6 Tips Memanaskan Kehidupan Seksual di Usia 50 Tahunan

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Semakin bertambahnya usia, semakin banyak perubahan pada fungsi tubuh, termasuk pada fungsi sistem reproduksi. Bertambahnya usia sangat berpengaruh pada kehidupan seksual wanita. Banyak wanita yang sudah memasuki usia lebih dari 45 tahun mengalami berbagai penurunan fungsi seksual.

Hal ini sebenarnya wajar dan normal terjadi. Pada usia 40 tahunan, seorang wanita akan mengalami masa-masa menopause dan timbul gangguan seksual. Gangguan seksual ini membuat Anda mengalami penurunan gairah seks seiring bertambahnya usia. Lalu bagaimana membuat Anda tetap aktif secara seksual walaupun sudah memasuki usia lebih dari 40 tahunan? Berikut beberapa hal mudah yang dapat Anda lakukan:

1. Tetap melakukan hubungan seks dengan rutin

Hubungan seksual sebenarnya hampir sama dengan aktivitas fisik. Jika Anda ingin tetap aktif dan bugar – dalam kegiatan seksual – maka yang Anda perlu lakukan adalah ‘berlatih’ setiap hari. Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of the American Medical Association menyatakan bahwa wanita yang berusia antara 40 hingga 65 tahun yang tetap melakukan hubungan seksual dengan pasangannya, memiliki kesehatan seksual dan lebih aktif secara seksual dibandingkan dengan wanita yang tidak melakukannya dengan rutin. Melakukan hubungan seksual secara rutin dengan pasangan Anda akan melatih vagina untuk tetap aktif dan kuat.

BACA JUGA: Apa Itu Foreplay dan Kenapa Harus Dilakukan Sebelum Seks?

2. Memakai lubrikan atau pelumas buatan

Salah satu masalah sistem reproduksi yang muncul pada wanita yang sudah memasuki usia tua adalah vagina tidak lagi menghasilkan cairan vagina yang berfungsi untuk mencegah vagina menjadi lecet ketika melakukan hubungan seksual. Penurunan jumlah cairan vagina yang berperan dalam ‘melumasi’ vagina ini akan membuat hubungan seksual terasa sakit sehingga gairah seksual juga mengalami penurunan. Hal yang perlu Anda lakukan adalah menggunakan pelumas atau lubrikan pengganti khusus untuk vagina. Pastikan lubrikan atau pelumas buatan yang Anda gunakan adalah lubrikan khusus vagina.

3. Mencoba posisi serta jadwal baru

Seseorang yang sudah mulai memasuki usia tua, tidak jarang mengalami nyeri-nyeri di beberapa bagian tubuh, seperti arthritis. Tentu saja hal ini akan membuat Anda menjadi tidak nyaman ketika melakukan hubungan seksual. Tetapi bukan berarti menghambat Anda untuk melakukannya, bukan?

Ya, Anda bisa mencari dan mencoba posisi baru dalam berhubungan seksual. Justru, hal ini akan membuat hubungan seksual Anda dan pasangan lebih menyenangkan karena mencoba sesuatu yang baru. Selain itu, cobalah untuk melakukan hubungan seksual ketika rasa sakit yang timbul tidak terlalu terasa. Tidak ada salahnya juga mencoba melakukan hubungan seksual di waktu yang berbeda dari kebiasaan.

BACA JUGA: Apa yang Menyebabkan Seks Terasa Enak?

4. Tidak memiliki gairah seksual? Cobalah jalani terapi

Salah satu masalah yang timbul ketika wanita memasuki masa menopause adalah penurunan gairah seksual. Yang harus Anda lakukan adalah jujur dengan pasangan Anda tentang apa yang Anda rasakan. Jika memang Anda tidak bergairah disebabkan karena masalah seksual yang Anda alami, cobalah untuk mengatasinya atau Anda juga bisa diskusikan gangguan seksual tersebut dengan terapis atau dokter Anda.

5. Percaya diri itu penting

Penting untuk membangun rasa percaya diri dalam hubungan seksual. Merasa cantik dan seksi justru diperlukan dalam membentuk gairah seksual. Jangan malu untuk membicarakan hal-hal yang berhubungan seksual dengan pasangan Anda. Utarakan apa keinginan Anda pada pasangan. Untuk meningkatkan gairah seksual Anda juga bisa tampil seksi dan cantik di depan pasangan. Cobalah kembali memakai kembali baju-baju atau aksesoris lama yang bisa Anda pakai agar gairah seksual Anda dan pasangan bertambah.

BACA JUGA: 9 Cara Mengatasi Rendahnya Nafsu Seks Pada Wanita

6. Menerapkan pola hidup sehat dan menjaga kesehatan

Status kesehatan juga mempengaruhi hubungan seksual pada sebuah pasangan. Untuk menjaga kesehatan, Anda harus melakukan olahraga rutin agar selalu bugar, memilih dan mengonsumsi makanan yang sehat, serta menghindari berbagai kebiasaan yang dapat menimbulkan masalah pada sistem reproduksi seperti mengonsumsi alkohol dan merokok.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

Terapi urine dengan minum air kencing yang terdengar menjijikkan telah dipercaya sejak berabad-abad lalu. Apakah manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Urologi, Kandung Kemih 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit

Benarkah Terlalu Sering Minum Paracetamol Sebabkan Gangguan Pendengaran?

Hati-hati jika Anda sering minum obat penghilang nyeri, seperti paracetamol. Efek samping paracetamol berlebihan dapat menimbulkan gangguan pendengaran.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 23 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Alergi Paracetamol

Paracetamol sering diresepkan untuk merdakan demam dan nyeri. Tapi tahukah Anda bahwa ada orang yang alergi obat paracetamol?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 22 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Hati-Hati Minum Obat, Barangkali Anda Memiliki Alergi Terhadap Antibiotik

Selain makanan dan debu, ada pemicu reaksi alergi lain yaitu golongan obat antibiotik. Cari tahu penjelasan lengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 22 September 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

hubungan suami istri terasa hambar

3 Hal yang Membuat Seks Tidak Lagi Terasa Memuaskan, dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit
melihat bullying

5 Hal yang Harus Anda Lakukan Ketika Menyaksikan Bullying

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit
kencing berdiri

Apakah Posisi Kencing Berdiri Berbahaya untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit
rematik kambuh akibat cuaca Etoricoxib obat

Kenapa Cuaca Dingin Bikin Rematik Kumat dan Bagaimana Mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 3 menit