home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Operasi Cantengan (Ingrown Toenail)

Definisi|Prosedur|Perawatan setelah operasi|Risiko
Operasi Cantengan (Ingrown Toenail)

Definisi

Apa itu operasi cantengan?

Operasi cantengan adalah prosedur yang dilakukan untuk mengatasi masalah kuku yang tumbuh ke dalam jaringan kulit (ingrown toenail).

Cara mengobati cantengan yang satu ini akan direkomendasikan oleh dokter bila mengalami kondisi seperti:

  • perawatan rumahan tidak berhasil,
  • kuku cantengan kembali kambuh, serta
  • penyandang diabetes yang lebih berisiko terhadap komplikasi.

Prosedur ini mungkin akan mencabut sebagian atau seluruh kuku yang tumbuh ke dalam, tergantung tingkat keparahan yang dialami. Selain itu, operasi cabut kuku cantengan ini juga akan dilakukan bila kuku terinfeksi bakteri dan mengeluarkan bau tak sedap.

Proses pencabutan kuku ini dilakukan untuk meringankan rasa sakit, bengkak, mengobati infeksi, hingga memperbaiki pertumbuhan kuku yang tidak normal.

Itu sebabnya, pengobatan kuku cantengan perlu segera dilakukan agar tidak terjadi infeksi yang bisa menyebabkan komplikasi.

Prosedur

Bagaimana prosedur operasi cantengan?

Sebelum operasi mencabut kuku cantengan dimulai, dokter akan membersihkan dan menyuntikkan bius lokal pada kaki agar tidak terasa sakit. Kemudian, pada sela-sela antara kaki dan kuku yang cantengan akan diberikan pita elastis.

Anda mungkin akan diberikan ganjalan di bawah kuku untuk menahan bagian yang tumbuh ke dalam. Lalu, dokter akan memisahkan kuku kaki dengan alat khusus dan gunting, serta memotong secara vertikal dari kuku yang tumbuh ke dalam hingga ke kutikula.

Dengan begitu, dokter dapat mencabut bagian yang dipotong. Bila diperlukan, seluruh kuku akan dicabut, terutama ketika kedua sisi kuku tumbuh ke dalam.

Dokter juga nantinya akan memakai alat listrik yang telah dipanaskan (kauter) atau larutan asam seperti fenol atau asam trikloroasetat. Larutan ini digunakan untuk merusak jaringan pertumbuhan kuku.

Prosedur ini setidaknya dapat mencegah terjadinya perdarahan dan pertumbuhan kuku di tempat yang sama. Bila tetap tumbuh, tampilan kuku mungkin akan berbeda ketimbang sebelum operasi.

Pada akhir operasi dokter akan membalut kuku yang dicabut dengan perban yang telah dioleskan petroleum jelly.

Perawatan setelah operasi

Apa yang harus diperhatikan setelah operasi?

Operasi cantengan biasanya berlangsung 10 menit dan mungkin terasa tidak nyaman saat kuku disuntikkan obat bius lokal. Namun, Anda bisa langsung pulang ke rumah usai operasi dilakukan.

Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat merawat area kuku yang dioperasi sebagai berikut.

  • Istirahatkan kaki untuk mengurangi pembengkakan selama beberapa hari.
  • Tidak berolahraga berat selama 2 minggu.
  • Jaga agar jari kaki yang dioperasi tetap kering.
  • Potong kuku dengan benar, yaitu secara lurus dan hindari ujung yang tajam.
  • Pakai sepatu atau sendal yang longgar.
  • Rendam kaki di air hangat 2 – 3 kali sehari.
  • Bersihkan kaki dengan air dan sabun setelah 24 jam operasi dilakukan.

Perlu diingat bahwa Anda harus mengikuti instruksi yang diberikan dokter untuk merawat kuku yang dioperasi.

Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya infeksi bakteri yang dapat memperparah kondisi kuku dan jaringan sekitarnya. Anda mungkin juga akan diberikan antibiotik oral bila kuku kaki telah terinfeksi.

Dokter nantinya akan memberitahu kapan Anda bisa kembali beraktivitas normal dan membuka perban pada kuku yang telah dioperasi.

Risiko

Apa saja risiko dari operasi cantengan?

Meski cukup aman, operasi cantengan sama dengan prosedur lainnya, ada beberapa kemungkinan risiko. Umumnya, risiko dan komplikasi saat prosedur pencabutan kuku yang cantengan meliputi:

Operasi cantengan adalah pilihan ketika penyakit kuku ini sudah sangat parah dan terinfeksi bakteri. Namun, cara mengobati cantengan di rumah sering menjadi pilihan pertama, terutama ketika kondisinya tidak begitu parah.

Bila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, silakan konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan solusi yang tepat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Mayeaux, E. J., Jr, Carter, C., & Murphy, T. E. (2019). Ingrown Toenail Management. American family physician, 100(3), 158–164. Retrieved 26 November 2020. 

Surgery for ingrowing toenail (adult). (2020). Health Direct. Retrieved 26 November 2020, from https://www.healthdirect.gov.au/surgery/surgery-for-ingrowing-toenail-adult 

Ingrown Toenail Removal. (n.d). Winchester Hospital. Retrieved 26 November 2020, from https://www.winchesterhospital.org/health-library/article?id=14825 

Practitioners, T. (2017). RACGP – Ingrown toenails: the role of the GP. Retrieved 26 November 2020, from https://www.racgp.org.au/afp/2015/march/ingrown-toenails-the-role-of-the-gp/

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Lika Aprilia Samiadi Diperbarui 25/01/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x