Yang Perlu Remaja Ketahui Mengenai HIV

Oleh

Terdapat semakin banyak remaja yang dilaporkan positif HIV. Hal ini menunjukkan bahwa remaja pun dapat terinfeksi jika mereka tidak tahu cara untuk mencegahnya. Sangatlah penting bagi remaja untuk membekali diridengan informasi yang memadai mengenai HIV, sehingga dapat melindungi diri dari penyakit global ini dengan lebih baik.

Apa itu HIV?

HIV atau Human Immunodeficiency Virus, adalah virus yang menyebabkan sistem pertahanan diri seseorang melemah. HIV bertanggung jawab terhadap penghancuran sel-sel penting yang melawan penyakit dan infeksi. HIV kemudian menyebabkan AIDS. Jika seseorang mendapat AIDS, akan lebih sulit untuk tubuh mereka melawan infeksi karena kemampuan mereka untuk menangani penyakit dilumpuhkan. Bahkan, tidak ada obat yang efektif untuk HIV; namun, dengan perawatan yang tepat, HIV dapat dikendalikan.

Bagaimana HIV ditularkan?

Satu-satunya cara HIV dapat ditularkan adalah melalui cairan tubuh tertentu, pertukaran setiap cairan tubuh yang terinfeksi HIV. Apapun tingkatan infeksinya, penularan dapat terjadi. Cairan tubuh terentu termasuk darah, sperma, cairan rektal, cairan vagina, dan ASI.

HIV paling sering ditularkan melalui hubungan seks. Saat melakukan seks bebas atau dengan pasangan yang mungkin positif HIV, cairan dari keduanya akan bercampur dan kemudian virus dapat ditularkan, terutama jika terdapat sobekan pada jaringan vagina atau dubur, luka atau infeksi menular seksual laihnya. Remaja putri lebih rentan terkena infeksi HIV dikarenakan struktur tubuh mereka. Remaja putri memiliki membran vagina yang lebih tipis dan rentan terhadap infeksi dibandingkan dengan yang dimiliki wanita dewasa.

Pada umumnya, HIV dapat ditularkan dari hubungan seks vaginal ataupun anal dengan seseorang yang memiliki HIV tanpa menggunakan kondom, atau mengonsumsi obat untuk mencegah atau mengobati HIV, atau berbagi jarum atau penyuntik dengan seseorang yang memiliki HIV. Selain itu, orang dapat berisiko lebih tinggi terkena infeksi jika menyuntik diri mereka sendiri dengan obat. Kita juga dapat tertular saat kulit mereka terluka atau ditusuk menggunakan jarum, penyuntik, pisau cukur, pisau, atau alat lain yang tidak steril.

Ada beberapa mitos yang harus Anda luruskan. Gigitan nyamuk atau serangga tidak dapat menyebabkan kita tertular. Jika kita menyentuh atau mencium seseorang yang memiliki HIV, atau berbagi makanan atau toilet dengan seseorang yang memiliki HIV, kita tidak akan terinfeksi.

Bagaimana kita dapat melindungi diri dari HIV?

Hindari berbagi jarum atau penyuntik injeksi di luar fasilitas medis atau tanpa petunjuk dokter. Gunakan kondom dengan baik setiap melakukan hubungan seks anal, vaginal, ataupun oral. Jangan berganti-ganti pasangan seks. Sangatlah baik juga jika Anda melakukan uji setiap 3 sampai 6 bulan untuk mengobati infeksi di tingkat awal.

Share now :

Direview tanggal: November 10, 2016 | Terakhir Diedit: Maret 9, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca