Mengenal Kalori: Pengertian, Sumber, Kebutuhan Harian, Sampai Jenis-Jenisnya

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Anda mungkin sudah sering dengar soal kalori. Apalagi kalau Anda sedang menurunkan berat badan, sehingga harus membatasi asupan kalori Anda sehari-hari. Akan tetapi, sebenarnya apa itu kalori dan kenapa hal ini sepertinya jadi musuh bagi banyak orang? Benarkah kalori adalah musuh bagi kesehatan? Nah, agar tidak salah kaprah soal kalori, simak dulu penjelasan lengkapnya berikut ini.

Apa itu kalori?

Menurut kamus medis Medilexicon, kalori adalah satuan unit kandungan panas atau energi. Akan tetapi, lebih tepatnya kalori adalah jumlah energi yang Anda dapatkan dari makanan dan minuman, atau energi yang kita bakar melalui aktivitas sehari-hari. Sederhananya, kalori adalah energi yang dibutuhkan tubuh agar bisa beraktivitas dan menjalankan fungsinya dengan baik.

Sebagai contoh, sebuah apel yang Anda makan mengandung sekitar 80 kalori. Sementara itu, berjalan kaki 10 menit membutuhkan sekitar 30 kalori. Berapa banyak kalori yang dibakar tubuh tergantung pada tinggi badan, berat badan, usia, jenis kelamin, dan tingkat aktivitas fisik setiap orang. 

Ada dua jenis kalori, yaitu:

  • Kalori kecil (kal)
  • Kalori besar (Kal, Kkal)

Perlu dicatat, 1 kalori besar (1Kkal) sama dengan 1.000 kalori kecil.

Saat melihat label nutrisi pada kemasan makanan atau minuman, kalori yang tertera adalah kalori besar, yaitu kilokalori (Kkal). Snack cokelat yang disebutkan memilki 250 kalori, sebenarnya mengandung 250.000 kalori.

Uniknya, kebanyakan orang menganggap kalori hanya ada pada makanan dan minuman, padahal apa pun yang mengandung energi memiliki kalori. Batu bara sekali pun mengandung kalori, tapi memang manusia tidak akan mendapatkan nutrisi penting dari batu bara sehingga tidak ada gunanya mengonsumsi sumber kalori tersebut. 

Sumber kalori dari makanan dan minuman

Kalori adalah salah satu kebutuhan pokok manusia agar bisa bertahan hidup dan menjalankan aktivitas sehari-hari. Kalori bisa didapatkan dari konsumsi makanan dan minuman. Hampir semua jenis makanan dan minuman mengandung kalori. Teh yang tidak pakai gula sekali pun mengandung kalori meskipun sangat sedikit.

Kenapa bisa begitu? Nah, kalori ini sebenarnya bukan suatu zat gizi atau nutrisi, tetapi bisa didapatkan dari beragam jenis zat gizi. Ya, kalori bisa didapatkan dari zat gizi makro seperti protein, lemak, dan karbohidrat. Ketiga zat gizi ini akan dicerna dalam tubuh dan nantinya diubah jadi kalori. Kalau sudah menjadi kalori, barulah tubuh Anda bisa menggunakannya sebagai sumber energi.

Karena itu, makanan dan minuman apa pun yang mengandung protein, lemak, dan karbohidrat sudah pasti mengandung kalori. Jumlah kalorinya saja yang berbeda-beda. Kalori dari makanan alami seperti buah dan sayur biasanya lebih rendah dari kalori makanan olahan seperti keripik kentang kemasan, donat, dan lain-lain.

Ada juga yang namanya kalori kosong

Kalori kosong adalah jenis kalori yang berasal dari lemak padat dan gula tambahan dalam produk makanan. Kalori kosong memiliki nilai gizi yang sangat sedikit, tidak ada serat makanan, asam amino, antioksidan, mineral, atau vitamin yang berarti. Kalori kosong membuat rasa makanan menjadi lebih lezat tetapi dapat menyebabkan obesitas jika dikonsumsi berlebihan.

Nah, jenis kalori kosong inilah yang sering disebut-sebut sebagai musuh bagi kesehatan. Terutama bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan atau yang sedang mempertahankan berat badan ideal. Di luar itu, kalori adalah asupan penting yang harus dipenuhi setiap orang setiap hari.

makanan junk food bikin imun agresif

Makanan-makanan di bawah ini memiliki kandungan kalori kosong yang cukup banyak:

Lemak padat dan gula tambahan:

  • Es krim
  • Donat
  • Pastri
  • Kue kering
  • Cake

Lemak padat:

  • Gorengan
  • Tulang iga
  • Daging asap
  • Sosis
  • Keju
  • Pizza

Gula tambahan:

  • Minuman ringan dengan perisa buah-buahan
  • Minuman isotonik
  • Minuman energi
  • Minuman bersoda

Berapa kebutuhan kalori harian saya?

Supaya tidak kelebihan atau kekurangan kalori, Anda perlu mengetahui berapa kebutuhan kalori harian Anda. Nah, kebutuhan kalori setiap orang berbeda-beda, tergantung dari beberapa faktor. Karena itu, Anda perlu menghitungnya dengan rumus yang tepat. Jangan khawatir, supaya hasilnya akurat Anda bisa menghitung berapa kebutuhan kalori harian Anda di kalkulator BMR ini atau di tautan berikut: bit.ly/kalkulatorBMR.

Setelah mengetahui berapa kebutuhan kalori Anda, Anda perlu merancang menu makan dan aktivitas fisik yang seimbang. Anda bisa minta bantuan ahli gizi atau personal trainer olahraga Anda untuk menyiapkan rancangan hidup sehat tersebut. Anda juga disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter bila Anda punya kondisi medis tertentu seperti diabetes, penyakit jantung, penyakit autoimun, dan gangguan pencernaan.

Baca Juga:

Yang juga perlu Anda baca