Lidah Bengkak dan Meradang? Begini Cara Mengatasinya

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Rongga mulut memliki dua organ penting, yaitu gigi dan lidah. Jika gigi berperan menghaluskan makanan, lidah berfungsi sebagai alat pengecap dan menelan makanan. Namun, fungsi lidah tersebut juga dapat mengalami gangguan, salah satunya adalah lidah bengkak dan mengalami peradangan, yang dikenal dengan penyakit glossitis.

Apa itu glossitis?

Glossitis adalah suatu gangguan pada lidah yang diakibatkan adanya peradangan, sehingga menyebabkan terjadi perubahan secara fisik pada lidah. Penyakit ini menyebabkan lidah bengkak dan membesar, berubah warna, dan terjadi perubahan struktur permukaan lidah bagian atas.

Peradangan akibat glossitis biasanya terjadi pada papilla, yaitu sekumpulan nodul yang memberikan tekstur di atas permukaan lidah. Papilla tersebut merupakan organ penting untuk mengecap makanan, sehingga dapat menyebabkan perubahan pola makan pada penderita glossitis. Peradangan pada bagian atas yang menimbulkan rasa nyeri juga dapat mempengaruhi cara berbicara.

Gejala glossitis dapat terjadi pada salah satu bagian atau hampir keseluruhan permukaan lidah. Inflamasi pada lidah juga dapat berpindah-pindah pada bagian lidah tertentu. Episode terjadinya glossitis cenderung singka,t namun gejala dapat kambuh dan hilang hingga selama satu tahun.

Jenis-jenis penyakit glossitis berdasarkan kemunculannya

Glossitis memiliki perkembangan penyakit yang tidak spesifik, karena peradangan pada lidah dapat terjadi melalui beberapa cara. Jenis glossitis dibedakan sebagai berikut:

Glossitis akut – peradangan pada lidah muncul secara mendadak dan cenderung serius. Hal ini biasanya dikarenakan adanya reaksi alergi pada lidah.

Glossitis idiopatik – disebabkan adanya peradangan pada otot lidah dan disertai dengan hilangnya sebagian papilla pada bagian lidah yang meradang. Penyebab dari jenis glossitis ini tidak diketahui.

Glossitis kronis – jenis glossitis yang dapat hilang dan kambuh, biasanya disebabkan oleh faktor kekurangan gizi atau penyakit lainnya.

Glossitis atrofik – penyakit yang ditandai dengan perubahan warna dan tekstur lidah akibat hilangnya hampir semua papilla lidah. Biasanya lidah berubah warna menjadi gelap kemerahan.

Apa saja penyebab lidah bengkak akibab glossitis?

Terjadinya glossitis dapat dipengaruhi oleh faktor genetik yang diturunkan dalam satu keluarga. Namun munculnya peradangan pada lidah dapat disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya:

  • Reaksi alergi – hipersensitivitas papilla dan otot lidah dapat dipicu berbagai zat iritan dari makanan, obat diuretik, obat diabetes, obat penurun tekanan darah tinggi dan pasta gigi.
  • Penyakit infeksi – adanya inflamasi dapat dipicu oleh infeksi bakteri streptococcus pada mulut, dan secara tidak langsung penyakit herpes simplex dapat mempengaruhi imunitas dan menyerang otot dan papilla lidah sehingga menyebabkan inflamasi dan pembengkakkan.
  • Mulut kering – kurangnya air liur yang dihasilkan kelenjar saliva dapat menyebabkan lidah mengalami inflamasi, namun hal ini dapat dipicu oleh penyakit lainnya yang menyerang kelenjar saliva atau kondisi dehidrasi.
  • Malnutrisi – merupakan pertanda dari defisiensi zat besi, folat dan vitamin B12. Penyakit glossitis juga dapat muncul bersamaan dengan kondisi anemia pada seseorang.
  • Trauma pada mulut – bekas tekanan atau adanya luka terbuka pada mulut juga sering kali berdampak pada lidah. Adanya gesekan permukaan kasar seperti yang disebabkan oleh kawat gigi dapat menimbulkan luka dan memicu glossitis.

Pada umumnya glossitis dapat terjadi pada siapa saja, namun risiko terjadinya glossitis dapat meningkat jika seseorang mengalami penurunan imunitas, penyakit radang kronis seperti psoriasis, dan memiliki lubang pada lidah (fissured tongue). Glossitis juga lebih sering terjadi pada orang yang sering memakan makanan panas, makanan pedas, dan memiliki kebiasaan merokok.

Cara mengatasi lidah bengkak akibat glossitis

Pada umumnya rasa nyeri dan gejala glossitis dapat hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan spesifik, seiring dengan penyebab glossitis seperti anemia dan daya tubuh mulai membaik. Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan:

Konsumsi antibiotik – kemungkinan diperlukan jika bakteri pemicu infeksi terdapat di mulut dan jika infeksi diakibatkan penyebaran dari bagian tubuh lainnya.

Menjaga kesehatan mulut – dilakukan dengan menjaga kebersihan  serta menangani lubang atau abses pada gigi dan gusi dengan tepat. Hal diperlukan untuk mencegah penularan dan infeksi berulang pada lidah.

Mengatasi rasa sakit – dalam beberapa kasus, rasa sakit dapat berkelanjutan sehingga perlu ditangani dengan konsumsi obat penghilang rasa sakit, obat anti-inflamasi, mengoleskan kortikosteroid pada lidah ataupun dengan konsumsi zinc.

Hindari pemicu inflamasi – beberapa substansi dapat memperburuk inflamasi dan menghambat penyembuhan radang, sehingga saat masa penyembuhan perlu menghindari makanan pemicu alergi jika ada, konsumsi rokok, agent pemutih pada sikat gigi, makanan panas serta makanan dengan rasa pedas, asam, asin dan berminyak.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Kebiasaan Harian yang Bisa Bantu Mencegah Masalah dalam Mulut

Kebiasaan harian dapat berdampak pada kesehatan. Yuk, lakukan kebiasaan baik ini untuk mencegah masalah dalam mulut, seperti bau mulut.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
infeksi mulut
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 8 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

4 Cara Menjaga Kebersihan Mulut Agar Tak Jadi Sarang Penyakit

Menjaga kebersihan gigi dan mulut secara optiimal tak hanya dengan gosok gigi saja. Lakukan beberapa langkah ini agar terhindar dari berbagai penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
kebersihan gigi dan mulut
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 6 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Cara Menjaga Kebersihan Mulut Saat Berpuasa

Salah satu keluhan saat puasa adalah kesehatan mulut, contohnya seperti bau mulut. Untuk itu, Anda perlu menjaga kesehatan mulut saat puasa dengan cara ini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
menjaga kesehatan mulut saat puasa
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 6 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

7 Cara Cepat Menghilangkan Bau Mulut Saat Puasa

Bau mulut adalah masalah yang umum terjadi selama puasa. Tenang saja, Anda bisa menghilangkan bau mulut saat puasa dengan cara alami berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Hari Raya, Ramadan 24 April 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara mengobati sakit gigi

Berbagai Cara Mengobati Sakit Gigi yang Terbukti Ampuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 14 menit
kesehatan gigi dan mulut

3 Cara Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut demi Senyum yang Indah

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Agina Naomi
Dipublikasikan tanggal: 14 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
akibat jarang minum air putih

Ini Akibatnya Jika Anda Jarang Minum Air Putih

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 23 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
penyebab vagina bau

Berbagai Penyebab Bau Mulut Tak Sedap

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 17 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit