home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Cara Membaca Informasi Nilai Gizi pada Kemasan Makanan

Cara Membaca Informasi Nilai Gizi pada Kemasan Makanan

Informasi nilai gizi (nutrition facts) adalah label pada kemasan makanan atau minuman yang mencantumkan informasi terkait kandungan gizi produknya. Label ini bisa menjadi bahan pertimbangan Anda sebagai konsumen untuk membeli suatu barang.

Keterangan pada label ini sangat bermanfaat bagi seseorang yang sedang membatasi asupan kalori atau memiliki kondisi medis tertentu. Namun, mengingat banyak informasi yang tertera pada label ini, tidak heran bila banyak orang kesulitan membacanya.

Cara mudah membaca informasi nilai gizi

cra hitung kalori makanan kemasan

Di bawah ini berbagai komponen dalam label informasi gizi pada kemasan makanan dan minuman serta penjelasan lengkapnya.

1. Jumlah sajian per kemasan

Satu kemasan makanan (satu bungkus, kotak, atau kaleng) biasanya memiliki lebih dari satu sajian. Jumlah sajian per kemasan menunjukkan jumlah takaran saji yang terdapat dalam satu kemasan makanan.

Contohnya, suatu produk keripik kentang memiliki keterangan “4 sajian per kemasan”. Ini artinya setiap satu kemasan bisa dibagi menjadi 4 sajian atau dikonsumsi sebanyak 4 kali dengan tiap frekuensi konsumsi menghabiskan satu sajian.

Setiap informasi nilai gizi menggambarkan kandungan gizi untuk satu sajian, bukan satu kemasan. Jika Anda makan satu bungkus snack kemasan tersebut hingga habis, Anda mendapat asupan gizi berjumlah 4 kali lipat dari nilai yang tertera pada kemasan.

Begitu pun bila Anda makan dua bungkus keripik kentang tersebut, asupan kalori dan gizi yang Anda dapat menjadi 8 kali lipat. Oleh karena itu, Anda perlu memperhatikan banyaknya jumlah sajian per kemasan suatu produk makanan atau minuman.

2. Kalori total per sajian

Kalori total pada informasi nilai gizi menunjukkan banyaknya energi yang akan Anda dapatkan dari setiap sajian makanan atau minuman. Semakin banyak sajian produk yang Anda konsumsi, semakin besar pula asupan kalori yang Anda dapatkan.

Penulisan kalori biasanya disertai keterangan “kalori dari lemak” yang dihitung tersendiri karena tidak termasuk kalori total. Misalnya, sebungkus makaroni punya keterangan “kalori total per sajian” sebanyak 250 kkal dan “kalori dari lemak” sebanyak 110 kkal.

Apabila Anda mengonsumsi satu sajian makaroni tersebut, Anda akan memperoleh 250 kkal energi ditambah 110 kkal lagi dari lemak. Jika Anda menghabiskan satu bungkus makaroni yang terdiri dari 3 sajian, berarti seluruh kalori tersebut perlu dikali 3.

Kalori harian pada informasi nilai gizi biasanya merujuk angka kebutuhan kalori per hari atau sebesar 2.000 kkal. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengelompokkan kadar kalori dalam kemasan di bawah ini.

  • Rendah, jika jumlah kalori mendekati atau sekitar 40.
  • Sedang, jika jumlah kalori mendekati atau sekitar 100.
  • Tinggi, jika jumlah kalori mendekati atau sekitar 400.

3. Angka kecukupan gizi (AKG)

Angka kecukupan gizi (AKG) pada informasi nilai gizi merujuk pada kebutuhan energi harian rata-rata yaitu sebesar 2.000 kkal. Nilai ini menunjukkan jumlah zat gizi dalam satuan berat seperti miligram (mg) atau gram (gr) atau disajikan dalam bentuk persentase (%) AKG.

Setiap zat gizi memiliki rekomendasi asupan harian masing-masing. Sementara itu, persentase AKG yaitu perbandingan antara zat gizi dalam suatu produk dengan total zat gizi yang Anda butuhkan.

Misalnya, ada satu kotak jus jeruk yang terdiri dari satu sajian. Produk ini mengandung vitamin C yang setara dengan 50% AKG per sajian. Dengan mengonsumsi satu kotak jus jeruk tersebut, Anda telah memenuhi 50% kebutuhan vitamin C per hari.

Mengenali zat gizi dalam suatu produk

Makanan dan minuman yang Anda konsumsi mengandung beragam zat gizi. Selain mengetahui cara membaca informasi nilai gizi, Anda sebaiknya juga mengenali zat gizi apa saja yang perlu dipenuhi dan dibatasi.

1. Kandungan gizi yang harus dibatasi

Beberapa kandungan yang harus dibatasi dari makanan kemasan yakni lemak jenuh, lemak trans, gula tambahan, dan garam (natrium). Keempatnya biasanya sudah terpenuhi dari makanan sehari-hari, jadi asupan dari makanan kemasan perlu dibatasi.

Asupan berlebihan justru dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, seperti penyakit jantung, hipertensi, dan kanker. Untuk mempermudah Anda, carilah makanan kemasan yang kandungan lemak, gula, dan natriumnya kurang dari 5% AKG.

Perlu diketahui bahwa label informasi nilai gizi tak selalu mencantumkan zat gizi dalam persen AKG, melainkan dalam satuan gram. Meski begitu, prinsipnya tetap sama, yaitu Anda perlu mengonsumsi zat gizi sesuai kebutuhan yang ada dalam AKG.

2. Kandungan gizi yang harus dipenuhi

Tubuh memerlukan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral untuk menjalankan seluruh fungsinya. Selain itu, zat gizi juga mempunyai peran penting untuk menurunkan risiko berbagai gangguan kesehatan.

Misalnya, asupan mineral kalsium dan mineral fosfor yang cukup bisa mencegah pengeroposan tulang, atau vitamin C penting untuk sistem imun. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya, pilihlah produk dengan kecukupan gizi sekitar 20% AKG atau lebih.

Memerhatikan dan membandingkan komposisi makanan

Satu lagi komponen yang tidak kalah penting dari informasi nilai gizi yakni komposisi makanan. Produk yang mengandung berbagai bahan biasanya memiliki keterangan ini. Umumnya, semua bahan diurutkan dari jumlah terbanyak hingga yang paling sedikit.

Membaca komposisi makanan amat bermanfaat bagi Anda yang harus memerhatikan asupan zat gizi tertentu. Contohnya, orang yang perlu mengurangi konsumsi gula juga perlu menghindari pemanis buatan seperti aspartam dan corn syrup.

Label informasi nilai gizi merupakan komponen penting dalam suatu kemasan produk makanan dan minuman. Dari situlah Anda bisa mengetahui jumlah kalori dan berbagai zat gizi yang penting.

Semua informasi tersebut dihitung secara akurat menurut sajian per kemasan. Dengan membaca label informasi ini, Anda secara tidak langsung juga berperan aktif dalam menjaga kesehatan tubuh Anda.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

American Heart Association, 2015. Understanding Food Nutrition Labels. [Online] Available at: http://www.heart.org/HEARTORG/HealthyLiving/HealthyEating/Nutrition/Understanding-Food-Nutrition-Labels_UCM_300132_Article.jsp#.V1ZeAfl97IV [Accessed June 2016].

Badan POM RI , 2009. INFORMASI NILAI GIZI PRODUK PANGAN. [Online] Available at: http://perpustakaan.pom.go.id/KoleksiLainnya/Buletin%20Info%20POM/0509.pdf [Accessed June 2016].

Denny, S., 2015. The Basics of the Nutrition Facts Panel. [Online] Available at: http://www.eatright.org/resource/food/nutrition/nutrition-facts-and-food-labels/the-basics-of-the-nutrition-facts-panel [Accessed June 2016].

FDA, n.d. How to Understand and Use the Nutrition Facts Label. [Online] Available at: http://www.fda.gov/Food/IngredientsPackagingLabeling/LabelingNutrition/ucm274593.htm#nutrients [Accessed June 2016].

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Kemal Al Fajar Diperbarui 08/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x