home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Seperti Apa Sih Ciri-Ciri Sperma yang Tidak Sehat?

Seperti Apa Sih Ciri-Ciri Sperma yang Tidak Sehat?

Keberhasilan untuk memiliki momongan tidak hanya ditentukan oleh seberapa sering Anda berhubungan seksual, tapi juga kualitas dan kesehatan sperma. Seperti halnya sperma yang subur dan sehat, sperma yang tidak sehat pun memiliki ciri tertentu yang dapat diamati. Apa saja ciri-ciri tersebut?

Beragam tanda sperma tidak sehat

Melansir dari laman Mayo Clinic, kualitas sperma bisa ditentukan dari struktur (bentuk), jumlah, dan kemampuan geraknya.

Kelainan pada ketiga aspek ini dapat menandakan kondisi tertentu yang menyebabkan penurunan kualitas sperma. Berikut adalah tanda-tanda dari sperma yang tidak sehat:

1. Jumlah sperma sedikit

oligospermia jumlah sperma sedikit, jumlah sperma rendah

Pada keadaan normal, seorang pria mampu mengeluarkan semen (air mani) yang mengandung lebih dari 15 juta sel sperma per mililiternya.

Apabila jumlahnya kurang dari angka tersebut, hal ini bisa jadi ciri bahwa sperma Anda tidak sehat.

Beberapa pria bahkan bisa mengalami azoospermia, yakni keadaan ketika semen tidak mengandung sel sperma sama sekali.

Kondisi ini dapat menurunkan peluang untuk memiliki anak sebab tidak banyak sperma yang bersaing menuju sel telur.

Secara kasat mata, semen yang hanya mengandung sedikit sel sperma akan tampak lebih encer dan berair. Oleh karena teksturnya encer, semen juga tidak terlalu lengket seperti pada umumnya.

Apabila diamati dengan saksama, warna semen bukan lagi putih pekat ataupun kelabu. Anda mungkin mendapati warnanya lebih pudar atau cenderung tembus pandang menyerupai air.

2. Kelainan bentuk sel sperma

Sumber: Fertility Center of San Antonio

Sel sperma normal memiliki bagian kepala berbentuk lonjong dan ekor yang panjang.

Sementara sel sperma yang tidak sehat memiliki ciri khas berupa kelainan bentuk, baik pada kepala, ekor, maupun bagian lainnya.

Setiap pria sebenarnya akan menghasilkan sperma dengan bentuk yang tidak normal. Jumlah sperma yang tidak normal bahkan bisa menyamai jumlah sperma yang sehat.

Hal ini amat wajar selama sperma yang sehat bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

Sayangnya, bentuk sel sperma tidak bisa dideteksi dengan mata telanjang.

Diperlukan uji analisis sperma untuk mengetahui besarnya persentase sel sperma normal. Kehamilan biasanya lebih lama terjadi jika jumlah sel sperma normal kurang dari 4 persen.

3. Sperma tidak cukup lincah

proses terjadinya kehamilan

Sel sperma harus mampu berenang dengan lincah menyusuri mulut rahim hingga tuba falopi untuk dapat membuahi sel telur.

Tidak adanya kemampuan ini menjadi ciri lain dari sel sperma yang tidak sehat.

Berkurangnya kelincahan sperma dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor.

Mulai dari gangguan fungsi organ reproduksi yang dibawa sejak lahir hingga infeksi, cedera, operasi, serta kelainan fungsi dan bentuk testis.

Seperti bentuk sel sperma, kelincahan sel sperma juga hanya bisa diukur melalui uji analisis sperma. Hasil uji menggambarkan persentase sel sperma yang mampu bergerak. Sel sperma tergolong tidak sehat jika yang mampu bergerak kurang dari 32 persen.

Ciri sperma yang tidak sehat tergambarkan dari jumlahnya yang sedikit, bentuknya yang tidak normal, serta kemampuan geraknya yang terbatas.

Oleh sebab itu, metode terbaik untuk menguji kualitas sperma Anda adalah dengan menjalani pemeriksaan laboratorium.

Cobalah berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sehingga Anda dapat mengetahui langkah awal yang perlu dilakukan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Healthy sperm: Improving your fertility. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/getting-pregnant/in-depth/fertility/art-20047584 Diakses pada 21 Oktober 2019.

Low sperm count. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/low-sperm-count/symptoms-causes/syc-20374585 Diakses pada 21 Oktober 2019.

What causes watery semen, and does it affect fertility? https://www.medicalnewstoday.com/articles/325058.php Diakses pada 21 Oktober 2019.

Why Is My Semen Watery? 4 Possible Causes. https://www.healthline.com/health/mens-health/watery-semen Diakses pada 21 Oktober 2019.

Sperm Morphology (Shape): Does It Affect Fertility? https://www.reproductivefacts.org/news-and-publications/patient-fact-sheets-and-booklets/documents/fact-sheets-and-info-booklets/sperm-morphology-shape-does-it-affect-fertility/ Diakses pada 21 Oktober 2019.

Sperm morphology: Tests and results. https://www.medicalnewstoday.com/articles/318963.php Diakses pada 21 Oktober 2019.

The 7-Step Checklist to Healthy, Fertile Sperm. https://www.healthline.com/health/mens-health/mens-guide-healthy-fertile-sperm Diakses pada 21 Oktober 2019.

Male infertility. https://www.healthymale.org.au/mens-health/male-infertility#anchor-154 Diakses pada 21 Oktober 2019.

How does sperm motility affect fertility? https://www.medicalnewstoday.com/articles/320160.php  Diakses pada 21 Oktober 2019.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Diah Ayu Lestari
Tanggal diperbarui 27/11/2019
x