Perhatikan! Ini Serangkaian Gejala GERD Pada Bayi Hingga Orang Dewasa

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

GERD, atau gastroesophageal reflux disease, adalah kondisi medis ketika asam lambung yang seharusnya ada di perut, justru naik ke tenggorokan. Selain menimbulkan rasa tidak nyaman, pengidap GERD juga kerap mengeluhkan serangkaian gejala yang bisa sampai mengganggu aktivitas sehari-hari. Memangnya, apa saja ciri-ciri ketika Anda memiliki penyakit GERD?

Apa saja gejala penyakit GERD?

Berbeda dengan kenaikan asam lambung biasa, asam lambung yang naik akibat GERD bisa sampai menimbulkan beragam gejala dalam jangka waktu tertentu. Entah itu hanya terjadi sekitar 2 kali dalam seminggu, atau bahkan bisa berlangsung selama beberapa minggu hingga berbulan-bulan.

Namun, penting untuk diperhatikan bahwa gejala GERD yang dialami setiap orang bisa saja berbeda sesuai dengan kelompok usianya.

Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai berbagai macam ciri-ciri GERD yang bisa dialami oleh orang dewasa, bayi, dan anak-anak:

Gejala GERD pada orang dewasa

Sakit Dada

Jangan salah mengartikan, menurut American College of Gastroenterology, berikut berbagai ciri-ciri GERD yang biasanya dialami oleh orang dewasa:

1. Dada terasa seperti terbakar

Gejala yang paling utama dari GERD yakni timbulnya rasa seolah terbakar di bagian tengah dada, atau tepat di atas perut. Kondisi ini akrab dikenal dengan nama heartburn, yang kemudian bisa membuat dada terasa sakit atau tidak nyaman.

Tingkat keparahan nyeri dada ini bisa berbeda-beda, kadang terbilang cukup ringan sampai yang terasa sangat parah. Bahkan saking hebatnya, beberapa orang bisa sampai menerka-nerka apakah mereka mengalami serangan jantung mendadak atau tidak.

Hanya saja, rasa nyeri pada dada sebagai gejala GERD ini berbeda dengan serangan jantung. Nyeri dada karena GERD biasanya terasa tepat di dada, seolah menjalar dari perut sampai ke tenggorokan.

Di samping itu, keluhan pada dada ini juga umumnya terasa setelah makan, yang dapat semakin memburuk di malam hari.

2. Gejala terasa semakin parah saat tubuh berbaring

Orang yang mengalami GERD biasanya mengeluhkan gejala yang semakin memburuk ketika tubuhnya dalam posisi berbaring alias tiduran. Misalnya nyeri dada yang terasa bertambah parah, bahkan terus-menerus batuk hingga menimbulkan suatu bunyi lirih saat bernapas (mengi).

Lebih dari itu, Anda juga mungkin merasakan mual yang semakin menjadi-jadi saat tubuh dalam posisi tiduran.

3. Mulut terasa asam atau pahit

Gejala GERD lainnya yang bisa dengan mudah dideteksi yakni timbulnya rasa asam atau pahit di bagian mulut belakang. Kondisi ini bisa terjadi karena makanan atau asam lambung, yang seharusnya sudah berada di sistem pencernaan, justru naik kembali ke kerongkongan.

Setelah naik ke kerongkongan (esofagus), makanan atau asam lambung tersebut akan masuk mengarah ke bagian belakang tenggorokan. Inilah yang kemudian membuat mulut terasa asam atau pahit.

4. Timbul masalah pada gigi

Jika Anda mencurigai kemungkinan mengalami GERD, ternyata tidak harus selalu ditandai dengan adanya kenaikan asam lambung (heartburn). Pasalnya, GERD bisa saja menimbulkan gejala berupa kerusakan gigi beserta jaringan di sekitarnya.

Begini, ketika asam lambung naik kembali ke kerongkongan, cairan tersebut bisa masuk hingga mencapai mulut. Tanpa sadar, hal tersebut akan membuat permukaan gigi dan lapisan keras pelindung gigi (enamel) terkikis.

Semakin banyak dan sering asam lambung naik ke kerongkongan, lama kelamaan juga akan semakin merusak permukaan gigi dan lapisan enamel.

5. Gejala lainnya

Di samping itu, penyakit GERD juga dapat ditandai dengan beberapa hal, seperti:

  • Timbul benjolan di dalam tenggorokan seperti ada makanan yang tersangkut
  • Susah saat menelan
  • Masalah pada pernapasan
  • Mual dan muntah

Jika GERD terjadi di malam hari, beberapa hal berikut ini mungkin terjadi:

  • Batuk kronis
  • Radang tenggorokan
  • Muncul asma, atau keparahan asma semakin memburuk
  • Susah tidur

Gejala GERD pada bayi

bayi kenyang

Bayi belum bisa berkomunikasi dan menyampaikan keluhannya dengan lancar seperti orang dewasa. Maka itu, mendeteksi gejala GERD pada bayi cenderung lebih sulit ketimbang pada anak-anak maupun dewasa.

Agar bisa diketahui sejak dini, perhatikan jika si kecil mengalami ciri-ciri sebagai berikut:

1. Bayi sering batuk dan muntah saat makan

GERD yang dialami bayi bisa membuat makanan yang sudah masuk ke dalam perutnya, malah naik kembali ke kerongkongan. Khususnya jika kondisi ini terjadi saat si kecil sedang makan.

Akibatnya, bayi akan tersedak, batuk, hingga muntah dan mengeluarkan semua isi perutnya. Bahkan, ketika asam lambung yang naik dari perut tersebut masuk ke dalam tenggorokan, bisa sampai membuat bayi susah bernapas.

2. Bayi terlihat kurang nyaman usai makan

Selain terlihat saat makan, bayi yang mengalami GERD juga bisa menunjukkan gejala tidak nyaman sesusah makan. Coba perhatikan ketika si kecil tampak sering membungkukkan tubuh seolah sedang melengkungkan punggungnya, atau mengalami kolik.

Kolik adalah kondisi yang membuat bayi menagis terus-menerus lebih dari 3 jam sehari tanpa penyebab yang jelas. Jika si kecil sering melakukan hal tersebut, ada kemungkinan ia mengalami gejala GERD.

3. Bayi susah makan hingga berat badannya turun

Oleh karena kerap mengalami rasa tidak nyaman pada perutnya saat makan, bayi bisa saja menolak apa pun yang Anda sajikan. Hal ini yang kemudian berpengaruh pada berat badannya.

Berbeda dengan bayi seusianya, berat badan si kecil mungkin tidak mengalami kenaikan atau justru menurun dari hari ke hari.

4. Bayi susah tidur

Tidak jauh berbeda dengan orang dewasa, gejala GERD yang dialami bayi juga bisa semakin memburuk saat ia sedang dalam posisi tidur atau berbaring. Ini karena ketika bayi berbaring, asam lambung secara otomatis akan naik dan mengalir kembali ke kerongkongan.

Hal ini bisa menjadi salah satu alasan mengapa si kecil sering kerap merasa tidak nyaman saat tidur, bahkan sampai terbangun di tengah malam.

Gejala GERD pada anak-anak

gejala usus buntu pada anak

Sementara ciri-ciri GERD yang dialami oleh anak-anak biasanya mirip seperti orang dewasa dan bayi. Setelah makan, misalnya, anak bisa saja mengalami sakit perut dan rasa tidak nyaman lainnya.

Bahkan saat makan, perhatikan apakah anak bisa menelan dengan mudah, serta tidak mual dan muntah setelahnya. Pasalnya, GERD dapat menimbulkan kondisi yang sebaliknya, yakni susah menelan dan sampai mengalami mual serta muntah.

Amati juga ketika anak mengeluhkan nyeri pada dada dan susah bernapas karena asam lambung yang naik. Jika berbagai kondisi tersebut terjadi, tidak menutup kemungkinan bisa berujung susah makan pada anak.

Kapan harus ke dokter?

Jangan tunda untuk memeriksakan kesehatan Anda ke dokter jika sudah sampai mengalami nyeri dada yang disertai dengan sesak napas. Apalagi ketika kondisi tersebut semakin memburuk dari hari ke hari.

Bukan tanpa alasan, karena bisa saja ada kondisi medis selain GERD yang belum terdeteksi dan harus segera diatasi.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca