Waspada, Ini Gejala Gagal Ginjal yang Harus Segera Ditangani

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26 November 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Gagal ginjal merupakan kondisi ketika ginjal tidak lagi dapat berfungsi dengan baik dalam membuang cairan dan limbah dari darah. Jika penyakit ginjal ini dibiarkan, tentu dapat menimbulkan komplikasi yang dapat membahayakan jiwa. Oleh sebab itu, Anda perlu mengenali apa saja gejala gagal ginjal untuk mendapatkan penanganan secepat mungkin.

Gejala gagal ginjal awal yang harus diwaspadai

lelah saat haid

Umumnya, gejala dari penyebab gagal ginjal sulit terdeteksi. Pasalnya, penyakit ginjal yang satu ini dimulai dari tanda-tanda yang cukup ringan dan samar. Seiring dengan berjalannya waktu kerusakan ginjal akan semakin parah, terutama ketika tidak ditangani dengan tepat. 

Kebanyakan pasien yang mengalami gagal ginjal biasanya telah mengalami masalah ginjal dalam waktu yang lama, sebelum ciri-ciri gagal ginjal muncul.

Jika ginjal tidak mampu beradaptasi dengan kerusakan, Anda mungkin mengalami beberapa hal seperti yang dilansir National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease.

1. Kelelahan

sering kelelahan

Salah satu gejala gagal ginjal yang mungkin sering diabaikan oleh orang-orang adalah rasa lelah. Kondisi ini disebabkan oleh kerusakan ginjal yang menyebabkan penumpukan cairan dan limbah dalam darah. Akibatnya, banyak pasien gagal ginjal yang merasa lelah, lemah, dan sulit berkonsentrasi.

Rasa lelah ini juga bisa diakibatkan oleh salah satu komplikasi gagal ginjal, yaitu anemia. Anemia adalah kondisi yang sering terjadi pada pasien gagal ginjal kronis (CKD) dan mereka yang tengah menjalani dialisis atau cuci darah.

Pasalnya, kerusakan ginjal ternyata memperlambat produksi hormon erythropoietin (EPO) yang membantu sumsum tulang membuat sel darah merah.

Jika ginjal kekurangan EPO, tubuh memiliki sel darah merah yang bisa menyebabkan anemia. Jika Anda merasa akhir-akhir mudah lelah dan tubuh merasa lemah, sebaiknya periksakan diri ke dokter.

2. Kulit kering dan gatal

Selain rasa lelah, kulit kering dan gatal juga bisa menjadi gejala dari gagal ginjal. Masalah kulit ini bahkan juga menjadi pertanda gangguan mineral dan tulang yang disertai dengan penyakit gagal ginjal. Mengapa demikian?

Kulit kering dan gatal ternyata kerap terjadi pada orang yang menjalani dialisis, terutama pada bagian punggung, dada, dan kepala. Rasa gatal akan semakin parah selama hingga setelah dialisis karena produk limbah yang tidak terbuang dari darah.

Selain itu, kondisi ini juga dapat terjadi akibat fungsi ginjal yang tidak dapat menyeimbangkan kadar kalsium mineral dan fosfor dalam darah.

7 Hal Penyebab Kalsium Rendah Dalam Darah Plus Akibatnya Bagi Tubuh

Akibatnya, tingkat kalsium darah yang rendah memicu empat kelenjar seukuran kacang di leher (paratiroid) melepaskan hormon paratiroid. Hormon ini kemudian menarik kalsium dari tulang belakang ke dalam darah.

Apabila kadar hormon paratiroid terlalu tinggi, gatal pun dapat terjadi. Kerusakan ginjal yang menyebabkan penumpukan fosfor dalam darah pun bisa menimbulkan kondisi gatal dan kulit kering yang menjadi tanda gagal ginjal.

3. Kencing berdarah

Pernahkah Anda mengalami kencing berdarah atau yang dikenal dalam istilah medis sebagai hematuria? Jika iya, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter karena ada kemungkinan kondisi ini termasuk gejala gagal ginjal.

Darah keluar bersamaan dengan air kencing ini menandakan saringan di ginjal tidak berfungsi dengan baik dan menyebabkan darah bocor ke urine. Selain menandakan penyakit gagal ginjal, darah dalam urine juga bisa menjadi ciri penyakit lainnya, seperti infeksi atau batu ginjal.

4. Pembengkakan

penyebab edema

Kerusakan pada ginjal yang membuat fungsinya ikut menurun ternyata bisa menyebabkan retensi natrium. Retensi natrium dapat menimbulkan pembengkakan pada beberapa bagian tubuh, terutama pada lengan dan kaki.

Oleh sebab itu, salah satu tanda dan gejala gagal ginjal yang sering orang temui adalah lengan dan kaki yang bengkak. Pembengkakan tersebut terjadi karena adanya cairan yang berlebih di dalam tubuh.

5. Kencing berbusa

Jika Anda sering mendapati gelembung atau buih saat buang air kecil, artinya urine mengandung protein. Kondisi yang disebut proteinuria ini memang sering menjadi gejala gagal ginjal yang perlu diwaspadai.

Sebenarnya, sesekali mendapati buih dalam urine adalah hal yang normal. Jika hal ini terus menerus terjadi pada Anda, tentu bisa menjadi pertanda tubuh sedang bermasalah. Pasalnya, busa dalam air kencing menjadi pertanda adanya protein dalam urine yang muncul ketika bereaksi di udara.

