Anda sedang hamil? Ayo ikut komunitas Ibu Hamil kami sekarang!

home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Beragam Manfaat Kacang Tanah untuk Ibu Hamil

Beragam Manfaat Kacang Tanah untuk Ibu Hamil

Selain meningkatkan produksi ASI saat menyusui, ternyata kacang tanah juga menawarkan sejumlah khasiat untuk ibu hamil. Apa sajakah manfaat kacang tanah untuk ibu hamil yang bisa Anda peroleh? Yuk simak penjelasan berikut ya.

Berbagai manfaat kacang tanah untuk ibu hamil

ibu hamil

Jika Anda tidak alergi terhadap kacang, maka ada baiknya mengonsumsi kacang tanah saat hamil. Pasalnya, kacang tanah menawarkan sejumlah manfaat sebagai berikut.

1. Mencegah cacat pada bayi

Salah satu zat gizi yang paling penting selama masa kehamilan adalah asam folat. Zat ini sangat dibutuhkan untuk proses tumbuh kembang bayi di dalam kandungan. Kekurangan asam folat berisiko bayi lahir cacat.

Nah, salah satu makanan yang merupakan sumber asam folat adalah kacang tanah. Oleh karena itu, mengonsumsi kacang tanah saat hamil dapat membantu memenuhi asupan asam folat dan terhindar dari risiko bayi lahir cacat.

2. Mencegah gangguan metabolisme pada bayi

Penyakit-penyakit akibat gangguan metabolik seperti diabetes, galaktosemia, dan sindrom penyakit lainnya dapat terjadi sejak bayi dalam kandungan. Selain faktor genetik, penyakit-penyakit ini juga bisa disebabkan oleh kurangnya asupan biotin.

Oregon State University menyatakan bahwa 1 dari 3 ibu hamil mengalami kekurangan biotin. Oleh karena itu, manfaat kacang tanah untuk ibu hamil yang cukup penting adalah menyediakan biotin untuk mencegah berbagai penyakit metabolisme.

3. Sumber energi untuk ibu hamil

Ibu hamil memerlukan energi atau kalori yang lebih banyak daripada hari-hari biasanya. Ini karena energi tidak hanya dibutuhkan untuk menjaga stamina ibu tetapi juga untuk menyalurkan ke bayi.

Selain dari makanan pokok, kacang tanah ternyata juga menyediakan karbohidrat yang dapat membantu memenuhi kebutuhan kalori saat hamil.

4. Mencegah anemia

Kacang-kacangan termasuk kacang tanah adalah salah satu sumber zat besi yang dibutuhkan oleh ibu saat hamil. Menurut WHO, 4 dari 10 ibu hamil mengalami anemia akibat kekurangan zat besi.

Selain menyebabkan lemah dan letih, anemia juga dapat mengganggu perkembangan janin. Dengan mengonsumsi kacang tanah, ibu dapat terhindar dari berbagai masalah ini.

5. Menjaga kadar gula darah

Selain menyediakan energi, kacang tanah juga mengandung gula dengan indeks glikemik yang rendah. Mengonsumsi kacang tanah baik untuk menjaga kadar gula darah dan mencegah dari risiko gula darah tinggi atau diabetes gestasional saat hamil.

kacang-kacangan, sebagai pilihan nutrisi untuk ibu hamil

6. Sumber lemak baik

Manfaat kacang tanah untuk ibu hamil lainnya adalah sebagai sumber lemak baik (HDL). Lemak baik dibutuhkan oleh tubuh untuk memproduksi sejumlah hormon yang mendukung pertumbuhan bayi.

Selain itu, konsumsi lemak baik dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah sehingga mencegah dari penyakit jantung dan penyempitan pembuluh darah.

7. Menjaga kesehatan jantung ibu dan bayi

Selain khasiat dari lemak baik yang dimilikinya, manfaat kacang tanah untuk kesehatan jantung ibu hamil juga dapat diperoleh dari magnesium dan tembaga yang dikandungnya.

Mengutip penelitian yang diterbitkan oleh The Journal of Nutrition, konsumsi magnesium secara rutin dapat menurunkan risiko kematian pada orang dewasa yang menderita penyakit jantung.

8. Mencegah tertular penyakit berbahaya

Saat hamil, kekebalan tubuh akan menurun. Hal inilah yang menyebabkan ibu hamil lebih rentan tertular berbagai penyakit. Untuk mencegah ibu dari penularan penyakit berbahaya, dibutuhkan antioksidan yang diperoleh dari makanan.

Salah satu manfaat kacang tanah untuk ibu hamil yang cukup penting adalah sebagai sumber antioksidan, seperti p-coumaric acid, resveratrol, dan isoflavon.

[embed-community-8]

9. Melancarkan pencernaan

Ibu hamil cenderung rentan mengalami gangguan pencernaan seperti sembelit dan diare. Untuk mencegah hal itu ibu perlu mengonsumsi serat yang cukup.

Selain membantu melancarkan pencernaan, serat juga dapat membantu penyerapan nutrisi yang penting saat hamil. Selain dari buah dan sayur, ternyata ibu juga dapat memperoleh serat dari kacang tanah.

10. Mengatasi asam lambung naik

Manfaat kacang tanah untuk ibu hamil lainnya adalah membantu mengatasi asam lambung naik. Kondisi ini biasanya dialami akibat morning sickness saat hamil.

