7 Penyebab Mulut Terasa Pahit yang Mungkin Anda Tidak Sadari

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda pernah merasakan bagian mulut terasa pahit, padahal Anda sedang tidak sakit? Tentu hal ini membuat Anda menjadi khawatir, sehingga akan mencari penyebab mulut pahit.

Beberapa orang di dunia ini memang ada yang memiliki sensitivitas rasa pahit yang lebih besar dibandingkan orang lain. Penyebab mulut terasa pahit ini dikarenakan seseorang tersebut lebih sensitif terhadap senyawa pahit yang disebut phenylthiocarbamide atau PTC. 

Secara umum, istilah medis untuk gangguan mulut ini disebut dysgeusia. Seseorang yang mengalami dysgeusia bisa mendapati mulut terasa asam, mulut terasa manis, maupun pahit seperti pada ulasan kali ini.

Sebelum Anda yakin dengan kondisi yang dialami, lebih baik cari tahu dulu penyebabnya yang mungkin tidak Anda sadari. Jika sudah tahu alasan kenapa mulut pahit, tentu Anda bisa langsung mencari solusi dan cara mengatasinya.

Berbagai hal yang jadi penyebab mulut pahit

Dikutip melalui Cleveland Clinic, Anda tidak perlu terlalu khawatir apabila rasa pahit pada mulut tidak diikuti gejala penyakit lainnya. Umumnya hal ini merupakan efek sementara yang disebabkan oleh konsumsi obat atau terapi medis tertentu.

Gangguan mulut ini juga dapat disebabkan oleh infeksi mulut, seperti pada gigi dan gusi hingga kondisi kesehatan lain, seperti gangguan asam lambung atau sedang hamil.

Berikut beberapa penyebab seseorang merasakan mulut pahit, mulai dari masalah ringan hingga gejala penyakit yang perlu Anda ketahui.

1. Kondisi kebersihan gigi

Apakah Anda tipe orang yang selalu menjaga kebersihan gigi Anda? Jika tidak, mungkin ini penyebabnya. Apabila Anda malas menyikat gigi secara rutin, berarti Anda telah membuat bakteri dan kuman menumpuk dalam rongga mulut dan gigi. 

Satu hal yang perlu Anda ketahui, bahwa rongga mulut adalah suatu inkubator yang steril, hangat, dan lembab yang mengandung substansi bagi pertumbuhan mikroba. Tentu bukan hanya mikroba baik, tapi juga mikroorganisme yang dapat menyebabkan bau mulut

Jika Anda tidak teratur menggosok gigi, maka bakteri dan kuman bisa berkumpul di mulut dan menyebabkan mulut Anda terasa pahit. Terlebih hal ini juga bisa berkembang menjadi plak gigi hingga masalah radang gusi (gingivitis).

2. Mulut kering

Masalah mulut kering (xerostomia) dapat dialami oleh siapa saja tanpa memandang usia atau jenis kelamin. Mulut kering merupakan sebuah kondisi di mana mulut Anda akan terasa sangat kering diakibatkan kelenjar saliva tidak mampu menghasilkan air liur yang cukup.

Mulut kering yang menimbulkan sensasi pahit dapat disebabkan oleh perawatan medis tertentu, misal efek samping terapi kanker atau gangguan autoimun, seperti sindrom Sjogren yang menyebabkan mulut dan mata kering.

Penuaan dan kebiasaan buruk, seperti merokok dan minum alkohol juga bisa menjadi penyebab mulut kering. Apabila mulut kering tidak cepat diatasi, hal ini dapat memperbesar risiko pembusukan gigi hingga infeksi jamur.

3. Burning mouth syndrome

Burning mouth syndrome, sesuai dengan namanya dapat menyebabkan sensasi panas dan terbakar pada sebagian maupun keseluruhan rongga mulut. Seseorang yang mengidap kondisi ini juga dapat mengalami penurunan fungsi indera pengecap atau mulut terasa pahit.

Baik pria maupun wanita dapat mengalami burning mouth syndrome. Namun hal ini lebih banyak ditemui pada wanita yang memasuki fase menopause. Selain itu juga, masalah kesehatan ini juga dapat disebabkan adanya kerusakan saraf di mulut, diabetes mellitus, atau tengah menjalani terapi kanker.

