home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Psst, Tidur Minimal 7 Jam Semalam Bikin Kekebalan Tubuh Lebih Kuat!

Psst, Tidur Minimal 7 Jam Semalam Bikin Kekebalan Tubuh Lebih Kuat!

Berapa jam durasi tidur Anda setiap malam? Apakah Anda punya jadwal tidur yang rutin? Jika jadwal dan durasi tidur Anda masih tidak teratur, jangan heran kalau Anda gampang sakit belakangan ini. Pasalnya, tidur ternyata terbukti memiliki manfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh, lho? Bagaimana bisa, ya?

Manfaat tidur, memperkuat kekebalan tubuh

Jangan sepelekan jam tidur Anda, karena bila Anda kurang tidur, Anda rentan terkena berbagai penyakit infeksi.

Contohnya saja, saat Anda merasa kelelahan akibat aktivitas padat dan tidak dibarengi dengan tidur yang cukup. Biasanya jika sudah begitu dalam beberapa waktu kemudian Anda malah kena flu, batuk, atau pilek akibat infeksi.

Nah, fakta ini telah dibuktikan dalam berbagai penelitian, salah satunya riset yang diterbitkan pada The Journal of Experimental Medicine.

Dalam riset tersebut, para peneliti telah membuktikan berbagai manfaat tidur, salah satunya mampu memperbaiki sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi penyakit.

Melalui penelitian tersebut, diketahui bahwa tidur cukup dapat memperbaiki kinerja sel imun, khususnya sel limfosit T yang berperan dalam melawan infeksi penyakit.

anibodi tersebut biasanya aktif menyerang virus penyebab flu, HIV, herpes, dan sel kanker.

Bagaimana tidur bisa membantu kerja antibodi?

Penelitian tersebut bahkan menemukan mekanisme baru tentang bagaimana manfaat tidur dapat memperbaiki sistem kekebalan tubuh.

Ketika sel limfosit T mengenali adanya infeksi penyakit yang masuk ke dalam tubuh, integrin akan diaktifkan. Integrin adalah sejenis protein lengket yang memungkinkan sel limfosit T menempel dan membunuh sel-sel yang terinfeksi.

Para peneliti membandingkan sel limfosit T dari dua kelompok berbeda. Kelompok pertama diminta untuk tidur, sementara kelompok lainnya tetap terjaga sepanjang malam.

Hasilnya, ditemukan bahwa sel limfosit T pada subyek penelitian yang tidur bekerja jauh lebih baik. Kondisi itu membuat integrin yang aktif bertambah, sehingga kian sel limfosit T dapat mendeteksi lebih banyak sel yang terinfeksi.

Para ahli meyakini hal ini terjadi karena saat tidur, kadar hormon adrenalin, noradrenalin, dan prostaglandin menurun. Hal ini tersebutlah yang memengaruhi kerja sel limfosit T.

Jika dibandingkan dengan kelompok yang kurang tidur, hormon stres justru meningkat dan menghambat kemampuan sel T untuk berfungsi optimal. Akibatnya, seseorang yang kurang tidur menjadi lebih rentan sakit.

Supaya tubuh kuat, Anda harus tidur minimal 7 jam setiap malam

Manfaat tidur yang bisa membuat kekebalan tubuh lebih kuat baru dapat dirasakan, jika Anda cukup istirahat tiap malam. Orang dewasa dianjurkan untuk tidur minimal 7 jam setiap malam agar kesehatannya terjaga.

Sayangnya, tidak semua orang mematuhi anjuran tersebut karena padatnya aktivitas atau sekadar sulit tidur pada malam hari. Padahal jika dibiarkan, kebiasaan kurang tidur dapat memicu peningkatan hormon stres pada tubuh.

Seorang sleep neurologist bernama Suzanne Stevens, menyebutkan bahwa kurang tidur dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang. Mulai dari gangguan suasana hati, memori, dan gula darah.

Pada kasus yang parah, kurang tidur meningkatkan risiko peradangan, tekanan darah, resistensi insulin, kortisol, berat badan, penyakit kardiovaskular, dan menurunkan regulasi gula darah.

Lantas, apa yang perlu dilakukan untuk mendapat kualitas dan kuantitas tidur yang baik? Anda dapat menciptakan suasana tidur yang kondusif dan nyaman. Misalnya, menggunakan lampu tidur, menyalakan pendingin udara, dan menjauhkan gadget dari jangkauan.

Sebelum tidur, Anda juga disarankan untuk membatasi konsumsi kafein dan minuman alkohol. Sebaiknya rutin berolahraga (minimal 30 menit per hari) untuk meningkatkan kualitas tidur pada malam hari.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Sleep Foundation. How Sleep Affects Your Immunity. https://www.sleepfoundation.org/articles/how-sleep-affects-your-immunity, diakses pada 31/07/2019 pukul 13.55 WIB.

Medical News. How sleep can boost your body’s immune response. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324432.php, diakses pada 31/07/2019 pukul 14.00 WIB.

Healthline. How Sleep Strengthens Your Immune System. https://www.healthline.com/health-news/how-sleep-bolsters-your-immune-system, diakses pada 31/07/2019 pukul 14.20 WIB.

Journal of Experimental Medicine. Gαs-coupled receptor signaling and sleep regulate integrin activation of human antigen-specific T cells. http://jem.rupress.org/content/216/3/517, diakses pada 31/07/2019 pukul 14.38 WIB.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Novi Sulistia Wati
Tanggal diperbarui 2 minggu lalu
x