Kondisi ini tidak boleh disepelekan karena ada kemungkinan ginjal tidak menyaring protein dalam darah dengan baik sebelum dikeluarkan lewat urine. Segera periksakan diri ke dokter ketika urine sering mengeluarkan buih atau busa.

6. Kesulitan tidur

Bagi orang yang mengalami gagal ginjal biasanya mereka merasa lelah pada siang hari, tetapi justru kesulitan tidur di malam hari. Bahkan, tidak sedikit pula yang merasakan sindrom sleep apnea yang mungkin berkaitan dengan efek gagal ginjal lanjut pada pernapasan.

Sleep apnea adalah kondisi ketika seseorang sesekali berhenti bernapas saat tidur. Seiring dengan berjalannya waktu, gangguan tidur ini dapat membuat penderitanya kesulitan tidur di malam hari dan merasa lelah di siang hari.

15 Penyebab Mengejutkan yang Membuat Anda Insomnia

Sementara itu, gejala gagal ginjal yang mengganggu kehidupan sehari-hari ini dapat terjadi karena merasakan nyeri pada kaki, gelisah, dan tidak nyaman pada malam hari.

Mereka mungkin juga merasakan dorongan kuat untuk menendang atau menggerakkan kaki mereka. Kebiasaan selama tidur tersebut tidak jarang membuat mereka sering terbangun tengah malam.

7. Kerusakan tulang

Kerusakan pada tulang memang tidak terlihat, tetapi bisa menjadi salah satu tanda dan gejala ketika seseorang mengalami gagal ginjal. Hal ini dikarenakan gagal ginjal bisa membuat kekuatan tulang melemah akibat kehilangan keseimbangan kalsium dan fosfor dalam darah.

Akibatnya, kelenjar paratiroid memproduksi terlalu banyak hormon paratiroid yang membuat tulang tidak mendapatkan kalsium yang cukup. Faktanya, kondisi ini memengaruhi 90% pasien dialisis, baik anak-anak dan orang dewasa, yang menyebabkan tulang menjadi lebih lemah, tipis, hingga cacat.

8. Masalah sendi

obat nyeri sendi

Tidak hanya menyebabkan masalah pada tulang, gagal ginjal juga bisa menimbulkan nyeri, kaku, dan cairan pada sendi. Sendi adalah titik yang mempertemukan dua atau lebih tulang.

Gejala gagal ginjal yang satu ini adalah hasil dari amiloidisis, yaitu kondisi ketika protein abnormal dalam darah (amiloid) diendapkan di jaringan dan organ. Hal ini juga berlaku di sendi dan tendon, yaitu jaringan keras yang menghubungkan otot dengan tulang.

Umumnya, ginjal sehat dapat menyaring protein amiloid keluar dari darah. Namun, cara kerja ginjal yang ini tidak dapat dilakukan oleh alat dialisis. Dialisis yang berkaitan dengan amiloidosis biasanya dilakukan pada pasien gagal ginjal yang sudah menjalani perawatan selama 5 tahun.

9. Tidak nafsu makan

Gagal ginjal tidak hanya menimbulkan gejala yang terlihat pada anggota tubuh saja, melainkan juga memengaruhi nafsu makan penderitanya. Kondisi ini ternyata muncul akibat pasien memiliki uremia. Uremia adalah situasi ketika kadar urea meningkat drastis karena fungsi ginjal untuk menyaring urea berkurang.

Akibatnya, penumpukan urea di dalam darah pun terjadi dan menyebabkan gangguan neurotransmiter (senyawa kimia alami) di dalam otak.

Beberapa orang mengaku bahwa makanan yang mereka konsumsi terasa berbeda. Bahkan, tidak sedikit yang kehilangan nafsu makan dan merasa sakit perut ketika memikirkan makanan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Manfaat Daun Mimba (Intaran), Tanaman Obat yang Serba Guna

Pohon mimba ternyata memiliki sejuta mnfaat, bukan hanya daun mimba saja lho. Yuk simak apa saya manfaat daun mimba dan bagian lainnya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Herbal A-Z 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Makanan dan Minuman Sehat yang Mengandung Bakteri Asam Laktat

Tahukah Anda kalau makanan yang mengandung bakteri asam laktat menyehatkan? Makanan apa saja itu? Mari simak jawabannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Fakta Gizi, Nutrisi 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Penyebab Kumis dan Jenggot Tidak Tumbuh pada Sebagian Pria

Tak semua pria itu sama. Ada yang brewokan dan kumisan, tapi ada juga yang tidak tumbuh jenggot dan kumis di wajahnya. Apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Benarkah Obat Kumur Bisa Mengobati Sariawan?

Banyak orang menggunakan obat kumur sebagai pengganti obat sariawan. Apa saja kandungan dalam obat kumur? Benarkah bisa mengobati sariawan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

jenis tambal gigi

4 Jenis Tambalan Gigi dan Prosedur Pemasangannya di Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
Apa Fungsi Obat Methylprednisolone

Obat Penambah Tinggi Badan, Apakah Benar Bisa Membuat Tinggi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
luka gatal mau sembuh

Kenapa Biasanya Luka Terasa Gatal Kalau Mau Sembuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
luka di vagina

Cara Aman Mengobati Luka dan Lecet di Vagina

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit