehingga masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikkan efektivitasnya pada manusia. 

6. Memelihara kesehatan tulang

Mengonsumsi kurma Ajwa secara rutin juga dapat membantu memelihara kesehatan tulang dan gigi. 

Pasalnya, buah kurma ini mengandung kalsium, yakni mineral penting yang berperan dalam menjaga kepadatan mineral tulang dan mencegah osteoporosis. 

Tidak hanya kalsium, kandungan kalium di dalam buah kurma ini juga dapat bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang

Mengutip situs Oregon State University, kalium dapat mengoptimalkan penyerapan kalsium dan mencegah kalsium terbuang melalui urine. 

7. Berpotensi mencegah muntaber

Muntaber atau disebut juga dengan gastroenteritis merupakan penyakit pencernaan yang terjadi karena infeksi virus atau bakteri. 

Kurma Ajwa memiliki sifat antibakteri yang dapat membantu membunuh bakteri penyebab gastroenteritis. Potensi manfaat kurma ini disebutkan oleh studi dalam International Journal of Pharmaceutical Science and Research.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kurma Ajwa dapat membunuh bakteri penyebab muntaber seperti Escherichia coli, Vibrio cholerae, Salmonella typhi, dan Clostridium difficile.

Namun, penelitian ini baru dilakukan dalam tahap uji laboratorium dan belum diuji coba pada manusia, sehingga masih dibutuhkan penelitian lanjut untuk membuktikkan efektivitasnya. 

8. Baik untuk ibu hamil

hamil 4 bulan

Mengonsumsi buah kurma Ajwa juga baik selama masa kehamilan. Hal ini karena buah ini mengandung asam folat

Asam folat merupakan zat gizi penting yang dibutuhkan selama masa kehamilan untuk menjaga kesehatan janin dan mencegah risiko bayi lahir cacat. 

Tak hanya itu, studi dalam jurnal BioMed Research International menunjukkan bahwa konsumsi kurma Ajwa selama 8 minggu dapat berkontribusi mencegah perkembangan pre-eklamsia pada ibu hamil.

Pre-eklampsia adalah komplikasi kehamilan yang ditandai dengan meningkatnya tekanan darah serta adanya protein di dalam urine. Kondisi ini bisa berisiko menyebabkan kejang dan berakibat fatal. 

9. Menangkal radikal bebas

Khasiat kurma Ajwa selanjutnya untuk kesehatan adalah membantu menangkal radikal bebas

Paparan radikal bebas yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan sel tubuh serta mengganggu kinerja sistem imun tubuh.

Kurma Ajwa mengandung berbagai senyawa antioksidan seperti polifenol, flavonoid, dan antosianin yang dapat menangkal radikal bebas. 

Sifat antioksidan yang dimiliki oleh jenis kurma ini juga dapat membantu melindungi sel tubuh dan jaringan dari stres oksidatif dan peradangan yang bisa memicu berbagai penyakit, 

10. Beprotensi mengurangi risiko kanker

Tidak hanya dapat menangkal radikal bebas, jenis kurma ini juga diketahui dapat berpotensi untuk mengurangi risiko kanker.

Studi dalam jurnal Scientific Reports menunjukkan bahwa ekstrak kurma ini mengandung flavonoid yang dapat membunuh sel kanker dan menghambat perkembangan kanker payudara. 

Hal ini membuat buah kurma ini dapat berpotensi untuk digunakan dalam terapi pengobatan kanker. 

Meski begitu, penelitian ini baru melalui tahap uji laboratorium, sehingga masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikkan manfaat buah kurma ini dalam pengobatan kanker. 

Meski bermanfaat untuk kesehatan, konsumsilah kurma secukupnya, paling tidak 1- 2 butir saja per hari. 

Pasalnya, makan kurma terlalu banyak dapat meningkatkan kadar gula darah dan menyebabkan gangguan pencernaan, seperti perut kembung atau kram perut. 

Kesimpulan


  • Kurma Ajwa mengandung berbagai nutrisi yang baik untuk kesehatan, seperti serat, karbohidrat, kalsium, kalium, serta zat besi.
  • Mengonsumsi kurma ini dapat bermanfaat untuk menambah energi, mengatasi sembelit, menurunkan kolesterol, hingga menjaga kesehatan tulang.
  • Senyawa antioksidan yang terdapat di dalam kurma ini juga bermanfaat untuk menangkal radikal bebas serta mengurangi risiko kanker.

[embed-health-tool-bmi]

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

Khalid, S., Khalid, N., Khan, R. S., Ahmed, H., & Ahmad, A. (2017). A review on chemistry and pharmacology of Ajwa date fruit and pit. Trends in Food Science and Technology, 63, 60-69.

Ajwa Dates – Jomara – 907 g. (n.d.). Retrieved 10 July 2024, from https://world.openfoodfacts.org/product/6290361203590/ajwa-dates-jomara 

Alqarni, M. M., Osman, M. A., Al‐Tamimi, D. S., Gassem, M. A., Al‐Khalifa, A. S., Al‐Juhaimi, F., & Mohamed Ahmed, I. A. (2019). Antioxidant and antihyperlipidemic effects of Ajwa date (Phoenix dactylifera L.) extracts in rats fed a cholesterol‐rich diet. Journal of Food Biochemistry, 43(8), e12933.

Bone Health In Brief. (n.d). Oregon State . University. Retrieved from https://lpi.oregonstate.edu/mic/health-disease/bone-health-in-brief#potassium 

Abdullah, N., Ishak, N. M., & Shahida, W. W. (2019). In-vitro antibacterial activities of Ajwa date fruit (Phoenix dactylifera L.) extract against selected gram-negative bacteria causing gastroenteritis. International Journal of Pharmaceutical Science and Research, 10(6), 2951-2955.

Royani, I., As’ ad, S., Mappaware, N. A., Hatta, M., & Rabia. (2019). Effect of Ajwa Dates Consumption to Inhibit the Progression of Preeclampsia Threats on Mean Arterial Pressure and Roll‐Over Test. BioMed Research International, 2019(1), 2917895.

Khan, M. A., Siddiqui, S., Ahmad, I., Singh, R., Mishra, D. P., Srivastava, A. N., & Ahmad, R. (2021). Phytochemicals from Ajwa dates pulp extract induce apoptosis in human triple-negative breast cancer by inhibiting AKT/mTOR pathway and modulating Bcl-2 family proteins. Scientific Reports, 11(1), 10322.

Versi Terbaru

16/07/2024

Ditulis oleh Zulfa Azza Adhini

Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan, M.Kes.

Diperbarui oleh: Fidhia Kemala


Artikel Terkait

Beragam Manfaat Kurma dan Madu untuk Kesehatan Tubuh

Kurma Cocok untuk Diet, Ini Alasan dan Aturan Makannya


Ditinjau secara medis oleh

dr. Andreas Wilson Setiawan, M.Kes.

Magister Kesehatan · None


Ditulis oleh Zulfa Azza Adhini · Tanggal diperbarui 16/07/2024

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan