10 Cara Mengatasi Sembelit, Mulai Dari Perawatan Rumahan Hingga Obat-obatan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Salah satu tanda dari sembelit adalah feses yang keras, jarang buang air besar (BAB), hingga tidak melakukannya sama sekali. Gangguan pencernaan ini tentu mengganggu keseharian, bukan? Nah, ada bisa mengatasi sembelit dan melancarkan BAB yang keras dengan beragam cara mudah berikut ini. 

Cara melancarkan BAB untuk mengatasi sembelit

sembelit setelah diare
Sumber: Yahoo News

Sembelit adalah masalah pencernaan yang menyebabkan Anda susah buang air besar. Kondisi ini terjadi akibat gerakan usus yang melambat atau fungsi usus bermasalah. 

Selain susah BAB, feses Anda mungkin akan menjadi keras dan perut terasa kaku karena feses terlalu lama menumpuk di usus. Banyak hal yang bisa menjadi penyebab sembelit dan salah satunya adalah kurangnya konsumsi makanan berserat atau kurang minum. 

Meski terdengar sepele, konstipasi tentu dapat mengganggu keseharian. Bila tidak segera ditangani, gangguan pencernaan ini dapat menyebabkan komplikasi serius. Berikut ini ada berbagai cara melancarkan BAB untuk mengatasi sembelit. 

1. Perbanyak konsumsi makanan berserat

Salah satu penyebab sembelit adalah kurangnya asupan serat dalam tubuh. Itu sebabnya, solusi melancarkan pencernaan bisa dilakukan dengan memperbanyak konsumsi makanan berserat. 

Serat pada makanan dapat membantu menyerap air ekstra, sehingga feses menjadi lebih lunak. Manfaat serat ini yang bisa diandalkan sebagai cara melancarkan BAB sekaligus mengatasi sembelit. 

Selain itu, serat juga memudahkan kontraksi usus untuk memindahkan feses ke rektum. Namun, tidak semua jenis serat baik untuk sistem pencernaan

Usahakan untuk memilih jenis serat yang larut karena dapat menyerap air dan membentuk gel dalam usus untuk melunakkan feses. Anda bisa menjumpai serat yang larut air pada makanan seperti: 

  • gandum, 
  • kacang-kacangan, 
  • apel, 
  • jeruk, 
  • jelai (barley), 
  • alpukat, dan 
  • brokoli

Konsumsi serat yang tidak larut justru dapat memperparah sembelit. Makanan seperti kembang kol, kacang buncis, dan kentang hanya efektif sebagai cara mencegah sembelit, bukan menyembuhkannya.  

2. Perhatikan pola makan

Kurangnya asupan vitamin B12 ternyata juga bisa menyebabkan sembelit. Jadi, cara ampuh melancarkan BAB yang keras secara alami adalah memerhatikan asupan vitamin B12 pada menu makanan. 

Anda bisa menambahkan makanan seperti kiwi, jeruk, oatmeal, lidah buaya, hingga nasi sebagai menu sarapan, makan siang, dan malam, hingga camilan. 

Selain kurangnya vitamin B12, sembelit juga bisa menjadi pertanda dari irritable bowel syndrome (IBS) alias sindrom iritasi usus besar. 

Daftar Makanan yang Mudah Dicerna dan Susah Dicerna

Cara mengatasi sembelit akibat IBS ini cukup mudah, yakni mengikuti diet rendah FODMAP (Fermentable Oligo, Disakarida, Monosakarida, dan Poliol). Nama diet yang berasal dari singkatan karbohidrat yang perlu dihindari ini merupakan jenis karbohidrat yang menjadi penyebab konstipasi. 

Selain itu, ada beberapa jenis makanan yang dapat melancarkan buang air besar, seperti: 

  • buah beri, 
  • popcorn yang tak mengandung garam tinggi, 
  • kacang-kacangan, seperti almond, dan 
  • yogurt atau kefir

3. Penuhi kebutuhan cairan harian

Sembelit seringkali terjadi karena utbuh kekurangan cairan, sehingga dehidrasi. Nah, cara alami melancarkan BAB yang bisa dilakukan di rumah adala memperbanyak minum air putih. 

Cairan diperlukan oleh usus besar untuk mengolah sisa makanan menjadi feses. Bila tubuh kekurangan air, usus besar akan menyerap air dari sisa makanan yang dimakan. Akibatnya, feses menjadi kering dan keras hingga sulit untuk dikeluarkan. 

Cara mengatasi sembelit yang satu ini dapat dilakukan dengna minum air putih sebanyak 8 gelas per hari. Anda juga bisa mendapatkan asupan cairan  dari jus buah atau makanan berkuah. 

Anda juga bisa minum soda tawar tanpa gula sebagai cara mengatasi BAB keras. Air soda berpotensi menghidrasi tubuh sekaligus meredakan gejala sembelit. 

4. Rutin berolahraga

Selain menyehatkan tubuh, rutin berolahraga ternyata bisa membantu melancarkan buang air besar. Olahraga dapat membantu tubuh menyerap makanan lebih baik dan membuat usus tetap aktif bergerak. 


Semakin aktif usus bergerak, pergerakan makanan di dalam usus besar juga akan cepat. Jika makanan lebih cepat melewati usus besar, akan lebih sedikit air yang diserap tubuh dari feses.

Singkatnya, tekstur feses akan lebih pada dan lunak sehingga lebih mudah dikeluarkan. Hal ini dibuktikan lewat penelitian dari jurnal Diabetes, Metabolic Syndrome, and Obesity: Targets and Therapy

Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa aktif berolahraga dapat mengurangi masalah konstipasi pada wanita yang mengalami obesitas. Meski begitu, pilihlah jenis olahraga yang tidak begitu berat, seperti berjalan kaki selama 20 sampai 30 menit beberapa kali dalam seminggu. 

5. Kelola stres dengan baik

Banyak yang tidak sadar bahwa stres dapat menjadi penyebab sembelit. Pasalnya, tubuh yang dilanda stres dapat memicu pergerakan usus yang melambat dan menyebabkan sembelit.

Itu sebabnya, cara terbaik melancarkan BAB sekaligus mengatasi konstipasi ini adalah mencoba berbagai hal yang bisa mengurangi stres, meliputi:

  • membaca buku,
  • menonton film,
  • makan makanan sehat, dan 
  • melakukan hobi lainnya. 

6. Hindari kebiasaan menahan BAB

Kebiasaan menahan BAB juga dapat menyebabkan sembelit. Pasalnya, feses yang harusnya dikeluarkan malah tertahan di usus. Semakin lama tertahan, usus akan menyerap cairan pada feses lebih banyak dan membuatnya menjadi lebih kering. 

Nah, cara jitu melancarkan BAB untuk mengatasi sembelit tentu perlu menghilagkan kebiasaan tersebut. Bila sudah meuncul desakan untuk buang air besar, segera pergi ke toilet. 

Menerapkan cara ini tidak hanya membuat sistem pencernaan menjadi lancar, tetapi juga mencegah terjadinya sembelit. 

7. Minum obat pencahar

mengatasi sembelit cara mengobati konstipasi

Bila cara alami melancarkan BAB tidak mampu mengatasi sembelit, Anda bisa mengonsumsi obat pencahar yang dijual bebas di apotek. Minum obat pencahar adalah cara paling cepat untuk mengatasi konstipasi. 

Meski begitu, setiap jenis obat memiliki fungsi yang berbeda-beda, antara lain: 

  • suplemen serat untuk melunakkan feses,
  • pencahar lubrikan untuk melumasi feses,
  • pencahar osmotik untuk menjaga kadar air dalam usus, 
  • obat pencahar stimulan untuk memicu otot usus agar feses keluar, dan
  • obat pelunak tinja yang biasa digunakan setelah operasi atau melahirkan.

8. Konsumsi vitamin

Selain makanan dan obat pencahar, jenis vitamin tertenu bisa digunakan sebagai cara mengatasi sembelit. Berikut ini beberapa vitamin yang dapat membantu melancarkan proses pencernaan. 

Vitamin C

Vitamin C adalah salah satu vitamin yang dapat membantu mengobati konstipasi. Ketika tubuh sudah cukup mendapat asupan vitamin C, sisa dari vitamin yang tidak terserap akan memberikan efek osmotik pada saluran pencernaan. 

Artinya, vitamin C membawa air ke dalam usus, sehingga dapat membantu melembutkan feses. Oleh karena itu, suplemen atau asupan vitamin C tambahan dari makanan dapat membantu meredakan sembelit. 

Vitamin B9 (asam folat)

Vitamin B9 atau asam folat bekerja dengan cara menstimulasi pembentukan asam pada saluran pencernaan, sehingga dapat membantu melancarkan BAB. Bila tingkat asam pada saluran cerna rendah dalam jangka waktu tertentu, Anda perlu menambah asupan asam folat agar gejala sembelit berkurang. 

9. Makan makanan prebiotik dan probiotik

makanan sumber prebiotik adalah

Cara mengatasi sembelit akibat BAB yang keras juga bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang mengandung probiotik dan prebiotik. 

Makanan probiotik adalah makanan yang ditambahkan bakteri yang mirip dengan bakteri baik di usus. Sementara itu, prebiotik adalah zat baik untuk bakteri dalam usus. 

Umumnya, bakteri probiotik dapat mempercepat waktu yang dibutuhkan makanan untuk berjalan sejak mulai masuk ke mulut, saluran pencernaan, hingga keluar menjadi feses. 

Waktu proses pencernaan makanan pun menjadi lebih pendek berkat probiotik, yakni 12,4 jam lebih cepat. Proses cepat ini membuat feses tetap lunak dan mudah dikeluarkan. 

Di lain sisi, prebiotik mengandung jenis serat galacto-oligsaccharides yang dapat meningkatkan frekuensi buang air besar. Zat ini juga membuat feses menjadi lebih lembut. 

10. Menjalani operasi

Operasi adalah jalan terakhir ketika perawatan rumahan maupun obat-obatan dari dokter tidak dapat meringankan sembelit yang dialami. Bahkan, ada syarat khusus untuk menjalani operasi sebagai cara mengatasi sembelit, yakni menderita masalah struktural pada usus besar, seperti: 

  • penyumbatan pada usus besar, 
  • penyempitan pada bagian usus, 
  • robekan pada anus (fisura ani), dan 
  • rektum ‘jatuh’ ke dalam vagina (prolaps rektal). 

Anda juga mungkin memerlukan operasi ketika kanker ditemukan pada usus besar, rektum, atau anus. 

Agar beragam cara melancarkan BAB untuk mengatasi sembelit lancar, silakan konsultasikan dengan dokter demi mendapatkan penanganan yang tepat.

Berapa Banyak Kalori yang Anda Butuhkan?

Selain rajin berolahraga, mengetahui berapa banyak asupan kalori yang harus dikonsumsi juga penting untuk menjaga kesehatan. Cari tahu kalori harian yang Anda butuhkan di sini.

Cari Tahu!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ambeien (Wasir)

Ambeien (wasir) adalah membengkaknya pembuluh vena di anus yang menyebabkan rasa tidak nyaman dan BAB berdarah. Bagaimana mengobati ambeien?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pencernaan, Ambeien 30 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit

6 Cara Cepat dan Alami Redakan Panas Dalam

Gejala panas dalam seperti sakit tenggorokan, sariawan, bibir kering, dan sembelit harus cepat diatasi. Ini dia pilihan obat panas dalam alami yang manjur.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan THT, Gangguan Tenggorokan 12 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Menimbang Manfaat dan Risiko Enema Kopi Sebelum Melakukannya

Enema kopi adalah teknik cuci usus yang dipercaya dapat mengeluarkan racun tubuh. Namun, perlu diperhatikan juga ada risiko dari enema kopi tersebut.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Pencernaan, Penyakit Hati (Liver) 11 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Pilihan Susu Formula agar Bayi Tidak Sembelit

Susu formula ternyata bisa membuat bayi sembelit. Lantas, seperti apa susu formula untuk bayi yang tidak bikin sembelit? Lihat beberapa pilihannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 10 November 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyakit pada sistem pencernaan

11 Penyakit yang Paling Sering Terjadi pada Sistem Pencernaan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
makanan pelancar BAB sembelit

Rekomendasi Ragam Makanan yang Ampuh Sebagai Pelancar BAB

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Satria Perdana
Dipublikasikan tanggal: 3 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
bab setelah makan

Langsung BAB Setelah Makan, Apakah Normal?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 1 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
penyebab BAB buang air besar berdarah

Buang Air Besar (BAB) Berdarah

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 1 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit