Gagal Ginjal Akut

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu gagal ginjal akut?

Gagal ginjal akut adalah kondisi di mana ginjal tidak dapat membuang limbah metabolisme dari dalam tubuh dan menyeimbangkan air serta elektrolit. Biasanya, ginjal membuang limbah metabolisme dari dalam tubuh dengan memproduksi urin. Pada ginjal yang mengalami gagal ginjal akut, limbah metabolisme akan terus menumpuk karena tidak dapat disekresikan dengan optimal oleh tubuh.

Penyakit ini bisa muncul tiba-tiba dan berkembang dengan cepat, hanya dalam beberapa jam saja. Jika tidak segera ditangani, penyakit ini bisa membahayakan nyawa penderitanya.

Seberapa umumkah gagal ginjal akut?

Kira-kira sebanyak 1 persen pasien yang masuk rumah sakit mengalami penyakit ini. Diperkirakan pula terdapat 2-5 persen pasien yang mengalami gagal ginjal akut selama masa rawat inap. Selalu konsultasikan kepada dokter untuk informasi lebih lanjut. 

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala gagal ginjal akut?

Beberapa gejala gagal ginjal akut yang paling umum adalah:

  • Berkurangnya frekuensi buang air kecil
  • Pembengkakan pada tungkai atau kaki
  • Mudah mengantuk atau merasa sangat lelah
  • Demam
  • Ruam dan gatal
  • Nyeri dada
  • Otot berkedut
  • Mual dan muntah
  • Nyeri pada panggung
  • Kehilangan nafsu makan
  • Merasa seperti akan jatuh
  • Nyeri dada dan sesak napas

Terkadang gagal ginjal akut tidak menyebabkan tanda atau gejala apa pun. Namun, penyakit ini bisa memburuk dengan cepat. Mungkin masih ada gejala lain yang tidak tercantum. Jika ada pertanyaan tentang tanda-tanda penyakit, konsultasi dengan dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda mengalami tanda atau gejala di atas atau ingin bertanya, konsultasikanlah kepada dokter. Setiap tubuh bertindak berbeda satu sama lain. Selalu diskusi dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik mengenai situasi yang Anda alami.

Penyebab

Apa penyebab gagal ginjal akut?

Penyakit ini dapat terjadi karena aliran darah menuju ginjal lambat sehingga menyebabkan penumpukan racun dan limbah di dalam tubuh. Kasus seperti ini bisa saja disebabkan infeksi saluran kencing akut, kerusakan ginjal, gagal jantung bawaan, diabetes, atau tekanan darah tinggi.

Beberapa penyebab lainnya adalah:

  • Gangguan ginjal bawaan.
  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti aspirin, ibuprofen, naproxen, atau obat-obatan sejenis lainnya.
  • Cairan kontras yang digunakan pada X-ray atau CT Scan.
  • Pengumpalan darah yang terjadi di pembuluh darah vena dan ginjal.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk gagal ginjal akut?

Beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang terkena gagal ginjal akut, termasuk:

  • Usia lanjut
  • Diabetes
  • Tekanan darah tinggi
  • Obesitas
  • Gagal jantung
  • Gagal ginjal kronik
  • Gagal hati
  • Penyumbatan pembuluh darah di dalam lengan dan kaki (penyakit peripheral arterial)
  • Harus dirawat di rumah sakit selama beberapa waktu, terutama jika Anda rawat inap dan intensif karena kondisi kesehatan yang serius.
  • Penyakit autoimun

Membatasi faktor risiko akan membantu mengurangi risiko gagal ginjal akut. Bila Anda memiliki salah satu faktor di atas, tanyakanlah dokter mengenai instruksi untuk mencegah gagal ginjal akut.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk gagal ginjal akut?

Gagal ginjal akut memerlukan perawatan yang tepat dan pengawasan ketat oleh dokter. Pengobatan tergantung penyebabnya. Kebanyakan kasus memerlukan perawatan di rumah sakit, meliputi:

  • Dokter mungkin menyuruh Anda menggunakan obat yang melancarkan saluran kemih.
  • Dokter juga mungkin akan mencuci darah Anda menggunakan dialisis (hemodialysis). Bentuk lain dialisis adalah dialisis peritoneal. Cairan dialisis peritoneal dimasukkan melalui perut untuk membantu membersihkan kotoran dari dalam darah, lalu keluar melalui tabung khusus (catheter).
  • Dokter mungkin meminta Anda untuk membatasi konsumsi makanan kaya protein, garam, kalium, obat tekanan darah, dan suplemen kalsium.

Dalam banyak kasus, ginjal mungkin bisa pulih total, tapi memerlukan waktu 6 minggu atau lebih.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk gagal ginjal akut?

Umumnya, dokter akan mendiagnosis penyakit ini dengan serangkaian tes. Tes darah dan urin akan membantu dokter mengukur level kerja dan fungsi ginjal. Anda mungkin perlu menjalani biopsi (mengambil sampel jaringan ginjal), serta X-ray dada, pelvis, ginjal dan ureter (saluran yang menyangkut urin dari ginjal menuju kantong kemih).

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi gagal ginjal akut?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin dapat membantu mengatasi gagal ginjal akut:

  • Tetap menjalani diet rendah protein. Ini adalah diet yang tepat penting untuk mencegah komplikasi. Anda tidak boleh makan buah-buahan, cokelat, dan kacang yang mengandung kalium dalam diet harian. Jika ginjal tidak bekerja, kadar kalium yang tinggi bisa berbahaya bagi jantung.
  • Gunakan obat sesuai dengan dosis tertentu.
  • Timbang berat badan, catat dan awasi jumlah air yang Anda minum dan urin setiap hari.
  • Beri tahu dokter bila Anda terinfeksi zat kimia beracun atau obat-obatan lainnya.
  • Batasi jumlah cairan di dalam tubuh untuk mencegah penumpukan cairan di dalam paru-paru.
  • Beri tahu dokter tentang semua obat yang Anda gunakan, termasuk obat tanpa resep dan ramuan herbal.
  • Hubungi dokter jika Anda menggigil, demam, muntah, sakit kepala, nyeri otot, dan diare.
  • Hindari faktor yang mungkin mempengaruhi fungsi ginjal, misalnya obat-obatan tertentu.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Jenis Minyak Esensial untuk Mengatasi Masalah Pencernaan

Masalah pencernaan bisa sangat mengganggu dan menyusahkan. Berbagai pengobatan pun Anda coba. Nah, sudahkah Anda menggunakan minyak esensial?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 13/06/2020 . 4 mins read

Pura-pura Sakit? Bisa Jadi Anda Mengidap Sindrom Munchausen

Tanpa Anda sadari, sering berpura-pura sakit ternyata bisa menandakan gangguan jiwa. Cari tahu tanda-tanda dan penyebab sindrom pura-pura sakit berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 13/06/2020 . 5 mins read

7 Mitos yang Salah Tentang Membentuk Otot

Sudah olahraga mati-matian tapi otot tak juga terbentuk? Mungkin karena Anda mengikuti aturan membentuk otot yang hanya mitos belaka.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Kebugaran, Hidup Sehat 12/06/2020 . 4 mins read

Khasiat Minyak Esensial untuk Meredakan Stres

Pertolongan pertama saat stres: gunakan minyak esensial untuk meredakan stres. Apa saja jenis minyak esensial dan bagaimana cara menggunakannya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 05/06/2020 . 6 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

menjaga kebersihan diri

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . 5 mins read
frozen yogurt vs es krim sehat mana

Frozen Yogurt Versus Es Krim, Lebih Sehat Mana?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/06/2020 . 5 mins read
arti kedutan

Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15/06/2020 . 5 mins read
bau kaki

Penyebab Bau Kaki Tidak Sedap (dan Cara Mengusirnya)

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15/06/2020 . 5 mins read