Cara Mencegah Bayi Lahir Prematur Jika Ibu Pernah Melahirkan Prematur Sebelumnya

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17/05/2020
Bagikan sekarang

Ada yang beranggapan bahwa ibu yang pernah melahirkan bayi prematur, akan mengalami kelahiran prematur lagi pada kehamilan berikutnya. Ya, memang benar kelahiran prematur bisa dipicu oleh riwayat melahirkan bayi prematur ketika kehamilan sebelumnya. Lalu bagaimana ibu yang pernah melahirkan bayi prematur dan ingin memiliki anak lagi? Berikut beberapa cara mencegah bayi lahir secara prematur!

Apa risiko ibu yang pernah melahirkan bayi prematur?

Kelahiran bayi prematur adalah faktor risiko terbesar yang dapat menyebabkan seorang ibu memiliki bayi prematur di kehamilan yang selanjutnya. Risiko ini akan terus meningkat ketika seorang ibu pernah mengalami lebih dari satu kelahiran prematur.

Dalam sebuah penelitian dilaporkan bahwa risiko melahirkan prematur meningkat 15% jika ibu memiliki satu bayi prematur. Lalu, risiko kembali meningkat hingga 40% apabila sang ibu mempunyai dua bayi prematur.

Sedangkan bila ada tiga bayi prematur yang dimiliki, maka risiko melahirkan bayi prematur di persalinan berikutnya meningkat sampai 70%.

Namun semua risiko tersebut hanya terjadi pada ibu yang pernah mempunyai riwayat persalinan prematur secara spontan, bukan akibat diinduksi atau disengaja untuk melahirkan bayi prematur.

Apa yang bisa dilakukan untuk mencegah bayi lahir prematur?

Jangan putus asa dulu jika Anda pernah memiliki riwayat kelahiran prematur. Walaupun kelahiran prematur yang sebelumnya adalah faktor risiko yang tertinggi namun bukan tidak mungkin Anda memiliki bayi yang sehat dan normal di kehamilan berikutnya.

Selain mengindari penyebab bayi lahir secara prematur, berikut merupakan beberapa cara mencegah sekaligus mengurangi risiko bayi lahir secara prematur di kehamilan selanjutnya yang bisa Anda lakukan:

1. Jarak hamil harus diperhatikan

Dikutip dari University of Utah Health, cara mencegah bayi lahir prematur adalah dengan kehamilan yang Anda rencanakan selanjutnya, lebih baik memiliki jarak 18 bulan setelah kelahiran prematur yang terjadi sebelumnya.

Semakin dekat jarak kehamilan kedua setelah kelahiran prematur hanya akan meningkatkan risiko untuk Anda memiliki bayi prematur lagi. Salah satu cara menghindarinya adalah dengan menggunakan kontrasepsi terlebih dahulu.

2. Hindari kebiasaan merokok.

Merokok membuat risiko lahir prematur lebih tinggi, sehingga berhentilah merokok untuk Ibu hamil jika Anda ingin bayi Anda kelak lahir dengan normal. Cara pencegahan bayi lahir prematur yang satu ini sebaiknya diperhatikan dengan seksama karena dapat akan membahayakan perkembangannya.

3. Hati-hati dengan penyakit infeksi yang mungkin terjadi

Penyakit infeksi ini dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur seperti. Apabila Anda mengalami penyakit infeksi saat masa kehamilan, cara mencegah bayi lahir prematur yang bisa dilakukan sebaiknya Anda segera pergi ke dokter untuk ditangani dengan cepat.

4. Konsumsi multivitamin

Mengonsumsi multivitamin juga menjadi salah satu cara mencegah bayi yang lahir secara prematur. Para ahli merekomendasikan setiap wanita sebaiknya mengonsumsi asam folat bahkan apabila tidak ada rencana untuk hamil.

Manfaat yang bisa dirasakan dalam jangka panjang adalah membantu mencegah cacat lahir serta menurunkan peluang kelahiran bayi prematur.

5. Hindari diet yo-yo

Diet yo-yoadalah diet yang tidak sehat sebab diet ini bukannya menurunkan berat badan, malah membuat timbangan berat badan naik hingga beberapa kali lipat. Apabila diet yang Anda lakukan tidak sehat dan hanya membuat tubuh Anda semakin lapar.

Cara mencegah bayi lahir prematur adalah dengan mencapai berat badan yang direkomendasikan dokter. Berat badan yang kurang atau berlebih ternyata menambah peluang untuk melahirkan bayi prematur.

6. Mengendalikan berbagai kondisi kesehatan lainnya

Penyakit kronis seperti diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan penyakit ginjal juga dapat menyebabkan bayi Anda lahir prematur. Jika memang Anda merencanakan untuk hamil kembali dan memiliki riwayat penyakit tersebut, maka sebaiknya diskusikanlah hal ini pada dokter.

Cara mencegah bayi lahir prematur yang bisa dilakukan adalah memastikan kondisi dari penyakit tersebut sudah bisa dikontrol.

