5 Pertanyaan yang Sering Diajukan Setelah Pengobatan Kanker Payudara Pada Wanita Hamil

Oleh

Mengapa penderita kanker merasa  begitu lelah? Apa saja makanan yang bisa meningkatkan energi?

Kelelahan adalah salah satu gejala umum pasien kanker dan peneliti pun masih belum sepenuhnya memahami penyebabnya. Efek dapat dirasakan karena adanya perubahan nutrisi yang mempengaruhi kelelahan pada tubuh penderita kanker payudara.

Konsumsi makanan sehat sangat baik untuk kesehatan tubuh dan pola makan yang cukup kalori juga mendukung kesehatan yang dapat memenuhi asupan gizi. Protein dari hewan atau tumbuhan memberikan energi lebih banyak karbohidrat.

Pasien juga dianjurkan untuk minum banyak air karena dehidrasi menyebabkan kelelahan. Pastikan setidaknya minum 8 gelas sehari. Jika terjadi kelebihan berat badan, maka minum air yang banyak akan sangat dianjurkan. Jika  terjadi penurunan berat badan yang tidak direncanakan, minumlah minuman yang mengandung kalori cukup seperti susu atau jus.

Olahraga dapat membantu mengurangi kelelahan dan meningkatkan perasaan yang lebih baik. Dokter biasanya akan memberitahukan kapan pasien harus memulai aktivitas fisik dan berapa banyak aktivitas fisik yang  harus dilakukan.

Saya masih mengalami kesulitan mencerna makanan yang disebabkan oleh pengobatan. Apakah ada asupan makanan lain di samping suplemen?

Toleransi dalam makanan adalah masalah individu. Penderita kanker akan mengalami gejala gastrointestinal seperti mual, diare, sembelit, dan perut kembung. Intoleransi laktosa biasanya dapat terjadi pada penderita kanker sehingga mereka harus menghentikan konsumsi susu.

Makanan mengandung serat yang tinggi seperti roti gandum dan sereal juga dapat menyebabkan masalah pencernaan bagi penderita kanker. Serat yang rendah dan makanan yang lunak dapat membantu mengurangi masalah pencernaan. Ahli onkologi dapat membantu pasien untuk mencari tahu jenis makanan yang dapat mengganggu pencernaan dan harus dihindari. Menjaga makanan dan aktivitas dapat membantu pasien menentukan hal apa saja yang harus dilakukan atau dihindari.

Menambahkan variasi makanan kembali setelah beberapa lama tidak mengonsumsinya juga dapat membantu pasien dalam mengetahui makanan apa saja yang dapat diterima tubuh.

Dapatkah kedelai melindungi seseorang dari kanker payudara atau apakah mengonsumsi kedelai berbahaya bagi tubuh?

Saat ini tidak ada bukti konkret yang menunjukan bahwa kedelai bermanfaat bagi penderita kanker payudara. Penelitian menunjukan bahwa mengonsumsi hingga tiga porsi kedelai sehari tidak meningkatkan risiko kambuhnya kanker maupun kematian. Jika pasien penderita kanker payudara menyukai makanan kedelai seperti susu kedelai atau tahu dan tempe, menambahkan olahan kedelai dalam makanan tidak akan menimbulkan masalah.  Penelitian tentang suplemen kedelai atau isoflavon tidak cukup difokuskan dan tidak ada anjuran maupun larangan untuk mengonsumsi kedelai ataupun olahan kedelai.

Perlukah pasien mengonsumsi antioksidan atau suplemen lainnya ?

Jika pasien masih menjalani pengobatan kanker, konsultasikanlah semua suplemen dengan dokter sebelum mengonsuminya.  Penelitian  terbaru menunjukkan bahwa beberapa suplemen antioksidan dapat mengganggu jalannya pengobatan kanker meskipun penelitian ini tidak bersifat konklusif. Secara teoritis, suplemen antioksidan berguna untuk melindungi sel-sel sehat dari kanker  tetapi  juga melindungi sel-sel kanker selama pengobatan.

Jika pasien  telah selesai melakukan pengobatan kanker, pasien harus mengetahui bahwa suplemen tidak mampu menggantikan fungsi dasar makanan bagi tubuh. Penambahan satu atau dua pil dalam sehari dapat bermanfaat bagi tubuh pasien namun tidak dapat menggantikan 100% kebutuhan vitamin dan  mineral tubuh.

Sebenarnya pasien bisa mendapatkan manfaat dari jenis makanan nabati seperti sayuran dan buah-buahan. Para peneliti belum mengidentifikasi keseluruhan kandungan phytochemical dalam buah-buahan dan sayuran. Penelitian menunjukan bahwa fitokimia dalam makanan bekerja sama untuk memberikan perlindungan kanker yang dapat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Makanan yang diperlukan tubuh adalah makanan seimbang yang kaya akan serat, protein dan asam  lemak esensial.

Perlukah mengganti makanan dengan yang mengandung lemak rendah?

Jumlah optimal lemak makanan pada individu bervariasi. Selama pengobatan kanker, pasien harus fokus pada makan makanan sehat agar tubuh dapat cepat merespon pengobatan. Beberapa jenis kanker dan pengobatan kanker  dapat menyebabkan masalah pencernaan yang disebabkan oleh lemak, contohnya diare. Banyak orang yang memiliki masalah pada tubuh  karena jumlah kalori yang cukup, namun jika pencernaan lemak tidak bermasalah, lemak merupakan sumber yang penting untuk kalori.

Meskipun makanan yang mengandung lemak pernah dianggap sebagai faktor utama yang menyebabkan risiko kanker, namun penelitian saat ini menekankan pada efek kanker yang didapatkan dari sayuran dan buah-buahan. Pasien harus menghindari jumlah lemak yang berlebih terutama lemak jenuh seperti daging yang berlemak, keju dengan lemak yang tinggi, susu, dan es krim. Beberapa jenis lemak yang dibutuhkan untuk pasien penderita kanker payudara yaitu lemak yang terkandung pada zaitun, minyak canola, kacang-kacangan, dan ikan.

Sumber
Yang juga perlu Anda baca