Informasi Pengobatan dan Perawatan untuk Pasien Gagal Ginjal

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Pada saat penyakit ginjal semakin memburuk, dokter mungkin akan berdiskusi dengan Anda agar mempersiapkan diri untuk gagal ginjal. Oleh sebab itu, berkonsultasi dari awal dengan dokter terkait pilihan pengobatan gagal ginjal membantu meningkatkan angka harapan hidup. 

Pilihan pengobatan dan perawatan gagal ginjal

Pemahaman tentang pilihan pengobatan dan perawatan yang dipilih memang membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Pasalnya, setiap jenis pengobatan mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing dan berdampak pada kehidupan sehari-hari Anda. 

Maka dari itu, pasien gagal ginjal perlu mempelajari perbedaan antara pilihan pengobatan dan memilih yang terbaik di antaranya. Semakin banyak jenis pengobatan dan perawatan yang diketahui, semakin siap pasien membuat pilihan. 

Berikut ini ada beberapa cara mengobati gagal ginjal yang disediakan oleh layanan kesehatan, dilansir National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease

1. Hemodialisis

dialisis

Salah satu pilihan pengobatan gagal ginjal adalah hemodialisis. Metode dengan menggunakan alat ini dapat membantu tubuh menggantikan bagian dari fungsi ginjal yang hilang seperti:

  • Menyaring darah dari limbah dan kelebihan cairan.
  • Membantu mengendalikan tekanan darah.
  • Membantu menyeimbangkan kadar mineral, seperti kalium, natrium, dan kalsium.

Normalnya, sebelum memulai hemodialisis, Anda perlu menjalani operasi kecil untuk membuat akses vaskular, yaitu tempat untuk memasukkan jarum. Hal ini bertujuan agar darah dapat mengalir dari dan kembali ke tubuh selama dialisis. 

Walaupun hemodialisis bukan obat untuk gagal ginjal, metode ini membantu Anda merasa lebih baik dan bertahan hidup lebih lama. Pada saat proses perawatan hemodialisis berlangsung, pasien gagal ginjal juga perlu mengubah gaya hidup mereka. 

2. Dialisis peritoneal

Berbeda dengan hemodialisis yang dapat dilakukan baik di rumah maupun pusat dialisis, prosedur dialisis peritoneal dijalankan di rumah. 

Pilihan pengobatan gagal ginjal yang satu ini memakai lapisan perut untuk menyaring limbah dan kelebihan cairan dari tubuh. Lapisan yang disebut peritoneum ini mengelilingi rongga perut dan akan menggantikan peran ginjal Anda.

Sebelum dimulai, Anda juga akan menjalani operasi kecil untuk memasukkan kateter (slang lunak) di perut. Kateter ini bersifat permanen. 

Jika Anda sudah mulai dialisis peritoneal, cairan dialisis berupa campuran mineral dan gula yang dilarutkan dalam air akan mengalir ke dalam perut lewat kateter.

Gula (dekstrosa) akan mengeluarkan limbah, zat kimia, dan cairan berlebih dari pembuluh darah kecil di membran ke dalam larutan dialisis.

Larutan yang digunakan kemudian akan dikuras dari perut melalui tabung setelah beberapa jam kemudian. Selanjutnya, larutan tersebut akan membawah limbah dari darah dan perut kembali diisi ulang dengan cairan dialisis yang segar dan prosesnya kembali diulang. 

Ada beberapa jenis dialisis peritoneal yang bisa Anda pilih tergantung kebutuhan dan kondisi tubuh saat itu, yaitu continuous ambulatory peritoneal dialysis (CAPD) dan automated peritoneal dialysis.

Perlu diingat bahwa baik dialisis peritoneal maupun hemodialisis bukan obat yang dapat menyembuhkan gagal ginjal. Kedua cara ini dilakukan untuk menggantikan beberapa fungsi ginjal agar tubuh tetap sehat. 

3. Transplantasi ginjal

perawatan setelah transplantasi ginjal

Jika dialisis dilakukan untuk menggantikan beberapa peran ginjal dalam tubuh, tidak bagi transplantasi ginjal. Transplantasi ginjal adalah prosedur meletakkan donor ginjal yang sehat ke dalam tubuh. 

Dibandingkan dengan dialisis, perawatan gagal ginjal yang satu ini bertujuan agar fungsi ginjal diambil alih sepenuhnya oleh organ yang sehat. Namun, transplantasi ginjal juga bukan pengobatan yang mutlak dapat menyembuhkan gagal ginjal Anda. 

Jika Anda menjalani prosedur transplantasi, ahli bedah akan meninggalkan ginjal lama dan menghubungkan donor ginjal ke arteri dan vena di pangkal paha. 

Kemudian, dokter juga akan mengganti ureter dari donor agar urine dapat mengalir dari ginjal baru ke kandung kemih. Setelah itu, ginjal hasil transplantasi akan mengambil alih tugas penyaringan darah di tubuh. 

Tidak sembarang orang dapat menjalani transplantasi ginjal dalam waktu dekat. Anda perlu menunggu untuk ginjal donor dan akan dipanggil berdasarkan tingkat keparahan dan kebutuhan. Pada saat Anda menunggu, prosedur dialisis tetap dibutuhkan. 

4. Perawatan konservatif

penyakit ginjal kronis

Transplantasi ginjal mungkin tampak seperti jalan terakhir dalam mengobati gagal ginjal agar tetap bertahan hidup. Namun, sebenarnya ada pilihan obat dan perawatan lainnya ketika hidup dengan ginjal yang rusak, yaitu perawatan konservatif. 

Perawatan konservatif adalah metode bertujuan untuk meringankan gejala gagal ginjal tanpa dialisis ataupun transplantasi ginjal. Satu hal yang perlu diingat bahwa sama seperti kedua perawatan yang telah disebutkan, cara ini tidak dapat mengobati gagal ginjal sepenuhnya. 

Sebelum perawatan ini dimulai, dokter akan melihat beberapa faktor terlebih dahulu, yaitu:

  • gejala yang dialami,
  • masalah kesehatan lainnya,
  • tingkat kerusakan gagal ginjal, dan
  • kesehatan gizi.

Setelah itu, dokter akan berkonsultasi dengan Anda terkait pilihan obat untuk meringankan gejala gagal ginjal yang dialami. Bahkan, pilihan tersebut juga dipengaruhi oleh riwayat penyakit yang sedang dialami. 

Sebagai contoh, bagi para pasien gagal ginjal akut mungkin mendapatkan pengobatan untuk mencegah komplikasi dan merawat ginjal hingga sembuh, yaitu:

  • Perawatan menyeimbangkan kadar cairan dalam darah, seperti obat diuretik.
  • Obat untuk mengendalikan kalium darah, seperti natrium polistiren sulfonat.
  • Obat untuk mengembalikan kadar kalsium dalam darah.
  • Obat pengendali tekanan darah, seperti ACE inhibitors.

Pada dasarnya, obat-obatan gagal ginjal hampir mirip dengan pengobatan penyakit ginjal secara umum. Hanya saja pengobatan ini bertujuan agar pasien tidak mengalami komplikasi dan membantu meningkatkan kualitas hidup meskipun ginjal bermasalah. 

Bagaimana obat herbal untuk gagal ginjal?

Penyakit gagal ginjal adalah kondisi yang serius dan membutuhkan perawatan sedini mungkin oleh dokter, mulai dari antibiotik hingga transplantasi ginjal. Sementara itu, penggunaan obat herbal untuk mengatasi gagal ginjal tidak menjadi prioritas.

Obat herbal yang diklaim dapat mengobati gagal ginjal ternyata sering dinilai tidak aman karena beberapa diantaranya justru dapat memperparah kerusakan ginjal.

Jika Anda ingin memakai suplemen herbal tertentu untuk meringankan gejala yang dialami, tanyakan kepada dokter, apakah aman atau tidak. 

Pilihan obat dan perawatan untuk mengatasi masalah yang disebabkan gagal ginjal memang cukup bervariasi. Selama perawatan berlangsung pun pasien gagal ginjal perlu memperhatikan pola hidup mereka agar tubuh tetap sehat dan dapat bertahan hidup. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Pilihan Obat dan Perawatan untuk Sakit Ginjal

Selain perubahan gaya hidup, ada beberapa pilihan obat dan perawatan untuk sakit ginjal demi kualitas hidup yang lebih baik. Ini pilihan obat sakit ginjal.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Urologi, Ginjal 6 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit

Gejala Gagal Ginjal Kronis Sesuai Tahapannya

Gejala gagal ginjal kronis bisa berbeda-beda tergantung tingkat keparahannya. Tapi, tidak ada gejala bukan berarti masalah ini tak serius.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Urologi, Ginjal 9 Juli 2020 . Waktu baca 6 menit

Beragam Komplikasi Pneumonia yang Perlu Diwaspadai

Pneumonia dapat menyebabkan berbagai komplikasi yang mengancam jiwa. Meskipun begitu, pneumonia merupakan kondisi yang bisa dirawat hingga sembuh.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kesehatan Pernapasan, Pneumonia 27 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit

Perawatan Pasien Cuci Darah yang Rentan Tertular COVID-19

Karena ketidakberfungsian ginjalnya, pasien cuci darah memiliki risiko terinfeksi COVID-19 lebih tinggi daripada mereka tidak memiliki penyakit penyerta.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
COVID-19, Penyakit Infeksi 9 April 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ensefalopati uremikum

Ensefalopati Uremikum

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit
penyakit ginjal adalah

Penyakit Ginjal

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 16 September 2020 . Waktu baca 12 menit
syarat-donor-ginjal

Tertarik untuk Donor Ginjal? Simak Baik-Baik Prosedur dan Syaratnya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 15 September 2020 . Waktu baca 7 menit
anuria adalah

Anuria (Kencing Tidak Keluar)

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 27 Agustus 2020 . Waktu baca 7 menit