Didiagnosis dengan HIV dapat memberikan beban yang besar dalam hidup Anda, namun bukan berarti Anda tidak dapat mencintai atau dicintai orang lain. Jangan khawatir. Meski hidup dengan HIV, Anda tetap berhak untuk mendapatkan cinta dan kasih sayang seperti orang-orang sehat lainnya.

Tips berkencan aman untuk orang-orang dengan HIV/AIDS

Berikut adalah sejumlah tips berkencan yang ampuh bagi orang-orang dengan HIV/AIDS.

Terbukalah dengan kondisi Anda

Lebih baik Anda buka-bukaan di depan tentang kondisi Anda sebelum Anda mulai berkencan dengan seseorang, agar Anda tahu apakah ia orang yang tepat untuk mencurahkan perasaan Anda. Hal ini juga dapat memberikan kesempatan pasangan Anda untuk mempertimbangkan apakah ia mau menghabiskan waktu bersama dan mencurahkan tenaganya untuk menjalin cinta dengan Anda. Apabila pasangan menolak Anda karena kondisi HIV Anda, lebih baik move on saja. Mungkin orang tersebut bukanlah yang terbaik untuk Anda. Jangan bersedih hati dan milikilah rencana baru.

Jangan membesar-besarkan masalah

Bukan salah Anda bahwa Anda positif HIV, jadi mengapa Anda harus membuatnya sebagai masalah besar? Bukan tanggung jawab Anda untuk membuat pasangan Anda puas dengan status Anda. Anda harus menganggap diri Anda sebagai manusia yang normal dan jangan merasa bersalah dengan kondisi Anda. Jika Anda telah menerima kondisi diri sendiri seikhlas mungkin, aura positif ini akan “menular” juga kepada pasangan Anda, dan ia jadi akan lebih menghargai siapa diri Anda sebenarnya.

Bahas tentang apa yang Anda inginkan

Jangan anggap remeh tentang pentingnya komunikasi di dalam hubungan romantis, terutama jika Anda didiagnosis dengan HIV. Walau kadang Anda mungkin merasa sulit untuk memulai berkomunikasi, kejujuran tentang penyakit dan kondisi Anda sangat diperlukan agar Anda dapat memberi tahu apa yang Anda harapkan dari hubungan tersebut. Anda dapat membahas dengan pasangan tentang kemauan Anda, seperti apa hubungan yang Anda harapkan, kencan seperti apa yang Anda sukai, kegiatan apa yang ingin Anda lakukan bersama. Hal ini dapat membantu pasangan Anda mengerti Anda dengan lebih baik.

Jadilah diri sendiri

Anda tidak boleh meremehkan diri sendiri karena kondisi HIV Anda. Penyakit Anda tidak menunjukkan siapa diri Anda. Tidak ada seorangpun yang dapat menggoyahkan Anda, begitu juga dengan HIV. Anda tetap memiliki keinginan, tujuan, prinsip, dan ciri khas karakterisik diri yang Anda pegang teguh selama ini. Percayalah bahwa hubungan romantasi yang sehat dapat terjadi pada setiap orang, termasuk Anda. Jangan mengkompromikan standar Anda karena takut merasa kesepian, yang hanya akan membuat Anda semakin sedih. Memiliki HIV tidak berarti Anda boleh putus asa. Jadi, jangan pernah kehilangan kepercayaan diri Anda.

Utamakan proteksi

Jika Anda berdua memutuskan untuk berhubungan seks, Anda wajib menggunakan kondom, bahkan apabila pasangan Anda juga memiliki HIV. Kondom dapat menjamin supaya tidak ada yang terinfeksi kembali. Selain itu, hubungan seks yang aman dapat membantu membangun rasa percaya untuk Anda berdua. Yang terpenting, wajib hukumnya untuk melindungi diri dan juga pasangan dari risiko infeksi lebih lanjut.

Akan lebih sulit untuk Anda yang positif HIV untuk berkencan dengan orang yang sehat. Namun bukan berarti berkencan adalah suatu hal yang mustahil. Pastikan Anda benar-benar jujur dengan diri sendiri sebelum mulai berkencan. Penting untuk diingat bahwa Anda berhak untuk dihargai, apapun kondisi Anda. Apabila seseorang yang Anda kencani tidak menunjukkannya, saatnya Anda mencari pasangan lain.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca