home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Mengenal Kondisi LPR (Silent Reflux) pada Lambung

Mengenal Kondisi LPR (Silent Reflux) pada Lambung

Bagi kebanyakan orang, gejala asam lambung seperti mulas atau heartburn mudah dirasakan setelah makan makanan asam atau pedas. Namun, ada kondisi asam lambung tidak bergejala yang disebut silent reflux atau laryngopharyngeal reflux (LPR).

Apa itu laryngopharyngeal reflux (LPR)?

Laryngopharyngeal reflux (LPR) adalah kondisi ketika asam lambung naik ke kerongkongan dan masuk ke bagian belakang tenggorokan (faring) atau kotak suara (laring). Asam lambung bahkan dapat naik ke bagian belakang saluran napas hidung.

Hal tersebut terjadi karena sfingter (katup) pada organ kerongkongan melemah atau rusak sehingga tidak menutup sempurna. Meski begitu, LPR atau refluks laringofaring sering kali disalahartikan dengan penyakit lain yang memiliki gejala serupa.

Gejala LPR hampir mirip seperti gejala penyakit GERD, tapi cenderung tidak menyebabkan rasa mulas atau sensasi perih terbakar di dada dan tenggorokan. Sehingga, kondisi ini disebut juga silent reflux atau refluks diam-diam.

Baik wanita maupun pria dari segala usia dapat mengalami refluks laringofaring, termasuk bayi dan anak-anak. Namun, risiko ini dapat meningkat jika Anda mengalami beberapa kondisi di bawah ini.

  • Pola hidup tidak sehat, seperti makan berlebihan, merokok, dan minum alkohol.
  • Sfingter esofagus rusak atau tidak berfungsi dan refleks lambung berjalan lambat.
  • Kelebihan berat badan.
  • Kehamilan.

Sekecil apa pun jumlah asam lambung yang naik ke kerongkongan, lapisan tenggorokan dan kotak suara Anda dapat dengan mudah teriritasi. Karena itulah, Anda perlu mewaspadai gejala-gejalanya.

Seperti apa gejala silent reflux?

Sama seperti julukannya, silent reflux hanya menunjukkan beberapa gejala asam lambung dan cenderung samar-samar. Gejala LPR yang terjadi pada orang dewasa di antaranya:

  • rasa pahit di tenggorokan,
  • sakit tenggorokan atau sensasi terbakar di tenggorokan,
  • sulit menelan, merasa seperti ada yang tersangkut di tenggorokan,
  • suara serak,
  • sering batuk,
  • postnasal drip kronis, kondisi ketika lendir terlalu banyak di hidung dan tenggorokan, serta
  • asma karena asam lambung.

Sementara itu, gejala LPR pada bayi dan anak-anak sebenarnya tidak jauh berbeda dengan orang dewasa. Hanya saja, bayi dan anak-anak yang mengalami LPR cenderung merasakan muntah, susah menyusu, dan sulit menaikkan berat badan.

Bila Anda mencurigai satu atau dua gejala tersebut, segera temui dokter. Sebab, asam lambung yang naik akan semakin mengiritasi lapisan kerongkongan, tenggorokan, hingga pita suara Anda jika dibiarkan.

Hal tersebut dapat menyebabkan timbulnya komplikasi seperti muncul jaringan parut, asma, emfisema, bronkitis, hingga kanker.

Lantas bagaimana cara mengatasinya?

Kunci utama dalam mengatasi refluks laringofaring atau gejala asam lambung diam-diam adalah dengan menerapkan pola hidup sehat dan menjauhi faktor risikonya. Hal tersebut meliputi poin-poin di bawah ini.

Selain itu, penyakit ini dapat diatasi dengan obat GERD tanpa resep dokter. Contoh obat tanpa resep yaitu obat antasida atau H-2 blocker yang sama-sama bermanfaat untuk mencegah asam lambung kembali naik ke kerongkongan.

Jika dua jenis obat tersebut tidak berfungsi, dokter mungkin akan meresepkan obat PPI seperti omeprazole yang dapat membantu mengurangi keasaman lambung. Jadi, segera konsultasikan pada dokter untuk mengatasi gejala kondisi LPR.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

What You Should Know About Silent Reflux. https://www.healthline.com/health/silent-reflux. Accessed 25/4/2018.

Laryngopharyngeal Reflux (Silent Reflux). https://www.webmd.com/heartburn-gerd/guide/laryngopharyngeal-reflux-silent-reflux#1. Accessed 25/4/2018.

What is Silent Reflux and What Can I Do About It? https://www.medicalnewstoday.com/articles/314531.php. Accessed 25/4/2018.

What’s the Connection between Acid Reflux and Coughing? https://www.medicalnewstoday.com/articles/315888.php?sr. Accessed 25/4/2018.

Foto Penulis
Ditulis oleh Adelia Marista Safitri pada 21/05/2021
x