1. Definisi

Apa itu luka goresan benda tajam?

Umumnya luka yang sering dialami kebanyakan orang terjadi di permukaan kulit dan hanya sebagian kecil saja yang sampai menembus kulit. Luka ini biasanya disebabkan oleh benda tajam.

Luka yang terbuka mungkin perlu dijahit. Luka yang besarnya lebih dari 1 cm biasanya perlu dijahit. Jika lukanya ada di wajah dan ukurannya lebih besar dari 0,5 cm,  biasanya juga perlu dijahit. Semakin cepat luka ditutup, semakin rendah risiko terkena infeksi. Jika Anda merasa bahwa luka Anda perlu dijahit, usahakan untuk temui dokter maksimal 4 jam setelah cedera. Semua luka terbuka yang mungkin perlu jahitan harus segera diperiksa oleh dokter.

Apa saja tanda dan gejalanya?

Gejala-gejala luka goresan meliputi:

  • Luka berdarah
  • Kemerahan atau bengkak di sekitar luka
  • Rasa sakit atau iritasi pada permukaan kulit

2. Cara menanganinya

Apa yang harus saya lakukan?

  • Beri tekanan langsung pada luka selama 10 menit untuk menghentikan perdarahan.
  • Cuci luka dengan sabun dan air selama 5 menit.
  • Potong setiap kulit yang lepas/terkelupas menggunakan gunting kecil.
  • Oleskan salep antibiotik dan tutup dengan perban atau kasa. Cuci luka, oleskan salep, dan ganti perban atau kasa setiap hari.
  • Minum acetaminophen atau ibuprofen untuk menghilangkan rasa sakit.
  • Perban berupa cairan obat yang dapat mengering dan menutup luka dan goresan adalah bentuk pengobatan terbaik dibandingkan plester biasa. Obat tersebut hanya perlu diberikan sekali karena memberikan kesembuhan lebih cepat dan menurunkan risiko infeksi. Setelah luka dicuci dan dikeringkan, obat diberikan dengan cara disemprot atau dioleskan. Obat aka mengering dalam waktu kurang dari satu menit dan biasanya tahan selama seminggu. Obat ini juga tidak akan luntur walaupun Anda mandi. Coba cari di apotek dekat tempat Anda tinggal.

Kesalahan umum dalam mengobati luka goresan:

  • Jangan gunakan alkohol atau Merthiolate pada luka yang terbuka. Obat tersebut dapat menyebabkan rasa menyengat dan merusak jaringan sehat. Hidrogen peroksida juga tidak boleh digunakan karena dapat memecah gumpalan darah sehat dan juga kurang efektif sebagai pembunuh kuman.
  • Jangan mencium luka yang terbuka karena luka akan terkontaminasi banyak kuman dari mulut orang sehat.
  • Biarkan keropeng luka jatuh dengan sendirinya; mengelupasnya dapat menyebabkan bekas luka.

Kapan saya harus ke dokter?

Hubungi dokter segera jika:

  • Perdarahan tidak berhenti bahkan setelah luka ditekan selama 10 menit
  • Kulit terbelah atau terbuka (menganga) dan mungkin membutuhkan jahitan
  • Lukanya mendalam (Anda dapat melihat tulang atau otot)
  • Ada kotoran di luka yang tidak bisa keluar

Meski tidak sedarurat gejala di atas, Anda tetap perlu memeriksakan diri ke dokter jika:

  • Korban belum imunisasi tetanus lebih dari 10 tahun (5 tahun untuk luka kotor)
  • Luka tampak terinfeksi (misalnya keluar nanah)
  • Nyeri, kemerahan, atau bengkak muncul ¬†setelah 48 jam
  • Luka tidak sembuh dalam 10 hari

3. Pencegahan

Untuk mencegah luka dan goresan, sebaiknya hindari kegiatan berbahaya yang membuat Anda harus kontak dengan permukaan yang tajam atau kasar. Kenakan pakaian untuk melindungi lengan serta kaki, dan waspada selalu. Jika Anda mendapatkan luka atau goresan, segera bersihkan dan obati untuk mencegah infeksi.

Sumber
Yang juga perlu Anda baca