Namun, masih terdapat perbedaan pendapat soal ini. Sebuah penelitian dari jurnal Clinical Gastroenterology and Hepatology menyatakan bahwa tidak ditemukan hubungan antara konsumsi kacang tanah dengan gejala asam lambung naik.

11. Mencegah anak dari alergi kacang

The Canadian Medical Association Journal menyebutkan bahwa sejumlah penelitian terkini menyarankan ibu hamil yang tidak alergi untuk mengonsumsi makanan yang bersifat alergen seperti telur, susu dan kacang tanah.

Tujuannya agar bayi sudah diperkenalkan dengan zat tersebut sejak dalam kandungan sehingga risiko alergi dapat dicegah sejak dini. Meski begitu, masih terdapat perbedaan pendapat di kalangan para ahli terkait hal ini.

Kacang apa yang baik untuk ibu hamil?

Mengonsumsi kacang-kacangan baik untuk memenuhi kebutuhan protein. Selain kacang tanah, jenis kacang yang bagus untuk ibu hamil antara lain adalah:

  • kacang mede,
  • kacang polong,
  • kacang almond,
  • kacang kenari,
  • kacang merah,
  • kacang macadamia, dan
  • kacang kastanye.

Cara mengonsumsi kacang tanah yang dianjurkan

alergi kacang
Peanut Shells on a Wooden Table

Untuk memperoleh manfaat dari kacang tanah untuk ibu hamil, Anda perlu mengolahnya dengan benar. Beberapa rekomendasi pengolahan kacang tanah yang dianjurkan adalah dengan cara direbus dan dihaluskan hingga benar-benar lembut untuk dijadikan selai.

Sebaiknya ibu menghindari konsumsi kacang tanah dengan tambahan garam dan penyedap rasa. Ini karena konsumsi garam yang berlebihan dapat menaikkan tekanan darah saat hamil sehingga berisiko mengalami preeklampsia.

Bolehkah ibu hamil makan kacang telur?

Selama ibu tidak alergi terhadap kacang dan telur, boleh saja ibu mengomsumsi kacang telur. Namun, yang perlu diperhatikan adalah bumbu yang digunakan seperti garam dan gula. Pastikan jumlahnya tidak berlebihan.

Pastikan pula kacang telur tersebut tidak mengandung zat tambahan seperti MSG, pewarna dan pengawet. Ini karena zat-zat tersebut dapat berefek buruk bagi ibu dan janin dalam kandungan.

Oleh karena itu, jika ingin mengonsumsi kacang telur, ada baiknya jika ibu membuatnya sendiri di rumah agar lebih terjamin kualitas dan keamanannya.

[embed-community-8]

health-tool-icon

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir-Hello Sehat

Gunakan kalkulator ini untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL) Anda. Ini hanyalah prediksi, bukan sebuah jaminan pasti. Pada umumnya, hari melahirkan sebenarnya akan maju atau mundur seminggu dari HPL.

Durasi siklus haid

28 days

Punya cerita soal kehamilan?

Ayo gabung dengan komunitas Ibu Hamil Hello Sehat dan temukan berbagai cerita menarik seputar kehamilan.


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Biotin. (2021). Retrieved 4 May 2021, from https://lpi.oregonstate.edu/mic/vitamins/biotin#disease-prevention

Toomer, O. (2017). Nutritional chemistry of the peanut (Arachis hypogaea). Critical Reviews In Food Science And Nutrition, 58(17), 3042-3053. doi: 10.1080/10408398.2017.1339015

Peanut Board, N. (2020). Should You Eat Peanuts During Pregnancy?. Retrieved 4 May 2021, from https://www.nationalpeanutboard.org/news/should-you-eat-peanuts-during-pregnancy.htm

Abrams, E., & Sicherer, S. (2018). Maternal peanut consumption and risk of peanut allergy in childhood. Retrieved 4 May 2021, fromhttps://www.cmaj.ca/content/190/27/e814

Do you know which foods to avoid when you’re pregnant?. (2021). Retrieved 4 May 2021, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/pregnancy-nutrition/art-20043844

Wright, B., Fernandez-Becker, N., Kambham, N., Purington, N., Cao, S., & Tupa, D. et al. (2020). Gastrointestinal Eosinophil Responses in a Longitudinal, Randomized Trial of Peanut Oral Immunotherapy. Clinical Gastroenterology And Hepatology. doi: 10.1016/j.cgh.2020.05.019

Doerfler, B., Bryce, P., Hirano, I., & Gonsalves, N. (2014). Practical approach to implementing dietary therapy in adults with eosinophilic esophagitis: the Chicago experience. Diseases Of The Esophagus, 28(1), 42-58. doi: 10.1111/dote.12175

WHO | Anaemia/iron deficiency list of publications. Retrieved 4 May 2021, from https://www.who.int/nutrition/publications/micronutrients/anaemia_iron_deficiency/en/

U.S. Department of Health and Human Services, National Institutes of Health, National Institute of Allergy and Infectious Diseases. (2011). Guidelines for the diagnosis and management of food allergy in the United States. [Bethesda, MD.].

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Indah Fitrah Yani Diperbarui 2 minggu lalu
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita