Apa itu tukak lambung?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu tukak lambung?

Tukak lambung adalah kondisi peradangan akibat luka pada dinding lambung. Terkadang gangguan pencernaan ini juga bisa terjadi pada duodenum (bagian pertama usus halus), dan esophagus atau batang tenggorokan yang posisinya terdekat lambung.

Tukak terjadi ketika dinding lambung dan usus halus terkikis lalu terluka, sehingga mengenai jaringan yang lebih dalam. 

Tanpa perawatan yang tepat, tukak pada lambung bisa menyebabkan nyeri yang berkepanjangan atau bahkan kerusakan organ cerna.

Seberapa umumkah tukak lambung?

Tukak lambung adalah kondisi yang umum.

Luka yang terjadi pada lambung lebih banyak 4 kali daripada yang terjadi di usus dua belas jari.

Namun, kondisi ini dicegah dengan mengurangi faktor risikonya. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-­tanda dan gejala tukak lambung?

Gejala tukak lambung yang paling umum adalah rasa sakit atau panas terbakar di daerah pusar dan tulang dada.

Gejala lain dari kondisi ini bisa meliputi: 

  • Perut terasa sakit ketika Anda lapar
  • Perut terasa sakit di malam hari
  • Sakitnya berhenti jika Anda makan atau mengonsumsi antibiotik 
  • Rasa sakit bisa berlangsung selama beberapa menit sampai beberapa jam 
  • Rasa sakit timbul pergi (kambuhan) selama beberapa hari, beberapa minggu atau bahkan beberapa bulan 

Gejala lainnya yang jarang terjadi termasuk: 

  • Perut kembung 
  • Bersendawa 
  • Tidak nyaman di perut 
  • Nafsu makan turun 
  • Mual 
  • Berat badan turun atau naik

Kemungkinan ada tanda-­tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Tukak lambung adalah kondisi yang bisa bertambah buruk jika tidak segera diobati. Anda harus menghubungi dokter jika Anda memiliki salah satu dari gejala yang mencurigakan berikut: 

  • Gampang merasa kelelahan 
  • Napas berat 
  • Mengalami muntah darah atau muntah yang berwarna gelap
  • Feses buang air besar berwarna kehitaman atau terdapat darah
  • Nyeri mendadak dan terus menerus 

Tanda-tanda ini biasanya baru terjadi ketika tukak lambung memburuk.

Penyebab

Apa penyebab tukak lambung?

1. Infeksi Helicobacter pylori di perut

Bakteri Helicobacter pylori (H. pylori) adalah penyebab tukak lambung yang paling umum.

Beberapa orang tidak sadar membawa bakteri ini di dalam tubuh mereka. Kebanyakan orang yang terinfeksi H. pylori juga tidak menimbulkan gejala apa pun.

Namun pada yang lain, bakteri tersebut dapat meningkatkan jumlah cairan asam dan menghancurkan lapisan lendir pelindung lambung. Kombinasi ini dapat mengiritasi saluran pencernaan, termasuk lambung dan esophagus. 

Belum diketahui bagaimana infeksi H. pylori menyebar. Namun, beberapa ahli meyakini bakteri ini kemungkinan bisa berpindah dari satu orang ke orang lewat kontak langsung, seperti berciuman, atau dari konsumsi makanan dan air yang terkontaminasi bakteri H. Pylori.

2. Mengonsumsi aspirin atau obat NSAID

Mengonsumsi obat penghilang rasa sakit seperti aspirin dan ibuprofen dapat menjadi penyebab Anda mengalami tukak lambung.

Obat-obatan tersebut dapat menghalangi tubuh memproduksi bahan kimia alami yang membantu melindungi lapisan dinding perut dan usus kecil dari efek asam lambung.

Biasanya, perut memiliki tiga perlindungan terhadap asam lambung:

  • Lendir yang diproduksi oleh sel-sel foveolar yang melapisi perut
  • Bikarbonat yang diproduksi oleh sel foveolar dan berfungsi membantu menetralkan asam lambung
  • Sirkulasi darah yang membantu memperbaiki dan memperbaharui sel-sel di lapisan mukosa lambung

Obat antiradang memperlambat produksi lendir pelindung dan mengubah strukturnya. Lipid alami yang diproduksi tubuh, disebut prostaglandin, memiliki efek pada reseptor rasa sakit.

Obat NSAID bekerja mengurangi rasa sakit dengan memblokir enzim yang terlibat dalam produksi prostaglandin. Prostaglandin pada dasarnya juga punya efek melindungi lapisan mukosa lambung. Ketika prostaglandin habis, akan ada celah pada lapisan perut. 

Merusak pertahanan alami tubuh yang melindungi dari asam lambung dapat menyebabkan peradangan pada lapisan perut. Lama kelamaan kondisi ini dapat menyebabkan pembuluh darah kapiler pecah, menyebabkan perdarahan, dan timbulnya luka ulseratif terbuka di lapisan mukosa perut.

3. Zollinger-Ellison Syndrome

Faktor penyebab tukak lambung lainnya adalah Sindrom Zollinger-Ellison. Ini adalah kelainan langka yang  terjadi ketika tumor yang disebut gastrinoma berkembang di duodenum. Gastrinoma mengeluarkan hormon yang dikenal sebagai gastrin, penghasil asam berlebih dalam lambung.

Seseorang yang menderita sindrom Zollinger-Ellison kemungkinan akan mengalami ulkus atau luka pada kerongkongan, lambung, duodenum dan jejunum yang parah. Kondisi ini juga bisa kambuh dan mengenai atas usus halus. Bisul atau luka pada bagian duodenum terbentuk karena kelebihan asam pada pencernaan Anda. 

4. Penyebab lainnya

Tukak lambung adalah kondisi yang dapat dialami siapa saja. Namun, seiring bertambahnya usia, Anda semakin berisiko mengalami kondisi ini. Kebiasaan buruk seperti merokok dan minum alkohol juga bisa membuat Anda lebih rentan mengalami luka pada perut.

Faktor-faktor risiko

Siapa yang berisiko terkena tukak lambung?

Faktor kondisi tukak lambung dapat terjadi pada orang yang mengonsumsi obat antiinflamasi, biasanya untuk kondisi radang sendi.Obat-obatan tambahan yang dapat meningkatkan risiko Anda untuk tukak lambung, duodenum meliputi:

  • Perawatan osteoporosis yang menggunakan obat seperti alendronate dan risedronate 
  • Obat antikoagulan, seperti warfarin atau clopidogrel 
  • Obat inhibitor reuptake serotonin selektif (SSRI)
  • Obat kemoterapi tertentu

Faktor risiko lain yang diketahui memperparah dan mempersulit penyembuhan tukak lambung dan duodenum meliputi:

  • Anda suka makan makanan pedas
  • Anda peminum alkohol
  • Anda pernah memiliki riwayat tukak lambung sebelumnya
  • Anda perokok
  • Anda memiliki stres yang belum teratasi 

Diagnosis

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk tukak lambung?

Untuk diagnosis, umumnya dokter akan mulai menanyakan tentang riwayat kesehatan Anda. Beri tahu dokter kapan dan di mana Anda paling sering mengalami gejala. Tukak lambung dan duodenum dapat menyebabkan rasa sakit di berbagai bagian perut Anda. 

Berbagai tes biasanya akan direkomendasikan karena nyeri perut yang didiuga tukak lambung memiliki banyak penyebab. Jika dokter Anda menganggap H. pylori adalah penyebab tukak lambung, dokter akan memastikan lewat tes berikut ini:

  • Tes darah, untuk melihat apakah ada penangkal infeksi H. Pylori dalam aliran darah 
  • Tes antigen feses akan dilakukan dengan mengirim sampel feses ke laboratorium untuk pengujian. Nantinya akan dicari protein tertentu dalam feses Anda yang berhubungan dengan bakteri H. pylori.
  • Tes napas urea akan dilakukan dengan cara menelan pil yang mengandung formulasi urea. Anda akan diinstruksikan bernapas ke dalam kantong khusus sebelum dan sesudah menelan pil. Kemudian tingkat karbon dioksida dari Anda diukur berdasarkan hasil tertentu pada kantong
  • Tes Esophagogastroduodenoscopy (EGD) akan dilakukan dengan cara memeasukkan alat dengan kamera di ujungnya, yang dikenal sebagai ruang lingkup, Alat tersebut akan memeriksa perut Anda yang masuk melalui mulut Anda dan turun ke kerongkongan, perut, dan usus kecil.
  • Dokter Anda akan dapat mencari borok dan area abnormal lainnya, serta mengambil sampel jaringan (biopsi). 

Untuk dapat memeriksa beberapa kondisi tertentu, dokter juga akan melakukan tes berikut:

  • Tes saluran cerna bagian atas
  • Dokter Anda juga dapat menyarankan tes yang disebut barium swallow atau seri GI atas. Tes ini dilakukan dengan minum larutan dengan sejumlah bahan cair yang mudah muncul ketika dilihat dari sinar-X.
  • Dokter akan mengambil gambar dari skrining sinar-X untuk melihat bagaimana cairan tersebut  bergerak melalui sistem pencernaan Anda. Nantinya akan dilihat apakah ada kondisi luka yang memengaruhi kerongkongan, lambung, dan usus kecil.

Komplikasi

Apa saja komplikasi tukak lambung?

Jika tidak diobati, tukak lambung dapat menyebabkan:

1. Perdarahan di dalam

Perdarahan dapat terjadi  ketika tubuh kehilangan banyak darah akibat borok atau luka pada lambun. Lama kelamaan perdarahan ini dapat menyebabkan anemia hingga mungkin Anda perlu diopname untuk transfusi darah. Kehilangan darah yang parah dapat menyebabkan muntah atau feses Anda hitam warnanya dan juga terdapat darah.

2. Infeksi

Luka atau borok pada duodenum dan lambung bisa menyebabkan risiko infeksi serius rongga perut Anda yang biasa disebut peritonitis.

3. Penyumbatan

Luka di lambung atau bagian awal usus halus dapat menghalangi jalannya makanan yang masuk kesaluran pencernaan. Ini dapat menyebabkan Anda mudah kenyang, muntah dan berat badan menurun. Selain itu, penyumbatan juga sering menyebabkan pembengkakan akibat peradangan atau jaringan parut.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk tukak lambung?

Tujuan pengobatan adalah untuk menyembuhkan tukak lambung dan mencegah gejala terulang kembali, sekaligus menghindari komplikasi. Setelah pengobatan, pasien biasanya akan membaik dalam waktu 2 minggu. Penyakit ini akan terulang kembali jika penyebab berlangsung lama

Perawatan akan tergantung pada penyebab.

Dokter dapat memberikan resep obat untuk mengurangi asam lambung seperti antasida, reseptor histamin H2 inhibitor seperti ranitidine, famotidine atau inhibitor pompa proton seperti omeprazole dan lainnya. Sukralfat adalah salah satu obat lain yang dapat membentuk penutup yang melindungi bagian yang bengkak sehingga dapat sembuh. Antibiotik, proton pump inhibitor atau bismuth dapat digunakan untuk pengobatan infeksi H.pylori

Jika penyebab tukak lambung adalah karena penggunaan obat non-steroid anti-peradangan, dokter dapat merekomendasikan:

  • Berhenti menggunakan obat-obatan tersebut
  • Mengurangi dosis obat-obatan
  • Menggunakan pompa proton inhibitor atau histamin reseptor inhibitor
  • Beralih menggunakan obat-obatan lain yang tidak menyebabkan tukak lambung

Jika obat tidak efektif atau menyebabkan komplikasi, Anda mungkin memerlukan tindak pembedahan. Namun, operasi tidak diperlukan untuk saat ini.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk tukak lambung?

Untuk mendiagnosis adanya tukak lambung, pertama dokter akan memeriksa riwayat kesehatan Anda, dan mengambil pemeriksaan klinis. Setelah itu, dokter dapat melakukan tes lain, seperti:

  • Tes darah: untuk memeriksa apakah Anda memiliki anemia
  • Tes feses: untuk memeriksa apakah ada kandungan darah dalam tinja
  • EGD: dokter akan memasukkan tabung dengan kamera ke dalam mulut ke bagian perut Anda untuk memeriksa selaput perut atau bagian awal pada usus
  • Rontgen usus: dokter akan melakukan rontgen setelah Anda meminum zat yang membatasi cahaya barium

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi tukak lambung?

Gaya hidup sehat adalah kunci untuk mencegah tukak lambung muncul. Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi tukak lambung:

  • Hindari penyebab asam lambung naik dengan cara menjaga tingkat stres, makan teratur, dan makan makanan sehat dan bergizi. 
  • Untuk mencegah bakteri dan infeksi bakteri, cuci tangan secara teratur. Pastikan untuk membersihkan dan memasak makanan sampai matang.
  • Untuk mencegah tukak lambung yang disebabkan oleh obat NSAID, coba batasi penggunaan obat ini. 
  • Jika Anda perlu minum obat NSAID, ikuti dan pakai dosis sesuai yang dianjurkan dokter
  • Hindari minum alkohol dan merokok

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: September 22, 2016 | Terakhir Diedit: Agustus 23, 2019

Yang juga perlu Anda baca