Mengulas Lengkap Epididimitis, Radang Saluran Sperma yang Harus Diwaspadai Pria

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 21/10/2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Epididimitis adalah masalah reproduksi yang sangat umum terjadi pada pria di segala usia, tapi seringnya dialami oleh pria usia 14 sampai 35 tahun. Terlebih, pria yang sering berhubungan seks tanpa pengaman dan gonta-ganti pasangan sangat berisiko terkena penyakit yang satu ini. Lantas, seperti apa, sih, epididimitis itu?

Apa itu epididimitis?

Epididimis adalah bagian organ reproduksi dalam pria. Pada bagian belakang testis, terdapat saluran melingkar yang disebut dengan epididimis.

Jika Anda merasakan bagian yang terhubung di sisi atas dan belakang testis, maka itulah epididimis. Saluran ini berperan untuk menyimpan dan membawa sperma dari testis menuju vas deferens (saluran panjang yang menyalurkan sperma matang), lalu ditampung ke uretra.

Dalam kondisi tertentu, epididimis dapat mengalami peradangan dan pembengkakan hingga menimbulkan rasa nyeri. Hal inilah yang disebut dengan epididimitis atau radang saluran sperma.

Dilihat dari kondisi radang yang dapat dialami, epididimitis terbagi menjadi dua jenis, yaitu:

  • Epididimitis akut, yaitu radang saluran sperma yang terjadi secara tiba-tiba dan berkembang secara cepat. Jenis epididimitis ini biasanya lebih cepat sembuh karena terjadi kurang dari 6 minggu.
  • Epididimitis kronis, yaitu radang saluran sperma yang berkembang secara perlahan dan menimbulkan nyeri tumpul. Meski demikian, jenis epididimitis ini justru berlangsung lebih lama daripada epididimitis akut, yaitu lebih dari 6 minggu.

Penyebab utama epididimitis adalah penyakit kelamin

gonore

Epididimitis disebabkan oleh masuknya bakteri ke dalam uretra, prostat, atau kandung kemih menuju saluran sperma (epididimis), kemudian menyebabkan peradangan. Ada dua penyebab utama epididimis, di antaranya:

1. Penyakit kelamin

Centers for Disease Control and Prevention mengungkapkan bahwa beberapa penyakit kelamin, seperti gonore dan klamidia, menjadi penyebab epididimitis yang paling umum pada pria usia 35 tahun ke bawah, seperti dilansir dari Healthline.

Terlebih jika Anda sering gonta-ganti pasangan dan tidak menggunakan kondom saat berhubungan intim, maka risiko epididimitis dapat semakin meningkat dalam diri Anda.

2. Infeksi saluran kencing

Epididimitis akibat infeksi saluran kencing lebih sering dialami oleh anak-anak dan pria dewasa usia 35 tahun ke atas. Risiko ini dapat meningkat jika Anda mengalami:

  • Pembengkakan prostat yang menekan kandung kemih
  • Memasukkan kateter ke penis
  • Operasi pada selangkangan, kandung kemih, atau kelenjar prostat

Selain karena penyakit kelamin dan infeksi saluran kemih, ada beberapa penyebab epididimitis lainnya yang sama sekali tidak berhubungan dengan organ reproduksi. Contohnya penyakit gondok, tuberkulosis, cedera pangkal paha, gangguan ginjal, dan kandung kemih bawaan. Sayangnya, para ahli belum tahu secara pasti kaitan antara hal-hal tersebut.

Tanda dan gejala epididimitis

penyakit kelamin menular

Saat bakteri mulai masuk ke saluran sperma, epididimis akan mulai meradang dan membengkak. Anda biasanya akan merasakan sakit pada salah satu testis, ketimbang dua-duanya.

Selain nyeri, tanda dan gejala epididimitis adalah:

  • Kantung buah zakar (skrotum) membengkak dan kemerahan
  • Sering buang air kecil
  • Muncul benjolan pada testis
  • Nyeri saat buang air kecil atau ejakulasi
  • Demam
  • Kencing berdarah
  • Rasa tidak nyaman pada perut bawah
  • Pembengkakan kelenjar getah bening pada selangkangan

Tidak semua pria akan mengalami tanda dan gejala epididimitis yang sama, sebab ini tergantung dari penyebab epididimitis itu sendiri. Contohnya begini. Bila epididimitis Anda disebabkan oleh infeksi saluran kencing, maka bisa jadi Anda akan mengalami nyeri saat buang air kecil. Sementara jika disebabkan oleh penyakit kelamin, maka kemungkinan akan ada cairan berbau menyengat yang akan keluar dari penis Anda.

Apa pun tanda dan gejala yang Anda rasakan, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk memastikan penyebabnya. Semakin cepat Anda mendeteksi gejalanya, maka semakin cepat pula penanganannya.

Bagaimana cara mengatasi epididimitis?

dampak hepatitis B bikin pria tidak subur

Sebagai langkah awal, dokter akan memberikan antibiotik untuk meredakan gejala epididimitis. Meskipun Anda sudah merasa lebih baik setelah minum antibiotik, sebaiknya tetap lanjutkan sampai antibiotiknya habis supaya infeksinya benar-benar tuntas.

Namun, jika kantung buah zakar Anda masih saja terasa sakit dan membengkak, cobalah konsumsi obat pereda nyeri seperti ibuprofen untuk meredakannya. Anda juga dapat mengompres area selangkangan dengan kain berisi es batu dan menggunakan celana dalam khusus selama beberapa hari.

Yang tak kalah penting, hindari seks tanpa pengaman dan kebiasaan gonta-ganti pasangan. Ingat, hal-hal ini dapat meningkatkan risiko Anda tertular penyakit kelamin dan meningkatkan risiko epididimitis.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Menguak Manfaat Power Nap dan Bedanya Dengan Tidur Siang Biasa

Badan lemas, ngantuk, dan mata berat? Itu tandanya Anda butuh tidur siang! Yuk, intip trik power nap ini agar tidur siang lebih berkualitas dan bermanfaat.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Fakta Unik 23/07/2020 . Waktu baca 4 menit

6 Penyebab Otak Anda Sulit Mengingat dan Mudah Lupa

Baru kenalan 5 menit yang lalu, sudah lupa namanya? Ada janji nanti sore, tapi Anda tak ingat? Ini berbagai penyebab sulit mengingat yang Anda alami.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Fakta Unik 22/07/2020 . Waktu baca 4 menit

5 Hal yang Sering Jadi Penyebab Mati Rasa pada Kaki dan Tangan

Mati rasa sering terasa pada jari, tangan, kaki, lengan, maupun telapak kaki Anda. Apa sebenarnya yang menjadi penyebab mati rasa?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Hidup Sehat, Fakta Unik 22/07/2020 . Waktu baca 3 menit

5 Manfaat Buah Melon yang Menyehatkan Tubuh

Suka makan buah melon? Tapi, tahukah Anda kalau manfaat buah melon sangat baik untuk kesehatan tubuh manusia? Apa saja manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Fakta Unik 22/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bibir gatal

7 Penyebab Bibir Hitam untuk Anda yang Tidak Merokok

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 12/08/2020 . Waktu baca 3 menit
manfaat virgin coconut oil minyak kelapa dara; virgin coconut oil

Manfaat Virgin Coconut Oil untuk Kesehatan

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit
minum madu

Minum Madu Setelah Minum Obat, Boleh atau Tidak?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 27/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Tidur yang Sehat, Dengan Lampu Menyala atau Mati?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 23/07/2020 . Waktu baca 4 menit