7. Perhatikan apabila melakukan perawatan kesuburan

Perlu diketahui apabila perawatan yang satu ini bisa menamnah peluang Anda untuk hamil bayi kembar. Sayangnya, kehamilan kembar atau lebih dari dua juga mempunyai risiko seperti kelahiran bayi prematur.

Maka, cara mencegah bayi lahir secara prematur yang bisa dilakukan adalah berkonsultasi dengan dokter. Berkonsultasilah untuk mengurangi peluang Anda mempunyai bayi kembar.

8. Tetap aktif secara fisik

Saat hamil, tidak ada salahnya Anda tetap aktif atau menambah kegiatan. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko kondisi penyakit lainnya seperti diabetes dan pre-eklampsia yang dapat menjadi penyebab bayi prematur.

Tidak perlu melakukan olahraga yang terlalu berat, Anda bisa mencoba seperti berjalan santai atau berenang. Namun, apabila tidak bisa melakukan cara mencegah bayi lahir prematur seperti ini, konsultasikan kembali dengan dokter.

9. Menjaga kesehatatan gigi dan gusi.

Apa hubungannya kesehatan gigi dan gusi dengan bayi prematur? Walaupun terdengan aneh, namun Anda juga bisa melakukan mencegah bayi lahir secara prematur dengan menjaga kebersihan mulut secara teratur.

Para peneliti telah menemukan hubungan antara kerusakan gigi, penyakit gusi, dan kelahiran prematur. Hal ini menunjukkan apabila peradangan dan infeksi pada gusi bisa memengaruhi. Maka ada baiknya ketika mempunyai masalah gigi saat hamil, segera konsultasikan dengan dokter.

10. Hindari keracunan makanan

Sudah dijelaskan sedikit di atas apabila infeksi tidak hanya membahayakan sistem kekebalan tubuh tetapi juga bisa dikaitkan dengan kondisi kelahiran bayi prematur.

Salah satu cara mencegah bayi akan lahir secara prematur adalah dengan menghindari hal-hal yang membuat tubuh terinfeksi seperti berhati-hati dalam memilih makanan.

Makanan tertentu bisa saja mempunyai kandungan bakteri jahat untuk tubuh juga bayi. Selain itu, perhatikan kebersihan makanan dan area tubuh yang higienis.

11. Rutin bertemu dokter

Cara mencegah bayi lahir secara prematur yang satu ini sebaiknya dilakukan secara teratur. Bagaimana pun, dokter lah yang mengetahui bagaimana kondisi Anda dan juga bayi di dalam kandungan.

Jangan ragu untuk memberitahu gejala yang menambah kekhawatiran Anda. Termasuk apabila mempunyai riwayat persalinan prematur.

Simpulan

Perlu diketahui apabila bayi yang lahir secara prematur tidak bisa selalu dicegah. Namun, ibu yang sedang menikmati masa kehamilan bisa membantu menurunkan peluang dengan cara pencegahan yang sudah dijelaskan di atas.

Apabila Anda sedang hamil atau mempunyai rencana untuk hamil, berkonsultasilah dengan dokter. Perempuan yang rutin mendapatkan perawatan secara teratur cenderung mempunyai kehamilan serta bayi yang lebih sehat.

Tidak hanya itu saja, apabila Anda mengalami kelahiran prematur, simak bagaimana cara merawat bayi prematur yang bisa dilakukan.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kulit Wajah Terlihat Kusam Saat Hamil, Apa Penyebabnya?

Alih-alih mendapatkan pregnancy glow, sebagian orang malah merasa kulit wajah jadi lebih kusam saat hamil. Apa penyebabnya?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Aturan Imunisasi untuk Bayi Prematur Ini Penting Diketahui

Bayi prematur cenderung lemah dengan berat badan rendah. Apakah bayi prematur perlu mendapat imunisasi? Kapan imunisasi tersebut dapat dilakukan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila

Kapan Waktu Terbaik untuk Kontrol Kandungan Selama Pandemi COVID-19?

Pemeriksaan kehamilan amatlah penting. Di sisi lain, pemeriksaan kehamilan selama pandemi COVID-19 membuat ibu rentan tertular. Apa yang harus ibu lakukan?

Ditulis oleh: Diah Ayu
Coronavirus, COVID-19 29/04/2020

Apakah Puasa Memengaruhi Kesuburan untuk Hamil?

Apakah Anda khawatir puasa pengaruhi kesuburan Anda dan suami? Sebelum Anda menebak-nebak, baca dulu artikel ini jika Anda sedang mengusahakan kehamilan.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hari Raya, Ramadan 29/04/2020

Direkomendasikan untuk Anda

hamil setelah keguguran

Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020
menu puasa untuk ibu hamil

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
puasa bagi ibu hamil

4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020
gangguan makan ibu hamil

Berbagai Jenis Gangguan Makan yang Umum Dialami Ibu Hamil

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 12/05/2020