7 Panduan Memotong Kuku dengan Benar

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Memotong kuku memang terlihat sepele. Saking sepelenya, banyak yang tidak sadar bahwa cara yang dilakukan selama ini ternyata salah. Alhasil, kuku menjadi cantengan atau terinfeksi jamur. Kenali bagaimana cara gunting kuku yang benar berikut ini. 

Manfaat dari rutin memotong kuku

memotong kutikula kuku

Beberapa orang mungkin ingin membiarkan kukunya tumbuh panjang, entah karena ingin mempercantik penampilan atau memang malas memotong kuku. Padahal ada beberapa risiko yang perlu Anda ketahui dari kebiasaan memanjangkan kuku. 

Sebagai contoh, kuku yang panjang lebih mudah rapuh dan patah. Jika patah, pertumbuhan kuku akan terhambat dan berisiko tumbuh ke dalam jaringan kulit, atau biasa disebut sebagai cantengan. 

Selain itu, kuku yang terlalu panjang juga menyebabkan Anda kesulitan saat beraktivitas normal, misalnya saat mengetik atau mencengkram sesuatu. Hal ini bisa menyebabkan otot-otot jari menegang. 

Terlebih lagi, kuku yang panjang menjadi sarang favorit bagi bakteri. Pasalnya, kuku yang panjang menyimpan lebih banyak bakteri di dalamnya yang bisa menyebabkan berbagai macam penyakit kuku, seperti infeksi bakteri atau jamur. 

Itu sebabnya, rutin memotong kuku agar tetap pendek membantu mencegah masalah kuku tersebut. Namun, Anda tidak perlu memotongnya terlalu pendek karena bisa menimbulkan pertumbuhan yang tidak rata dan berakhir pada cantengan. 

Berapa kali memotong kuku harus dilakukan?

Rutin memotong kuku memang baik, tetapi terlalu sering dilakukan dapat menyebabkan kuku cepat rusak. Pada saat kuku digunting, kuku akan mengalami tekanan dan gesekan yang cukup keras. 

Bila dilakukan terlalu sering, kuku akan terus mendapatkan tekanan dan menjadi lebih rapuh dan kuku mudah patah

Yang perlu diperhatikan adalah frekuensi memotong kukunya. Idealnya, Anda perlu rutin gunting kuku setiap dua minggu sekali. Untuk anak-anak, sebaiknya potong kuku seminggu sekali mengingat pertumbuhannya yang lebih cepat. 

Cara memotong kuku yang benar

Sebagai salah satu cara merawat kuku, memotong kuku tidak boleh dilakukan asal-asalan. Alih-alih mendapatkan kuku yang terbebas dari penyakit, menggunting kuku yang salah justru bisa memicu kuku yang tumbuh ke dalam.

Supaya hal ini tidak terjadi pada Anda, ada beberapa langkah yang bisa diikuti untuk potong kuku dengan benar. 

1. Pilih gunting kuku sesuai kebutuhan

Sejumlah ahli sebenarnya menganjurkan untuk memiliki dua gunting kuku yang berbeda, satu untuk jari tangan dan lainnya untuk jari kaki. 

Begini, kuku kaki umumnya lebih lebar dan tebal, sehingga dibutuhkan alat potong kuku yang lebih besar. Selain itu, hal ini juga mengurangi kemungkinan perpindahan bakteri atau jamur dari kuku tangan ke kaki atau sebaliknya. 

Cara ini juga membuat Anda tidak perlu bersusah payah memotong kuku kaki yang tebal dengan alat yang kecil. Dengan begitu, kuku kaki dan tangan pun tidak mudah patah saat dipotong. 

2. Potong kuku dengan arah lurus

Bagi Anda yang terbiasa memotong kuku dari ujung ke ujung, mengikuti lengkungan kuku, sebaiknya ganti kebiasaan tersebut. Hal ini dikarenakan lengkungan yang terlalu dalam pada ujung kuku lebih rentan memicu cantengan. 

Maka dari itu, gunting kuku dengan arah lurus, sehingga potongan pada ujung kuku terlihat seperti persegi, bukan oval. Hindari pula memotong sisi-sisi kuku hingga membentuk lengkungan. 

Anda juga tidak perlu khawatir akan merasakan sakit ketika kuku dipotong karena kuku terbuat dari sel-sel mati yang mengeras. Dengan begitu, tidak ada jaringan saraf yang terbentuk di dalamnya, sehingga tidak menimbulkan rasa sakit. 

3. Hindari memotong terlalu pendek

Salah satu penyebab cantengan yang paling sering terjadi adalah memotong kuku terlalu pendek. Kuku yang terlalu pendek dapat menekan ke dalam dan tumbuh di dalam kulit. 

Alangkah baiknya sisakan sedikit bagian putih kuku sepanjang 1 – 2 milimeter agar terhindar dari cantengan dan infeksi. 

4. Tidak memotong kutikula kuku

Kutikula kuku adalah lapisan kulit mati berwarna putih yang mengelilingi sisi-sisi kuku. Pada saat melakukan manicure dan pedicure di salon, terapis mungkin juga memotong kutikula Anda agar kuku terlihat panjang dan langsing. 

Umumnya, kutikula dilepas dengan merendam kuku terlebih dahulu di baskom berisi air hangat. Hal ini bertujuan agar kutikula kuku melemas dan lebih mudah dipotong. 

Meski begitu, beberapa dokter spesialis kulit sepakat bahwa kutikula sebenarnya tidak perlu dihilangkan. Memotong kutikula kuku justru dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan, seperti infeksi jamur kuku yang dapat menyebabkan cantengan. 

Jika kutikula kuku dilepas, kuku lebih rentan terinfeksi karena kulit kecil ini berfungsi sebagai pelindung kuku dari kuman atau bakteri yang masuk ke kulit. Setiap kuku mulai tumbuh dari kantong kecil yang berada di bawah kuku (matriks kuku), kutikula yang melindunginya dari infeksi. 

Selain itu, menggunting kutikula dapat menghambat pertumbuhan kuku, sehingga memicu kerutan, bintik-bintik, atau garis putih pada kuku. 

Tips merawat kutikula kuku

Meski sebaiknya dibiarkan, kutikula yang tumbuh kering dan mengelupas dapat memicu rasa sakit dan merusak penampilan. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk merawat kutikula ketika memotong kuku sebagai berikut.

  • Rendam kuku dalam air hangat.
  • Oleskan pelembap khusus kutikula dan kuku.
  • Jauhkan tangan dari mulut.
  • Batasi kegiatan yang dapat membuat kutikula kering, seperti mencuci piring.

5. Lakukan sebelum mandi

kuku yang kuat

Kondisi kuku yang basah memang lebih mudah dipotong karena permukaannya lebih lunak. Namun, hal ini justru berisiko menyebabkan kuku bengkok, rentan sobek, dan tidak halus setelah dipotong. 

Oleh sebab itu, gunting kuku lebih baik dilakukan sebelum mandi alias dalam kondisi kering. Kuku kering cenderung lebih kuat dan jarang menyebabkan luka setelah dipotong. 

Bila Anda memiliki jenis kuku yang tebal, cobalah untuk merendam kuku terlebih dahulu agar lebih lunak dan mudah digunting. 

6. Mengikir kuku

Usai memotong kuku, Anda bisa melanjutkan rutinitas ini dengan mengikir atau menghaluskan tepi kuku agar tampak lebih cantik dan sehat. Langkah ini ternyata cukup penting karena bagian ujung kuku tidak akan mudah merobek kulit di sekitarnya saat kuku tumbuh. 

Anda bisa mengikir kuku dengan bergerak satu arah, yaitu dari pangkal ke ujung secara lurus dan santai. Hindari menghaluskan tepi kuku secara bolak-balik atau terlalu ditekan karena menyebabkan kuku menjadi lebih tipis dan mengelupas. 

7. Bersihkan gunting kuku

Setelah memotong dan menghaluskan tepi kuku, jangan lupa untuk membersihkan alat potong kuku. Hal ini perlu dilakukan baik sebelum dan sesuai dipakai. 

Gunting kuku bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri dan jamur kuku dari kotoran kaki yang menempel setiap potong kuku. Bakteri dan jamur bisa tinggal di gunting kuku dalam waktu satu bulan. 

Jika Anda menggunting kuku, jamur dan bakteri yang menempel di kuku akan berpindah dan menempel di gunting kuku. Penyebaran ini dapat terjadi bila gunting kuku langsung dipakai oleh orang lain tanpa dibersihkan. 

Agar perpindahan bakteri dan jamur tidak menempel di gunting kuku, ada beberapa cara membersihkan gunting kuku yang bisa Anda lakukan sebagai berikut.

  • Bersihkan dengan alkohol dan air dengan perbandingan (1:10)
  • Sikat gunting kuku dengan sikat gigi yang tak terpakai
  • Keringkan gunting kuku dengan lap atau tisu kering 

Membersihkan gunting kuku termasuk langkah untuk mengurangi risiko dan mencegah penyebaran kuman yang menjadi penyebab infeksi kuku atau paronikia.

Bagaimana dengan memotong kuku yang terinfeksi jamur? 

Bila kuku sudah terinfeksi jamur dan bingung harus berbuat saat hendak dipotong, cara-cara di bawah ini mungkin dapat mempermudah Anda.

Salah memotong kuku yang terinfeksi atau salah obat jamur kuku dapat menyebabkan kuku lepas dan memperparah infeksi.

  • Rendam kuku selama 20 – 30 menit dengan air hangat.
  • Pakai gunting kuku khusus, terutama ketika kuku sudah menebal. 
  • Sterilkan gunting kuku dengan alkohol atau pemutih untuk mencegah infeksi. 

Bila Anda khawatir infeksi jamur kuku akan semakin parah, konsultasikan dengan dokter spesialis kulit. Mintalah saran dokter mengenai cara potong kuku yang aman sesuai dengan kondisi Anda.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasi Hidung Tersumbat Alias Mampet

Hidung tersumbat alias mampet bisa sangat mengganggu bahkan membuat sakit kepala. Jangan dulu putus asa, simak cara mengatasi hidung tersumbat berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Flu, Kesehatan Pernapasan 22 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Mungkin Anda kaget saat tahu kalau kelopak mata bengkak tiba-tiba. Ada banyak hal yang bisa bikin kelopak mata Anda bengkak. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Mata 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Masalah bau badan tak sedap bikin kurang pede? Tenang, dua bahan alami ini bisa membantu mengurangi bau badan ketika deodoran saja tidak mempan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

6 Kesalahan Saat Olahraga Lari yang Wajib Dihindari

Berlari tidak boleh sembarangan. Ada sejumlah kesalahan saat lari yang patut dihindari supaya waktu berolahraga Anda tak terbuang sia-sia.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Olahraga Kardio, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit



Direkomendasikan untuk Anda

tidak bisa kentut susah kentut

Tiba-Tiba Susah Kentut? Tak Perlu Pusing, Begini Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
cara mengusir semut

9 Cara Jitu untuk Mengusir Semut Bandel di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
makanan yang baik untuk usus

Ragam Makanan dengan Kandungan Bakteri yang Baik untuk Usus

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penyakit kuku dan masalah pada kuku

Penyakit pada Kuku yang Perlu Diwaspadai

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Tiara Putri
Dipublikasikan tanggal: 23 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit