Pentingnya Cuci Tangan dan Pakai Sarung Tangan untuk Cegah Infeksi Coronavirus

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29/04/2020
Bagikan sekarang

Baca semua artikel berita seputar coronavirus (COVID-19) di sini.

Novel coronavirus yang merebak di China dan belasan negara lainnya dapat menular melalui kontak dekat dengan orang yang terinfeksi serta sentuhan dengan barang yang terkontaminasi. Ini sebabnya setiap orang diimbau untuk menjaga kebersihan tangan guna mencegah novel coronavirus menyebar lebih luas lagi.

Menjaga kebersihan tangan tidak hanya soal mencuci tangan menggunakan air. Anda juga perlu memahami cara mencuci tangan yang benar serta menerapkan perlindungan ekstra untuk memperoleh hasil optimal. Berikut ulasan lengkapnya.

Pentingnya kebersihan tangan untuk mencegah coronavirus

terlalu sering mencuci tangan

Coronavirus merupakan kelompok virus yang menyerang saluran pernapasan. Virus ini sebenarnya tidak bertahan lama di udara maupun permukaan benda, tapi kurangnya kesadaran untuk menjaga kebersihan tangan bisa mendukung penyebarannya.

Novel coronavirus yang saat ini mewabah berasal dari kelompok virus yang sama. Anda pun dapat terjangkit virus berkode 2019-nCoV ini apabila Anda menyentuh mata, hidung, atau mulut tanpa mencuci tangan yang telah terkontaminasi.

Oleh sebab itu, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dan beberapa badan kesehatan lain di dunia menekankan pentingnya mencuci tangan. Ini adalah cara paling mudah untuk menjaga kebersihan tangan dan mencegah novel coronavirus menyebar.

Berikut langkah-langkah mencuci tangan yang baik dan benar:

  1. Basahi tangan dengan air bersih yang mengalir, lalu tuang sabun secukupnya.
  2. Gosok kedua telapak tangan.
  3. Gunakan tangan kanan untuk menggosok punggung tangan dan jari-jari tangan kiri ke arah depan. Ulangi dengan tangan satunya.
  4. Masukkan jari-jari tangan kanan ke sela jari tangan kiri, lalu gosokkan keduanya.
  5. Rapatkan jari tangan, lalu bentuk seperti kait. Kaitkan kedua tangan dan gosok jari-jarinya.
  6. Genggam ibu jari kiri dengan tangan kanan, lalu putar beberapa kali. Ulangi dengan tangan satunya.
  7. Gosok telapak tangan kiri dengan ujung jari tangan kanan. Ulangi dengan tangan satunya.
  8. Bilas tangan hingga sabun hilang. Keringkan dengan tisu dan segera buang.

Jika tidak terdapat air, Anda bisa menggunakan hand sanitizer mengandung minimum 60% alkohol. Hand sanitizer dapat menjaga kebersihan tangan dan mengurangi jumlah kuman, tapi hal ini mungkin tidak cukup ampuh untuk mencegah penularan coronavirus.

Update Jumlah Sebaran COVID-19
Negara: Indonesia
Data Harian

23,851

Terkonfirmasi

6,057

Sembuh

1,473

Meninggal Dunia
Peta Penyebaran

Perlukah perlindungan ekstra untuk mencegah coronavirus?

Sumber: En24 News

Mencuci tangan sebenarnya merupakan cara yang ampuh untuk mencegah penularan novel coronavirus. Akan tetapi, Anda mungkin memerlukan perlindungan ekstra bila tinggal di wilayah yang rentan terinfeksi atau harus melakukan kontak dengan pasien.

Sediakan masker dan sarung tangan sekali pakai. Gunakan saat Anda bepergian ke tempat umum dan menggunakan transportasi umum. Pastikan Anda memakai sarung tangan ketika menyentuh gagang pintu, permukaan meja, dan barang lain yang kerap disentuh orang.

Ketika berada dalam situasi yang membuat Anda harus melepas sarung tangan, jangan menyentuh mata atau wajah Anda. Sebelum memakai sarung tangan kembali, cuci tangan Anda menggunakan sabun dan pastikan benar-benar kering. Hindari memakai sarung tangan yang lembap.

Tidak hanya tangan Anda, kebersihan sarung tangan yang Anda gunakan pun penting untuk mencegah penularan novel coronavirus. Begitu kembali ke rumah, lepas sarung tangan Anda dan kumpulkan dalam kantong tertutup. Buang sarung tangan di tempat yang aman.

Bantu dokter dan tenaga medis lain mendapatkan alat pelindung diri (APD) dan ventilator untuk melawan COVID-19 dengan berdonasi melalui tautan di bawah ini.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Alasan Penderita Lupus Lebih Berisiko Terhadap Komplikasi COVID-19

Penyakit lupus termasuk dalam kategori kelompok yang rentan terhadap gejala COVID-19 yang lebih parah. Bagaimana risiko COVID-19 pada penderita lupus?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 20/05/2020

Potensi Penularan COVID-19 di Desa, Bagaimana Kesiapannya?

Arus mudik yang tak bisa dikendalikan membuat masyarakat di desa harus siaga kedatangan potensi sumber penularan COVID-19. Bagaimana kesiapannya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 20/05/2020

Waspadai Risiko Penularan COVID-19 di Kendaraan Umum

Bagi pengguna moda transportasi umum serta taksi dan ojek online, simak panduan berikut agar terhindar penularan COVID-19 di kendaraan umum.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 20/05/2020

WHO Umumkan Ada 7-8 Kandidat Terbaik Vaksin COVID-19

WHO menyebut ada 7-8 kandidat teratas untuk vaksin COVID-19. Inilah sederet vaksin yang disebut dan proses pengembangan yang perlu dilewatinya.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Coronavirus, COVID-19 19/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

panduan new normal covid-19

Hidup Berdampingan dengan COVID-19, Simak Panduan ‘New Normal’ dari BPOM Ini

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 27/05/2020
COVID-19 penyakit endemi

WHO: COVID-19 Akan Jadi Penyakit Endemi, Apa Artinya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 27/05/2020
minum alkohol membunuh coronavirus

Mitos atau Fakta: Minum Alkohol Dapat Membunuh Coronavirus?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 23/05/2020
dampak pandemi mental remaja

Pengaruh Pandemi Terhadap Kesehatan Mental Remaja, Apa Saja?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 23/05/2020