Kenapa Kuku Bisa Cantengan, dan Bagaimana Mengobatinya?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 05/09/2017
Bagikan sekarang

Jika Anda pernah mengalami kuku cantengan, Anda pasti paham benar seperti apa rasa sakitnya. Cantengan juga bikin minder karena kuku yang bertumbuh ke dalam bisa tampak mengerikan. Kadang, kulit kaki itu sendiri dapat menutupi sisi pinggir kuku, yang menyebabkan kuku menjadi tertanam di kulit.

Penyebab cantengan atau ingrown nail ada banyak versi. Kependekan memotong kuku dapat menyebabkan kuku bertumbuh ke dalam kulit. Sepatu yang kesempitan dapat menyebabkan kuku tertekan ke dalam dan lama kelamaan jadi cantengan. Jempol kaki yang kejedot pintu kayu atau kaki meja juga dapat menyebabkan kuku patah dan akhirnya bertumbuh ke dalam. Tapi kenapa kuku bisa bertumbuh ke dalam?

Seperti apa proses pertumbuhan kuku?

Setiap kuku pada mulanya bertumbuh dari sebuah kantong kecil di bawah kulit pangkal kuku yang disebut matriks. Matriks kuku bertugas memproduksi sel kuku baru tanpa henti. Sel-sel kuku ini kemudian mendorong kelompok sel kuku lama keluar dari kulit. Kuku di atas punggung jemari yang bisa Anda lihat dan sentuh saat ini adalah sel kuku yang sudah mati.

Kuku terus bertumbuh dengan kecepatan 0,1 mm per hari atau 3 mm dalam satu bulan. Laju pertumbuhan kuku dipengaruhi oleh sejumlah kegiatan fisik dan lingkungan. Misalnya, selama siang hari dan di musim panas, kuku tumbuh lebih cepat daripada saat malam atau di musim dingin. Kuku juga tumbuh lebih cepat di tangan kanan Anda jika Anda bertangan kanan, dan lebih cepat di tangan kiri Anda jika Anda kidal. Kuku tumbuh lebih cepat pada pria dan orang-orang yang lebih muda daripada wanita dan orang tua.

Demam dan penyakit serius memperlambat laju pertumbuhan kuku. Trauma ringan seperti kebiasaan menggigit kuku merangsang pertumbuhan kuku, sementara keterbatasan fisik atau gizi buruk memperlambat pertumbuhan kuku.

Kenapa kuku bisa cantengan?

Pertumbuhan kuku merupakan proses yang cukup rapuh — tanpa henti menyeimbangkan antara stres yang didapatkan oleh kuku dan upaya mempertahankan agar kuku tetap menempel di dasar kuku. Kuku yang bertumbuh terlalu cepat atau lambat dapat mengacaukan keseimbangan ini sehingga mengubah kelengkungan kuku keluar dari alur kuku.

Ujung pinggiran kuku yang tajam dapat berkembang keluar alur kuku yang semestinya dan jadi terdorong masuk menekan kulit, sehingga menyebabkan ingrown nail. Kuku jemari tangan tumbuh sangat lambat, tapi pola pertumbuhan kuku kaki Anda lebih lambat lagi. Ini sebabnya kuku kaki lebih rentan mengalami cantengan.

Pada awalnya, kulit di sekitar kuku cantengan mungkin terasa lunak, bengkak, atau mengeras. Namun jika terus dibiarkan, tekanan besar dari pemakaian kaki berkelanjutan, kuku kaki yang bertumbuh ke dalam dapat merobek kulit hingga ke dalam epidermis (lapisan kulit tengah). Bakteri dapat masuk melalui luka ini dan  kemudian menyebabkan peradangan, nyeri dan infeksi. Cantengan juga mungkin berdarah atau mengeluarkan nanah.

Bagaimana cara mengobati kuku cantengan?

Kuku cantengan yang dibiarkan terinfeksi dapat menjadi masalah kambuhan dan menyebabkan komplikasi serius, seperti masalah tulang.

Jika kuku yang tumbuh ke dalam tidak terinfeksi, Anda dapat mencoba beberapa pengobatan di rumah untuk meminimalisir rasa sakitnya dan mencegah ingrown nail tumbuh kembali. Berikut adalah beberapa ide pengobatan rumahan untuk kuku cantengan:

  • Rendam dalam air garam hangat selama 15 menit untuk 3-4 kali sehari. Sementara direndam, Anda bisa menggunakan cotton bud untuk perlahan mendorong kulit agar menjauhi kuku. Air hangat juga dapat meringankan rasa sakit dan pembengkakan akibat cantengan. Keringkan kaki dengan baik setelahnya.
  • Jaga kaki tetap bersih dan kering selama beraktivitas kecuali saat merendam.
  • Minum obat penghilang nyeri misalnya paracetamol atau ibuprofen.
  • Oleskan salep antibiotik untuk mengurangi risiko infeksi.
  • Balut jari yang cantengan dengan perban kasa dan pakai sendal selama beraktivitas. Atau, pakai sepatu yang terbuat dari kain halus dengan jarak antar jari yang luas. Hindari memakai sepatu ketat.

Jika gejala tidak berangsur sembuh atau jika cantengan terlanjur terinfeksi, jangan mencoba mengobati cantengan sendiri. Cantengan yang terinfeksi perlu diperiksa oleh podiatris, ahli penyakit kaki.

Dokter mungkin meresepkan antibiotik dan/atau mengangkat sebagian kuku yang tertanam ke dalam kulit serta bantalan kuku yang mendasarinya untuk mencegah masalah datang kembali. Selagi kuku bertumbuh ulang, dokter dapat menempatkan sepotong kapas lebut di bawah kuku untuk mencegah kuku kembali tumbuh keluar jalur. Penting untuk selalu teratur mengganti kapas setiap hari.

Jika infeksi tetap membandel, dokter dapat merekomendasikan pengangkatan sebagian kuku lewat operasi.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Katanya, minum madu saat sahur bisa memberikan segudang manfaat baik bagi tubuh selama menjalani puasa. Tertarik ingin coba? Simak beragam khasiatnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

5 Tips Aman Tetap Jogging Saat Puasa

Jika Anda berencana untuk tetap jogging saat puasa, ada beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan guna menghindari risiko cedera. Apa saja?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hari Raya, Ramadan 13/05/2020

5 Fungsi Antiseptik Cair Selain untuk Mandi

Antiseptik mampu memusnahkan atau menghambat perkembangan bakteri pada jaringan hidup. Yuk, baca 5 fungsi antiseptik cair untuk kesehatan Anda dan keluarga.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro

Cara Membersihkan Gunting Kuku yang Tepat dan Mudah

Tahukah Anda kalau gunting kuku juga perlu dibersihkan? Berikut beberapa cara untuk membersihkan gunting kuku yang tepat tanpa membuat karatan.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah

Direkomendasikan untuk Anda

gerimis bikin sakit

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020
mulut terasa pahit saat puasa

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19/05/2020
air mani keluar saat puasa

4 Cara Mencegah Keluar Air Mani Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020