Mengenal Kalori: Pengertian, Sumber, Kebutuhan Harian, dan Jenis-Jenisnya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Anda mungkin sudah sering mendengar soal kalori apalagi kalau Anda sedang dalam program menurunkan berat badan. Demi melancarkan program diet, Anda harus membatasi asupan kalori sehari-hari. Akan tetapi, apa itu kalori dan kenapa hal ini sepertinya jadi musuh bagi banyak orang? Benarkah kalori adalah musuh bagi kesehatan? Agar tidak salah kaprah soal kalori, simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Apa itu kalori?

Menurut kamus medis Medilexicon, kalori adalah satuan unit kandungan panas atau energi. Lebih tepatnya kalori adalah jumlah energi yang Anda dapatkan dari makanan dan minuman, atau energi yang kita bakar melalui aktivitas sehari-hari. Sederhananya, kalori adalah energi yang dibutuhkan tubuh agar bisa beraktivitas dan menjalankan fungsinya dengan baik.

Sebagai contoh, sebuah apel yang Anda makan mengandung sekitar 80 kalori. Sementara berjalan kaki 10 menit membutuhkan sekitar 30 kalori. Berapa banyak kalori yang dibakar tubuh tergantung pada tinggi badan, berat badan, usia, jenis kelamin, dan tingkat aktivitas fisik setiap orang. 

Ada dua jenis kalori, yaitu:

  • Kalori kecil (kal)
  • Kalori besar (Kal, Kkal)

Perlu dicatat, 1 kalori besar (1Kkal) sama dengan 1.000 kalori kecil.

Saat melihat label nutrisi pada kemasan makanan atau minuman, kalori yang tertera adalah kalori besar, yaitu kilokalori (Kkal). Maka jika dalam label kemasan cokelat disebutkan memilki 250 kalori, itu artinya mengandung 250.000 kalori.

Uniknya, kebanyakan orang menganggap kalori hanya ada pada makanan dan minuman, padahal apa pun yang mengandung energi memiliki kalori. Batu bara sekali pun mengandung kalori, tapi memang manusia tidak akan mendapatkan nutrisi penting dari batu bara sehingga tidak ada gunanya mengonsumsi sumber kalori tersebut. 

Sumber kalori dari makanan dan minuman

Kalori adalah salah satu kebutuhan pokok manusia agar bisa bertahan hidup dan menjalani aktivitas sehari-hari. Kalori bisa didapatkan dari konsumsi makanan dan minuman. Hampir semua jenis makanan dan minuman mengandung kalori. Teh yang tidak pakai gula sekali pun mengandung kalori meskipun sangat sedikit.

Kenapa bisa begitu? Kalori ini sebenarnya bukan suatu zat gizi atau nutrisi, tetapi bisa didapatkan dari beragam jenis zat gizi. Kalori bisa didapatkan dari zat gizi makro seperti protein, lemak, dan karbohidrat. Ketiga zat gizi ini akan dicerna dalam tubuh dan nantinya diubah jadi kalori. Kalau sudah menjadi kalori, barulah tubuh Anda bisa menggunakannya sebagai sumber energi.

Karena itu, makanan dan minuman apa pun yang mengandung protein, lemak, dan karbohidrat sudah pasti mengandung kalori. Jumlah kalorinya saja yang berbeda-beda. Kalori dari makanan alami seperti buah dan sayur biasanya lebih rendah dari kalori makanan olahan seperti keripik kentang kemasan, donat, dan lain-lain.

Kalori kosong, apa itu?

Kalori kosong adalah jenis kalori yang berasal dari lemak padat dan gula tambahan dalam produk makanan. Kalori kosong memiliki nilai gizi yang sangat sedikit, tidak ada serat makanan, asam amino, antioksidan, mineral, atau vitamin yang berarti. Kalori kosong membuat rasa makanan menjadi lebih lezat tetapi dapat menyebabkan obesitas jika dikonsumsi berlebihan.

Nah, jenis kalori kosong inilah yang sering disebut-sebut sebagai musuh bagi kesehatan. Terutama bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan atau sedang mempertahankan berat badan ideal. Di luar itu, kalori adalah asupan penting yang harus dipenuhi setiap orang setiap hari.

makanan junk food bikin imun agresif

Makanan-makanan di bawah ini memiliki kandungan kalori kosong yang cukup banyak:

Lemak padat dan gula tambahan:

  • Es krim
  • Donat
  • Pastri
  • Kue kering
  • Cake

Lemak padat:

  • Gorengan
  • Tulang iga
  • Daging asap
  • Sosis
  • Keju
  • Pizza

Gula tambahan:

  • Minuman ringan dengan perisa buah-buahan
  • Minuman isotonik
  • Minuman energi
  • Minuman bersoda

Berapa kebutuhan kalori harian saya?

Supaya tidak mengalami kelebihan atau kekurangan kalori, Anda perlu mengetahui berapa kebutuhan kalori harian Anda. Nah, kebutuhan kalori setiap orang berbeda-beda, tergantung dari beberapa faktor. Karena itu, Anda perlu menghitungnya dengan rumus yang tepat. Jangan khawatir, supaya hasilnya akurat Anda bisa menghitung berapa kebutuhan kalori harian Anda di kalkulator BMR ini atau di tautan berikut: bit.ly/kalkulatorBMR.

Setelah mengetahui berapa kebutuhan kalori Anda, Anda perlu merancang menu makan dan aktivitas fisik yang seimbang. Anda bisa minta bantuan ahli gizi atau personal trainer olahraga Anda untuk menyiapkan rancangan hidup sehat tersebut. Anda juga disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter bila Anda punya kondisi medis tertentu seperti diabetes, penyakit jantung, penyakit autoimun, dan gangguan pencernaan.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Kenali 5 Ciri Utama “Toxic People”, Racun Dalam Persahabatan Anda

Toxic people merupakan salah satu jenis orang negatif yang harus Anda jauhi. Bagaimanakah ciri-cirinya? Simak jawabannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hubungan Harmonis 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

Waspadai Gejala yang Menandakan Anda Kena Tukak Lambung

Tukak lambung menandakan adanya luka pada lapisan lambung. Lantas, apa saja gejala atau ciri-ciri tukak lambung yang perlu diwaspadai?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pencernaan, Gangguan Pencernaan Lainnya 1 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit

Mengenal Jenis Beras, Mana yang Paling Sehat?

Kita mungkin setiap hari makan nasi putih, tapi ada berbagai jenis berasa lain yang tersedia. Kira-kira beras jenis apa yang lebih sehat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Fakta Gizi, Nutrisi 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Waspada Bahaya Infeksi Telinga Akibat Pakai Earphone Saat Tidur

Banyak orang yang tak bisa lepas dari musik dalam hidupnya, bahkan sampai keterusan pakai earphone saat tidur. Tapi awas bahayanya bagi pendengaran Anda.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Thendy Foraldy
Kesehatan THT, Gangguan Telinga 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara membasakan diri jalan kaki agar tubuh bugar

6 Trik Sederhana Agar Terbiasa Jalan Kaki Demi Tubuh yang Bugar

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
bahaya polusi udara

Jangan Remehkan Bahaya Debu Polusi! Yuk, Lindungi Diri Dengan Cara Ini

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
alat reproduksi wanita

Mengenal Alat Reproduksi Wanita dan Fungsinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
manfaat kulit manggis

5 Manfaat Kulit Manggis untuk Kesehatan Tubuh

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit