×
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:

Benarkah Anak Akan Doyan Makanan yang Ibu Makan Semasa Hamil?

Oleh Data medis direview oleh dr. Yusra Firdaus.

Banyak orang yang percaya bahwa apa yang Anda makan selama hamil atau menyusui dapat memengaruhi selera makan anak setelah lahir. Bahkan akan menjadi makanan kesukaan anak Anda juga saat lahir dan dewasa nanti.

Misalnya, waktu hamil ibu suka sekali makanan yang manis. Nantinya anak yang lahir pun akan doyan makanan manis. Apakah pendapat itu benar? Simak jawabannya di sini, yuk.

Makanan ibu saat hamil memengaruhi selera makan anak

Sering dikatakan bahwa makanan yang Anda makan saat masih dalam kandungan atau menyusui pada ibu akan menjadi makanan kesukaan Anda saat dewasa.

Rupanya, sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita memang mampu menularkan pilihan makan yang disukainya ke anak-anaknya. Baik saat masih dalam kandungan maupun yang sedang menyusui. Hal ini yang menyebabkan anak cenderung memilih makan tertentu.

Peneliti melakukan riset pada 46 wanita hamil dan membaginya dalam tiga kelompok berbeda. Kelompok pertama mengonsumsi jus wortel selama trimester terakhir dalam kehamilan mereka dan air putih selama menyusui. Kelompok kedua minum air selama trimester akhir dan jus wortel selama menyusui. Kelompok ketiga hanya minum air putih sepanjang masa tersebut.

Setelah bayi mereka lahir, para peneliti memberikan dua jenis sereal bayi. Satu dibuat dengan jus wortel, dan satu lagi dengan air putih. Peneliti mengamati dan mengukur banyak sereal yang dikonsumsi bayi dan merekam reaksi bayi-bayi tersebut.

Bayi yang mengonsumsi jus wortel saat masih berada dalam kandungan dan saat menyusui, makan lebih banyak sereal dengan jus wortel daripada bayi yang tidak merasakan jus wortel saat masih dalam kandungan maupun sedang menyusui.

Peneliti juga mengamati ekspresi bayi-bayi tersebut. Bayi yang sudah mengenal jus wortel saat masih dalam kandungan akan menampilkan ekspresi seperti biasanya. Sedangkan bayi yang hanya mengonsumsi air putih menunjukkan ekspresi negatif saat diberi makan sereal dengan jus wortel.

buah untuk bayi

Mengapa anak akan menyukai makanan yang dimakan ibu saat hamil?

Selama dua bulan pertama kehamilan, sel otak mulai bercabang dari bagian utama otak bayi Anda yang tumbuh ke berbagai area, termasuk mulut bayi Anda. Pada saat itu juga bakal rasa atau kuncup rasa mulai terbentuk di mana lidah bayi Anda nantinya.

Kelompok reseptor ini bertugas untuk mengenali rasa manis, asam, pahit, asam, dan umami. Pada minggu ke delapan kehamilan, sel otak akan terhubung dengan tunas yang sedang berkembang. Tapi bayi Anda belum bisa merasakan cairan ketuban di sekitarnya. Bayi Anda masih memerlukan pori-pori atau lubang kecil di permukaan lidah yang memungkinkan makanan masuk ke dalam kontak dengan reseptor rasa yang membentuk selera.

Sekitar minggu ke-16, pori-pori ini akan berkembang. Saat itu juga, bayi Anda juga akan mulai menelan cairan ketuban. Saat cairan mengalir melintasi lidahnya menuju sistem pencernaannya, molekul cairan akan berinteraksi dengan kuncup rasa, dan bayi Anda akan merasakan rasa pertamanya yaitu cairan ketuban yang asin. Jumlah cairan ketuban yang ditelannya dan jumlah selera yang dimilikinya akan terus meningkat sepanjang trimester kedua dan ketiga.

Untuk menentukan apakah rasa diturunkan dari ibu ke bayi melalui cairan ketuban, peneliti menunjukkan bahwa rasa aromatik seperti bawang merah, bawang putih, dan vanili yang terkandung dalam air susu ibu dapat memberikan kecenderungan pada anak untuk menyukai cita rasa tersebut.

Apa yang dimakan ibu dapat mengalir ke air susu ibu selama maksimal delapan jam. Jadi jika makanan ini dikonsumsi secara rutin, tentu pengaruhnya juga lebih besar. Makanan yang dikonsumsi ibu hamil dan menyusui dapat juga menimbulkan variasi selera makan anak.

Baca Juga:

Sumber
×
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda untuk membantu memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan We’re excited to guide you on your parenting journey. Your first email will arrive shortly. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Yang juga perlu Anda baca