4. Asam lambung

Mulut terasa pahit juga erat kaitannya dengan mual dan muntah (refluks). Kondisi ini terjadi biasanya karena dipicu oleh asam lambung yang naik atau biasa juga disebut dengan gastroesophageal refluks disease (GERD)

Penyebab utama penyakit refluks asam lambung ini adalah konsumsi makanan berlebih, konsumsi makanan pedas, konsumsi makanan di waktu yang tidak tepat, serta faktor stres. Asam lambung juga biasanya disertai dengan mulut yang berbau tidak sedap.

5. Hormon saat hamil

Hal ini biasanya terjadi pada seorang wanita terutama ketika dalam kondisi hamil. Peningkatan atau penurunan kadar hormon estrogen yang tidak seimbang adalah penyebab perubahan rasa mulut yang berubah menjadi pahit. Hal ini juga biasanya terjadi pada wanita yang sedang mengalami siklus haid.

Pada wanita hamil, morning sickness kemungkinan besar juga dapat menjadi penyebabnya. Morning sickness merupakan kondisi di mana tubuh wanita masih menyesuaikan dengan perubahan yang ada di dalam tubuhnya. 

Biasanya ibu hamil akan mengalami mual dan muntah sebagai gejala morning sickness. Sisa muntah ini yang akan berkumpul di dalam mulut dan mengumpulkan bakteri. Hal inilah yang menyebabkan mulut terasa pahit yang diperburuk dengan dehidrasi yang terjadi pada ibu hamil.

6. Kekurangan vitamin dan mineral

Vitamin sangat diperlukan untuk tubuh. Selain untuk menjaga kesehatan, vitamin juga dibutuhkan oleh semua organ dan struktur tubuh untuk menjalani fungsinya masing-masing. Kurangnya asupan vitamin B12 dan zinc akan menyebabkan mulut menjadi beraroma tidak sedap dan menyebabkan rasanya berubah menjadi pahit.

7. Efek samping obat-obatan

Jika Anda sedang mengkonsumsi obat-obatan atau suplemen  tertentu, kemungkinan besar ini adalah penyebab mulut Anda terasa sangat pahit. Beberapa tipe obat dan suplemen tersebut, di antaranya:

Mulut pahit akibat efek samping obat-obatan umumnya bersifat sementar. Apabila Anda mengalami kondisi ini dalam jangka waktu lama dan disertai gejala lain, segera konsultasi dan berkunjung ke dokter.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Fakta Unik Viagra, Bukan Sekadar Obat Kuat Pria

Obat viagra kini dikenal sebagai obat kuat pria. Padahal, ada beragam fakta obat viagra yang mungkin tidak Anda sangka. Yuk, ketahui info lengkapnya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Sarmoko, Apt.
Kesehatan Pria, Impotensi 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Makan Telur Mentah, Sehat atau Malah Berbahaya?

Telur mentah bisa ditemukan dalam berbagai minuman dan masakan. Tapi ternyata ada banyak risiko makan telur mentah, apalagi untuk orang-orang tertentu.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Inilah Fungsi 4 Hormon Penting untuk Manusia Bertahan Hidup

Anda mungkin sudah tahu kalau hormon yang tak seimbang bisa menimbulkan masalah kesehatan. Tapi, tahukah Anda apa saja fungsi hormon esensial dalam tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Kesehatan, Informasi Kesehatan 11 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

11 Makanan dan Minuman Terbaik untuk Penderita Sakit Maag

Beberapa jenis makanan dan minuman ternyata bermanfaat untuk meringankan keluhan pada penderita sakit maag. Apa saja daftarnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Pencernaan, Gastritis & Maag 11 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

sakit kepala setelah keramas

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mulut pahit

5 Cara Alami Terbaik untuk Mengatasi Mulut Pahit

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
payudara sakit tanda hamil

Payudara Terasa Sakit, Apa Penyebabnya Selalu Kanker?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
gemetar setelah minum kopi

Gemetar Setelah Minum Kopi? Mungkin Anda Overdosis Kafein

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit